Sunnah Dalam Sholat Idul Fitri yang Terlupakan

SUNNAH DALAM SHOLAT IDUL FITRI YANG TERLUPAKAN

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Khutbah itu ada dua; ada yang wajib diikuti dan disimak, yaitu khutbah Jum'at, oleh karenanya khutbah ini diletakkan sebelum shalat. Dan ada khutbah yang tidak wajib diikuti, boleh ditinggalkan, seperti khutbah 'ied, oleh karenanya khutbah ini diletakkan setelah shalat. 

Biasanya, setelah selesai melaksanakan sholat 'ied, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada para jamaah;

أنا أريد أن نخطب فمن أحب أن يجلس للخطبة فليجلس ومن أحب أن يذهب فليذهب

"Saya mau khutbah, siapa yang ingin duduk mendengarkan khutbah saya maka silahkan duduk, dan siapa yang ingin pergi maka silahkan pergi." 

Kebebasan memilih untuk menyimak atau meninggalkan khutbah ini masih tetap berjalan seperti itu selama masa Khulafaur Rasyidin radhiyallahu 'anhum. Karena mereka adalah pemimpin² yang dicintai rakyatnya, maka pesan, petuah, dan nasehat mereka selalu ditunggu², sehingga jarang ada yang meninggalkan khutbah mereka. Hingga pada saat kepemimpinan Marwan bin Hakam, khalifah dari Bani Umayyah, ia memutuskan untuk berkhutbah terlebih dahulu, baru setelah itu melaksanakan sholat ied. Jelas saja keputusan itu langsung ditentang masyarakat, terutama para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang masih hidup, karena telah menyalahi sunnah beliau shallallahu 'alaihi wasallam. Pernah pada suatu kesempatan Marwan khutbah 'ied sebelum sholat, sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Abu Sa'id Al Khudriy ra., menentangnya secara langsung tindakan Marwan itu, dan Marwan beralasan ;

"Orang orang itu dulu selalu mau mendengar dengan khidmat khutbah para khalifah sebelum saya, tapi giliran saya jadi khalifah, duduk saja mereka tidak mau, jadi ya saya pindah saja khutbahnya sebelum sholat, biar mereka mendengar khutbah saya." 

$ads={1}

Dan akhirnya pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz ra., khutbah dikembalikan seperti sebelumnya, yaitu setelah sholat 'ied. 

Dari kitab Kasyful Ghummah 'an Jami'il Ummah, Imam Asy Sya'rani. 

Dan zaman sekarang tidak ada khathib Shalat 'Ied yang berani mempersilahkan makmumnya untuk memilih antara duduk mendengarkan khutbahnya atau meninggalkan masjid..

Oleh: Ustadz Ahmad Atho

Demikian Artikel " Sunnah Dalam Sholat Idul Fitri yang Terlupakan "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama