Mayoritas Ulama: Nabi Muhammad Lahir Tanggal 12 Rabiul Awal

MAYORITAS ULAMA: NABI MUHAMMAD LAHIR TANGGAL 12 RABIUL AWAL

PERTANYAAN PERTAMA : Benarkah NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam lahir Tanggal 12 Rabi'ul Awwal.?

JAWABAN :

Ditetapkanya 12 Rabi'ul Awwal sebagai tanggal lahirnya NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam adalah pendapat terpopuler yang sekaligus diikuti oleh jumhur ulama, demikian juga pendapat salah satu ulama salaf yang wafat 151 H berikut ini.

IMAM IBNU ISHAQ Radhiallahu 'Anhu mengatakan :

ولد رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم الاثنين، لاثنتي عشرة ليلة خلت من شهر ربيع الأول عام الفيل

RASULULLUAH Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam dilahirkan pada hari senin, tanggal 12 pada malam bulan Rabi'ul Awwal tahun gajah.

[As-Sirah An-Nabawiyah Ibnu Hisyam : Jilid 1, Halaman 158]

IMAM IBNU RAJAB Rahimahullah mengatakan :

والمشهور الذي عليه الجمهور أنه ولد يوم الاثنين ثاني عشر ربيع الأول، وهو قول ابن إسحاق وغيره.

Dan yang terpopuler menurut jumhur ulama bahwa beliau dilahirkan pada hari senin tanggal 12 Rabi'ul Awwal, dan inilah pendapat Ibnu Ishaq dan juga yang lainya.

[Latha'if Al-Ma'arif : Halaman 185]

IMAM IBNU KATSIR Rahimahullah mengatakan :

ورواه ابن أبي شيبة في مصنفه، عن عفان، عن سعيد بن ميناء، عن جابر وابن عباس أنهما قالا : ولد رسول الله صلى الله عليه وسلم عام الفيل يوم الاثنين الثاني عشر من شهر ربيع الأول، وفيه بعث، وفيه عرج به إلى السماء، وفيه هاجر وفيه مات. وهذا هو المشهور عند الجمهور، والله أعلم

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Mushanafnya, dari 'Affan, dari Sa'id Bin Minaa', dari Jabir dan Ibnu Abbas bahwa mereka berdua telah mengatakan : RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam lahir ditahun gajah pada hari senin tanggal 12 dibulan Rabi'ul Awwal, hari dimana beliau diutus, hari ketika beliau Mi'raj ke langit, hari disaat beliau hijrah, dan dihari itu pula beliau wafat, inilah yang masyhur menurut jumhur ulama, Wallahu A'lam.

[Al-Bidayah Wa An-Nihayah : Jilid 3, Halaman 375 dan As-Sirah An-Nabawiyah : Halaman 35]

PERTANYAAN KEDUA : Jadi mereka yang merayakan Maulid, apakah merayakan kelahiran NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam yang diperselisihkan tanggalnya dan bahkan itu bid'ah, atau bergembira merayakan hari kematian NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.?

$ads={1}

JAWABAN :

Perlu dipahami dulu bahwa "Maulid" itu artinya waktu kelahiran, oleh karnanya jika si penanya menganggap bahwa Acara Maulid disamakan dengan Perayaan Kematian.! Berarti si penanya ini pada hakekatnya tidak tau arti dari kata "Maulid" itu sendiri dalam bahasa Indonesia 😀

Kalaupun anggapan tersebut timbul hanya karna NABI Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam lahir dan wafat diwaktu yang sama.! Maka Analogi ini terpatahkan oleh hadits dibawah ini.

RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :

إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة، فيه خلق آدم، وفيه قبض.

Sesungguhnya diantara hari yang paling utama untuk kalian adalah hari Jumat, pada hari itu Adam diciptakan dan dihari itu pula dia meninggal.

[HR. Abu Daud : No. 1047, Al-Baihaqi dalam Sunan Al-Kubra : Jilid 3, Halamam 353, No. 5993]

RASULULLAH Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :

خير يوم طلعت فيه الشمس يوم الجمعة فيه خلق آدم وفيه أهبط وفيه تيب عليه وفيه مات

Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat, pada hari itu Adam di ciptakan, pada hari itu dia diturunkan, pada hari itu taubatnya di terima, dan dihari itu juga dia wafat.

[HR. Abu Daud : No 1046, Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman : Jilid 4, Halaman 396, No. 2714]

Dalam hadits ini justru yang menjadi salah satu sebab keutamaan hari Jum'at adalah karna di hari tersebut NABI ADAM 'Alaihissalam diciptakan dan juga diwafatkan.

IMAM IBNU AL-HAJJ AL-MALIKI Rahimahullah mengatakan :

أشار عليه الصلاة والسلام إلى فضيلة هذا الشهر العظيم بقوله عليه الصلاة والسلام للسائل الذي سأله عن صوم يوم الاثنين، فقال له عليه الصلاة والسلام "ذلك يوم ولدت فيه"، فتشريف هذا اليوم متضمن لتشريف هذا الشهر الذي ولد فيه.

NABI 'Alaihisshalatu Wassalam telah mengisyaratkan keutamaan bulan yang mulia ini melalui sabda beliau 'Alaihisshalatu Wassalam ketika ada penanya yang bertanya tentang alasan beliau berpuasa dihari senin, maka beliau 'Alaihisshalatu Wassalam menjawab : "Itulah hari ketika aku dilahirkan", maka kemuliaan pada hari tersebut sekaligus menjadi kemuliaan juga bagi bulan ketika beliau dilahirkan.

[Al-Madkhal Ila Tanmiyah Al-A'mal Bi Tahsin An-Niyah : Jilid 1, Halaman 229]

TAMBAHAN

IMAM ASY-SYAFI'I Rahimahullah mengatakan :

كل ما له مستند من الشرع فليس ببدعة ولو لم يعمل به السلف، لأن تركهم العمل به قد يكون لعذر قام لهم في الوقت أو لما هو أفضل منه أو لعله لم يبلغ جميعهم علم به

Segala hal yang memiliki landasan dari Syari'at maka itu bukanlah bid'ah meskipun hal itu tidak pernah dilakukan para salaf, mereka tidak melakukanya bisa jadi karna adanya udzur disaat itu, atau ada hal yang lebih utama daripada itu atau mungkin pengetahuan tentang hal tersebut belum sampai kepada mereka semua.

[Ihya' As-Sunnah Wa Ikhmadul Bid'ah : Halaman 36]

Jadi menurut Ulama Salaf yang satu ini bahwa segala sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Para Salaf, maka tidak bisa langsung divonis Bid'ah, kecuali jika memang hal tersebut tak ada dasarnya atau dalilnya.

$ads={2}

Memang ada sebagian orang yang mempunyai pemahaman dalam mendefinisikan dalil dengan membatasi hanya pada apa-apa yang pernah dikerjakan Nabi saja, dan ini pemahaman yang menyedihkan.

IMAM ASY-SYAFI'I Rahimahulllah mengatakan :

ولم يجعل الله لأحد بعد رسول الله أن يقول إلا من جهة علم مضى قبله، وجهة العلم بعد الكتاب والسنة والإجماع والآثار، وما وصفت من القياس عليها

Dan ALLAH tidak menizinkan bagi siapapun selain RASULULLAH untuk berbicara (agama) kecuali berdasarkan ilmu yang telah ada sebelumnya, dan dasar ilmu setelah Al-Qur'an dan Sunnah, yakni Ijma' dan atsar beserta apa-apa yang dijelaskan daripada QIYAS atas hal tersebut.

[Kitab Ar-Risalah : Halaman 508].

Demikian Artikel " Mayoritas Ulama: Nabi Muhammad Lahir Tanggal 12 Rabiul Awal "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama