Hukum Mencintai Istri atau Suami orang lain di Dalam Islam

HUKUM MENCINTAI ISTRI ATAU SUAMI ORANG LAIN DI DALAM ISLAM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Cinta merupakan hal fitrah bagi umat manusia. Oleh sebab itu cinta bukanlah hal yang terlarang di dalam agama. Namun, dalam mencintai seseorang harus pada koridor yang benar.

Ada banyak kasus mengenai orang yang mencintai suami/istri orang lain dan akhirnya pada rusaknya hubungan rumah tangganya.

Pertanyaannya:

Apa Hukum cinta istri atau suami orang lain?

Jawaban :

Jikalah kita mencintai seseorang yang telah 

Mencintai lawan jenis adalah fitrah yang terhormat jika sesuai dengan aturan agama.

Lantas bagaimana pandangan para Ulama madzhab tentang hukum seseorang yang mencintai pasangan orang lain dan bermaksud untuk merusak rumah tangganya agar dapat menikahinya...?

~ Bagi ulama Malikiyah, orang yg merusak istri orang lain supaya ia bisa menikahinya sesudah dicerai, maka hukumnya haram bagi orang tersebut menikahinya untuk selamanya.

~ Bagi ulama' Khanafiah dan Syafi'iyah, orang yg merusak istri orang lain, maka bagi orang tersebut boleh menikahinya sesudah diceraikan. Tapi dia adalah orang yang paling fasiq dan paling ahli maksiat dan dosanya sangat buruk disisi Allah kelak pada hari kiamat.

$ads={1}

SEMOGA ALLAH MELINDUNGI KEUTUHAN RUMAH TANGGA KITA SEMUA HINGGA KE SURGA...

Referensi:

Alfiqhu ala madzahibil arba'ah Juz 5 hal 48:

إِفْسَادُ الْمَرْأَةِ عَلَى زَوْجِهَا

إن الدين الإسلامي يحرم السعي بالفساد بين الزوجين ويعتبره من أكبر الكبائر عند الله.

وقد اختلف الفقهاء في حكم من أفسد امرأة على زوجها حتى طلقها.

المالكية ، قالوا : إن من أفسد زوجة غيره ليتزوجها بعده تحرم عليه تحريما مؤبدا معاملة له بنقيض قصده . وقد روى الإمام أحمد بإسناد صحيح عن بريدة رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه و سلم أنه قال من خبب على امرئ زوجته أو مملوكه فليس منا. ومعنى - خبب - أي خدع وأفسد

الحنفية والشافعية، قالوا : إن إفساد الزوجة على زوجها لا يحرمها على من أفسدها بل يحل له زواجها ولكن هذا الإنسان يكون من أفسق الفساق وعمله يكون من أنكر أنواع العصيان وأفحش الذنوب عند الله عز و جل يوم القيامة روى الطبراني في الصغير والأوسط من حديث ابن عمر رضي الله تعالى عنهما أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال : " من أفسد امرأة على زوجها فليس منا.

Oleh: M Khamim

Demikian Artikel " Hukum Mencintai Istri atau Suami orang lain di Dalam Islam "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama