Bolehkah Santri mencium kaki Gurunya?

BOLEHKAH SANTRI MENCIUM KAKI GURUNYA?

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Media Sosial dikejutkan dengan adanya foto Al Habib Bahar bin Sumaith yang sedang dicium kakinya oleh seorang santri. difoto itu, Habib Bahar sedang duduk dikursi dan ada beberapa santri yang sedang duduk bersimpuh mengantri dibelakang.

Foto ini menjadi perdebatan publik, terutama dikalangan santri. Ada yang menganggap hal ini terlalu ghuluw dan tidak ada didalam syari'at, namun adapula yang mengatakan bahwa hal yang dilakukan oleh santri tersebut adalah sunnah Nabi Muhammad SAW.

Lalu bagaimana hukum sesungguhnya di dalam islam mengenai hukum santri mencium kaki gurunya?

$ads={1}

Berikut kami kutip jawaban dari Habib Zein Sumaith melalui akun facebooknya:

Apa yang dilakukan oleh santri tsbt adalah hal yang diperbolehkan bahkan disunnahkan  didalam syari'at karna yang dilakukan santri itu hanyalah mencium kaki gurunya bukan sujud dihadapan gurunya, hanya saja ada oknom-oknum penjahat yang memelintirkan kata dengan menyebutkan bahwa itu adalah sujud padahal bukan sujud melainkan adalah mencium kaki gurunya

1.DALIL DARI KEBOLEHAN MENCIUM KAKI ORG SHOLEH

°حديث زارع بن عامر قال لمَّا قدِمنا المدينةَ فجعلنا نتبادرُ من رواحِلِنا فنقبِّلُ يدَ النَّبيِّ صلَّى اللَّهُ عليْهِ وسلَّمَ ورجلَهُ.  رواه أبو داود، والبخاري في الأدب المفرد. 

: hadits dari sahabat dzari'  bin amir berkata : ketika kami telah sampai dimadinah maka kami mulai bergegas dari tunggangan (menuju nabi) kemudian kami mncium tangan dan kaki nabi SAW. [ diriwayatkan oleh abu dawud dan bukhori di kitab al-adabul mufrod. Hadits hasan]

°قال يهوديٌّ لصاحِبه: اذهبْ بِنا إلى هذا النبي، فأتيا رسول الله -صلى الله عليه وسلم- فسألاه عن تِسع آيات بَيِّنات ... فذكر الحديث إلى قوله: فَقَبَّلا يَدَهُ ورِجْلَه، وقالا: نَشهدُ أنَّك نبي.رواه أبو داود، والترمذي، والنسائي، وابن ماجه، وقال الترمذي: حسن صحيح، وقال النووي في المجموع: رواه الترمذي، والنسائي، وابن ماجه بأسانيد صحيحة.

: berkata seorang yahudi kpd sahabatnya " pergilah bersamaku menghadap nabi, kmudian mereka berdua datang  menghadap rasulullah SAW  dan bertanya tentang 9 ayat yang terang kemudian mereka berdua mencium tangan dan kaki nabi. 

[diriwatkan oleh abu daud, turmudzi, dan nasa'i dan ibn majah, berkata turmudzi ini adalah hadits hasan, imam nawawi berkata dikitab majmu' (syarah muhazzab) : yang meriwayatkan hadits ini adalah turmdzi, nasa'i dan ibn majah dengan sanad-sanad yang shahih.]

°وحديث كعب بن مالك أتيت النبي صلى الله عليه وسلم، فقبلت يده، وركبتيه. رواه ابن حبان في صحيحه

: hadits ka'ab bin malik beliau berkata : aku mendatangi  nabi kemudiaN aku mencium tangan dan kedua lututnya. [diriwayatkan oleh ibn hibban didalam shahihnya]

°وحديث معاوية  أنه أتى النبي صلى الله عليه وسلم يستأذنه في الجهاد، وذكر الحديث إلى أن قال: "أحيةٌ أمك؟"، قال: نعم، قال: "الزم رجلها، فثم الجنة". رواه أحمد، والنسائي، وابن ماجه.

: hadits dari muawiyah '' bahwasanya beliau datang kpd nabi SAW untuk meminta izin jihad maka nabi bertanya kepadanya apakah ibumu masih hidup..? Mu'awiyah berkata iya rasulullah, maka nabi berkata peganglah kakinya maka disitu surga (sebagian ulama menafsirkan hadits ini yang dimaksud dengan pegang kakinya adalah mencium kakinya)

$ads={2}

وذكر ابن حجر الهيتمي في الفتاوى الفقهية الكبرى: أن عليًّا -رضي الله عنه- قبّل يد العباس، ورجله، وقال: أي عم، ارضَ عني

ibn hajar menyebutkan dalam fatawa fiqhiyyah alkubro

: sesungguhnya saydina ali mencium tangan dan kaki saydina l abbas beliau berkata'' wahai pamanku ridhoilah aku"

°وذكر ابن مفلح أن سفيان بن عيينة، والفضيل بن عياض قبلا الحسين بن علي ، أحدهما قبل يده، والآخر رجله

: imam ibn muflih menyebutkan bahwasanya imam sufyan ibn uyaynah dan fudhail ibn iyadh mencium husain ibn ali, salah satu dari mereka mencium tangannya dan yang lain mencium kakinya.

°قال النووي في المجموع: يستحب تقبيل يد الرجل الصالح، والزاهد، والعالم، ونحوه من أهل الآخرة… وتقبيل رأسه، ورجله، كيده

: imam nawawi berkata dikitbnya almajmu' (syarah muhadzzab) "disunnahkan mencium tangan laki-laki yang shalih dan org zuhud dan org alim dan semacamnya dari ahli akhirat

Dan mencium kepala dan kakinya hukumnya sama dengan mencium tangannya.

Demikian Artikel " Bolehkah Santri mencium kaki Gurunya? "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama