Su'ul Khotimah atau Husnul Khotimah?

SU'UL KHOTIMAH ATAU HUSNUL KHOTIMAH?

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kisah ke 155 : Dikisahkan, ada orang yang semasa hidup pekerjaannya adalah menjual daun 'hasyisy'/ sejenis daun ganja untuk mabuk²an, ia melalaikan agama Allah ta'ala. Saat sekarat menjelang kematiannya, setiap kali ditalqin kalimat "La Ilaha illa Allah" ia malah mengucapkan "hazmah bifalas/ seikat harga seribu". Na'udzubillah.

Menyaksikan peristiwa menyedihkan seperti itu, seorang ulama pun lalu berpesan kepada para santrinya, "Perbanyaklah membaca kalimat syahadat hingga kalian kelak mati dalam keadaan menetapinya, sebagaimana orang itu, yang mati dengan menetapi kalimat yang selalu ia ucapkan selama hidupnya." 

$ads={1}

Dalam kisah lain, ada salah seorang shalih Ahlul Qur'an, yang sangat mencintai Al Qur'an dan sangat gemar membacanya. Saat sekarat menghadapi kematian setiap kali ditalqin kalimat "La Ilaha illa Allah" ia justru membaca :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ٠ طه (١) مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَىٰ (٢)

Hingga ayat 8 :

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ

Setiap kali diulangi talqinnya ia pun selalu membaca delapan ayat surat Thaha itu, hingga ayat itu pun menjadi akhir nafasnya. Subhanallah.

Qultu (muallif kitab) : kisah² di atas menegaskan kepada kita akan kebenaran riwayat :

يموت المرء على ما عاش عليه ويحشر على ما مات عليه

"Orang akan mati dalam keadaan yang sesuai dengan kebiasaan hidupnya, dan kelak (di hari kebangkitan) akan dikumpulkan sesuai keadaan matinya."

Baca Juga: Resep Meninggal Husnul Khotimah Insya Allah

نسأل الله الكريم التوفيق للطاعة والموت على الإسلام والسنة والجماعة لنا ولإخواننا ووالدينا وأولادنا والمسلمين آمين . 

Dari kitab Raudhur Rayahin fi Hikayatis Shalihin, Syech Afifuddin Abis Sa'adat Al Yafi'i Al Yamani tsumma Al Makki (w. 768 H), hal. 176 

Oleh: Ahmad Atho

Demikian Artikel " Su'ul Khotimah atau Husnul Khotimah? "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama