Di Dunia ini sejak awal sudah ada Orang yang ingin Menjadi Kafir

DI DUNIA INI SEJAK AWAL SUDAH ADA ORANG YANG INGIN MENJADI KAFIR

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Teringat dengan salah satu nasihat dari guru kami, Syekh Yusri. Kata beliau, di dunia ini memang ada orang-orang yang sejak awal sudah berniat untuk jadi kafir. Anda datang dengan seribu dalil sekali pun, mereka tetap tidak akan beriman. Pokoknya, bagi mereka, Tuhan itu tidak ada. Titik. Meskipun bukti-bukti keberadaan Tuhan terpampang dengan jelas, mereka tidak akan sudi mengakui itu. Karena itu, kata beliau, tak ada gunanya kita berdiskusi dengan mereka. Berdiskusi dengan orang-orang yang tidak jujur dalam mencari kebenaran adalah perbuatan yang sia-sia. Dan yang dikatakan oleh beliau ini memang benar.

$ads={1}

Tapi, apakah semua orang kafir begitu? Apakah beliau sendiri bermaksud untuk melakukan generalisasi, bahwa semua orang kafir memiliki karakter kedot seperti itu? Saya kira tidak. Kalaupun iya, kita tetap perlu memberikan penjelasan, sekurang-kurangnya untuk menjaga "orang-orang dalam" agar tidak mudah terhanyut ke dalam hasutan "orang-orang luar." Tidak semua orang Muslim dibekali keimanan yang kuat. Di antara mereka ada yang imannya lemah. Sekali membaca uraian yang memukau, iman mereka langsung terkapar. Dan tidak ada salahnya jika kita memberikan penjelasan, demi melindungi mereka-mereka itu.

Waktu kecil, sebagaimana kaum beragama yang lain, saya beriman karena warisan. Guru ngaji saya yang bilang kalau Allah itu ada. Al-Quran itu firman-Nya. Nabi Muhammad Saw itu adalah seorang nabi, dan lain-lain. Kalau ditanya apa alasannya, jelas, waktu itu, saya belum bisa menjawab. Tapi, dengan belajar, iman saya semakin kokoh dan mantap. Selama belajar, saya tidak mengenal dogma dalam Islam. Dogma yang saya maksud ialah doktrin yang tidak memiliki landasan. Islam tidak mengenal keyakinan semacam itu. Islam tidak mengajarkan taklid buta. Bahkan keimanan yang didasarkan pada taklid itu, menurut sebagian ulama, tidak akan diterima oleh Allah Swt. 

$ads={2}

Artinya, jika Anda ingin mengimani sesuatu, dengan keimanan yang sahih, dan Anda berharap agar keimanan itu diterima oleh Allah, maka Anda harus tahu dalil-dalilnya. Dan Anda wajib mempelajari dalil-dalil itu. Yang Anda imani itu juga harus sesuai dengan kenyataan. Cara untuk menentukan apakah dia sesuai dengan kenyataan atau tidak, ya dengan dalil-dalil itu tadi. Setelah dalil itu terhimpun, dan terbuktilah bahwa apa yang harus Anda imani itu sesuai dengan kenyataan, barulah setelah itu Anda beriman, dengan pembenaran yang bersifat pasti. Kalau cuma sebatas percaya, tapi tidak ada dalilnya, ya itu namanya bukan keimanan. 

Itu namanya dogma. Dan saya tidak mengenal itu dalam agama saya. Semua dasar-dasar keimanan dalam Islam tidak ada yang bertentangan dengan hukum-hukum akal. Bahkan keimanan pada hal-hal ghaib sekalipun, seperti hari akhir, sorga, neraka, malaikat, dsb, tetap memiliki pijakan rasionalnya. Ada alasan logis kenapa kita harus percaya dengan hal-hal ghaib itu. Karena semua itu diinformasikan oleh seorang nabi. Dan kenabian Nabi Muhammad itu sendiri dapat dibuktikan melalui argumen-argumen rasional yang kokoh dan mendalam. Karena itu, kalau kita meyakini Islam sebagai satu-satunya agama yang benar, itu bukan tanpa alasan. Alasannya justru banyak. 

Sekarang, kalau Anda ingin bukti-bukti yang benar-benar rasional dan meyakinkan tentang keberadaan Tuhan, para ulama Muslim sudah menyajikan jawabannya. Mau bukti rasional tentang kenabian Nabi Muhammad? Ratusan halaman buku sudah menanti Anda. Mau tahu alasan kenapa al-Quran itu firman Allah, dan dia terjaga dari kesalahan? Oh, jangan khawatir. Semua itu ada bukti-buktinya juga. Jadi apapun yang harus Anda imani dalam agama Anda, itu ada alasannya. Alasannya masuk akal pula. Sayang, problemnya, kita nggak mau baca. Sebagai resikonya, iman kita sendiri yang menjadi korbannya. Dan di sinilah pentingnya belajar. Tidak heran kalau perintah pertama dalam agama kita adalah perintah untuk membaca.

Oleh: Ustadz Muhammad Nuruddin

Demikian Artikel " Di Dunia ini sejak awal sudah ada Orang yang ingin Menjadi Kafir "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama