Hari Ibu dalam Islam: Memperingati Hari ibu adalah sebuah kebaikan

HARI IBU DALAM ISLAM: MEMPERINGATI HARI IBU ADALAH SEBUAH KEBAIKAN

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Birrul walidain merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Allah berfirman :

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإثْمِ وَالْعُدْوَانِ

"Tolong menolong lah kamu dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kalian tolong menolong dalam dosa dan permusuhan."

Dan ketika seseorang merasa terpanggil untuk memuliakan ibu pada satu hari dalam satu tahun, yang mana orang-orang pada hari itu ingat akan hak-hak ibunya, di hari itu ia memperbarui rasa hormat dan cintanya kepada sang ibu dalam satu tahun, maka ini termasuk suatu yang mulia, yang tidak ada lagi alasan untuk mengingkarinya hanya karena yang memulai pertama kali adalah orang non-muslim.

$ads={1}

Nabi shalallahu 'alaihi wa alihi wasallam pernah memuji hilful fudhul yang dilakukan orang-orang pada masa jahiliah. Nabi juga pernah berpuasa dan memerintahkan sahabatnya untuk puasa di saat hari Asyura dengan alasan hari itu merupakan hari diselamatkannya Nabi Musa a.s, dan beliau berkata "kita lebih utama dengan Nabi Musa daripada mereka (Yahudi)." Jika ini merupakan komentar Nabi pada suatu perkara yang berhubungan dengan ibadah, bagaimana kita tidak mengucapkan pada perkara yang merupakan tradisi ini "kita lebih utama untuk memuliakan ibu-ibu kami?"

Ini merupakan penilaian dari Habib Ali Al Jufri, beliau menilai memperingati hari ibu adalah sebuah kebaikan. Penilaian serupa juga di kemukakan Darul Ifta' Mesir, Darul Ifta' Yordania dan Palestina. 

Dan ini bukanlah suatu bid'ah, karena definisi bid'ah sebagaimana diungkapkan Nabi dalam hadits sahih, adalah suatu perkara baru yang bertentangan dengan syariat Islam. Dan ini bukanlah bertentangan. Malah memuliakan ibu merupakan kewajiban dalam Islam.

Dalam gambar di bawah merupakan komentar Habib Ali Al Jufri yang mana beliau menyatakan bahwa masalah boleh atau tidaknya merayakan hari ibu merupakan masalah ijtihadiyyah, yang mana boleh saja seseorang untuk ikut pendapat yang menilai boleh atau yang menilai tidak. Dan masalah ijtihadiyyah ini tidak bisa di ingkari.

Wallahu ta'ala a'lam


Oleh: M Syihabuddin Dimyathi

Demikian Artikel " Hari Ibu dalam Islam: Memperingati Hari ibu adalah sebuah kebaikan "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama