2 Ulama besar yang Kewaliannya terungkap sebelum wafat

2 ULAMA BESAR YANG KEWALIANNYA TERUNGKAP SEBELUM WAFAT

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Dari pengalaman melihat dan mendengar kisah, para waliyullah tidak pernah mengaku bahwa mereka adalah wali. Kebanyakan mereka menolak diberi julukan wali oleh orang lain. Mereka berupaya menyembunyikan identitas ke-wali-an supaya terhindar dari kebodohan orang awam. 

Para wali itu baru membuka identitas kewalian mereka beberapa waktu sebelum wafat. Itu yang terjadi pada Kiai Dr. Abdul Muhith Abdul Fattah (w. 2014) dan Syaikhana Mbah Kiai Maimun Zubair (w.2019). 

Tiga hari sebelum wafat, Kiai Abdul Muhith mengalami sakit yang tidak biasa. Ketika dijenguk oleh murid-muridnya, antara lain Kiai Ahmad Marwazie, Kiai Muhith bercerita bahwa selama sakit ia selalu bermimpi didatangi gurunya Musnid ul-Ashri Syaikh Muhammad Yasin al-Fadani. Hingga pada hari Jum'at, Kiai Muhith cerita kembali didatangi Syaikh Yasin dan Syaikh Zakariya Bila di dalam mimpinya. Kiai menuturkan bahwa di dalam mimpi itu, beliau ditalqin oleh Syaikh Yasin dan dipakaikan khirqah oleh Syaikh Zakariya Bila. Setelah prosesi talqin itu, Syaikh Yasin berkata: 

لا تخف ولا تحزن إنّك وليّ من اولياءِ الله

Jangan takut, jangan sedih...kamu adalah salah satu dari wali-wali Allah. 

$ads={1}

Kiai Muhith menceritakan pengalamannya itu sambil menangis. Semua yang hadir di situ ikut menangis. Majelis itu seperti majelis perpisahan. Kiai Muhith memohon keikhlasan dari para muridnya untuk memberikan maaf jika ada kesalahan selama bergaul dan mengajar. Tiga hari dari momen mengharukan itu, bakda subuh Kiai Muhith berpulang ke rahmatullah...

Baca Juga :

Santri Mbeling Menguji Kewalian Mbah Maimoen Zubair

Lain halnya dengan Mbah Kiai Maimun. Seperti dituturkan Gus Hayatul Makki, satu hari sebelum wafat Mbah Kiai Maimun Zubair berdandan begitu rapi. Gus Makki yang menemani Mbah Mun selama haji di Makkah, memuji penampilan Mbah Kiai Maimun. Kata Gus Makki, ada 1000 bidadari yang menyukai Mbah Kiai tapi yang diberikan hanya 999. Mbah Kiai pun bertanya untuk siapa bidadari yang satu orang. Gus Makki sambil bercanda mengatakan bahwa yang 1 itu untuk dirinya. Mbah Kiai pun tertawa. Mbah Kiai Maimun memang tidak pernah mengaku dirinya adalah seorang wali. Namun banyak kesaksian yang membuktikan bahwa beliau adalah seorang waliyullah. Setidaknya bisa dilihat dari keinginan beliau untuk wafat di Tanah yang Mulia dan dimakamkan di tempat yang mulia, bertetangga dengan Sayyidah Khadijah alaihassalam. 

Masih banyak kisah para wali yang baru ketahuan kewaliannya menjelang wafat. Karena itu, harus diperhatikan kehati-hatian dalam menyebut  seseorang itu wali.

Oleh: KH. Abdi Kurnia Djohan

Demikian Artikel " 2 Ulama besar yang Kewaliannya terungkap sebelum wafat "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama