Allah Tanpa Awal dan Tanpa Akhir

ALLAH TANPA AWAL DAN TANPA AKHIR

RUMAH-MUSLIMIN.COM -  Didalam Al Qur'an disebut: 

هو الاول والاخر

"Dia (Allah) Yang Maha Awal dan Maha Akhir" 

Ulama menjelaskan bahwa maksud sifat Al Awwal adalah tanpa memiliki awal, dan Al Aakhir adalah tanpa memiliki akhir. 

Dari sifat AL AWW (بلا ابتداء) DAN AL AKHIR (بلا انتهاء) ini saja sebenarnya, Dzat Allah sudah tidak dapat dipikirkan oleh akal manusia.

Entah kalau wahabi bagaimana memahami dua sifat ini? Apakah Wahabi berpegang pada makna dzahir sehingga meyakini Allah punya permulaan karena memiliki sifat Al Awwal, dan punya akhir karena memiliki sifat Al Aakhir?

Didalam Al Qur'an disebut: 

هو الاول والاخر

"Dia (Allah) Yang Maha Awal dan Maha Akhir" 

Kemudian, Nabi Muhammad SAW telah bersabda: 

كان الله ولا شيء معه

"Allah ada dan tidak ada sesuatu apapun bersama-Nya" 

كان الله ولا شيء غيره 

"Allah ada dan tidak ada sesuatu apapun selain-Nya" 

1. ALLAH TIDAK DISIFATI DENGAN SIFAT DIDALAM ALAM DAN SIFAT DILUAR ALAM 

Alam semesta ini adalah baru. Allah ada sebelum adanya segala sesuatu, termasuk sebelum adanya alam semesta. Jika Allah telah Ada dan alam semesta belum ada, maka mustahil Allah disifati dengan sifat didalam alam semesta ataupun sifat diluar alam semesta.

2. ALLAH TIDAK DISIFATI DENGAN SIFAT DIAM DAN SIFAT BERGERAK 

Sifat bergerak dan sifat diam adalah sifat makhluk. Bergerak adalah perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain, bahkan dari satu waktu ke waktu yang lain. Artinya, bergerak itu butuh ruang. Sedangkan diam (lawan bergerak) hanya terjadi jika sesuatu itu punya potensi kemungkinan bergerak, tapi dia sedang diam.

$ads={1}

- Allah ada sebelum adanya segala sesuatu, termasuk sebelum adanya ruang dan waktu. Maka, mustahil Allah disifati dengan sifat bergerak dari satu ruang ke ruang lain, atau dari satu waktu ke waktu yang lain. Jika Allah tidak pantas disifati dengan sifat bergerak maka mustahil pula Allah disifati dengan diam didalam ruang. 

- Allah terbebas dari ruang dan waktu karena keduanya adalah makhluk yang Allah ciptakan.

3. KEBERADAAN ALLAH TIDAK TERIKAT JARAK 

Allah ada sebelum adanya segala sesuatu. Jarak, ruang dan waktu adalah termasuk sesuatu. Maka, Allah ada sebelum adanya jarak, ruang dan waktu. Allah terbebas dari semua itu.

Bagaimana supaya akal bisa menerima bahwa: 

Allah ada tanpa awal dan tanpa akhir. 

Padahal segala sesuatu memiliki awal. 

Allah tidak terikat ruang dan waktu.

Padahal segala sesuatu terikat ruang dan waktu.

Allah tidak terikat jarak.

Padahal segala sesuatu terikat jarak.

Dan sebagainya.

Cukup imani ayat ini: 

ليس كمثله شيء 

"Tidak ada sesuatu apapun yang serupa dengan Nya" 

ALLAH BUKAN MAKHLUK

Oleh: Saiful Anwar

Demikian Artikel " Allah Tanpa Awal dan Tanpa Akhir "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close