3 Derajat Keislaman Seorang Muslim

3 DERAJAT KEISLAMAN SEORANG MUSLIM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Derajat keislaman orang Islam itu dibagi tiga :

1. Tingkat mengimani yaitu cukup percaya saja tanpa ada argumen yang menguatkan. Ini tingkatan orang lugu.

2. Tingkat ilmu yaitu percaya karena berdasarkan argumen yang masuk akal. Ini tingkatan orang logika, belum mencapai indera lahiriyah.

3. Tingkat dzauq (roso) yaitu percaya karena selain punya argumen, hipotesa dan analisa, mereka juga pernah mengalami, merasakan, menyentuh dan melihat sendiri bahwa argumen yang dipercayai itu memang benar secara realita. Kalau sudah begitu, maka keyakinannya tidak tergoyahkan sama sekali.

Ini pentingnya musyahadah. Imam Ghozali menyatakan, musyahadah itu penting agar iman Islam kita tidak sekedar berdasarkan praduga saja. Misal kita secara doktrin mengakui kenabian Kanjeng Nabi Muhammad. Itu bagus tapi belum sempurna karena masih dalam lingkup dzon atau praduga. Belum meyakini secara inderawi.

Karena apapun yang berdasarkan praduga itu gampang roboh satu saat. Belum bisa aman. Baru aman jika sudah bisa merasakan sendiri secara inderawi. Misal ada 2 orang cerita tentang covid, satu pernah menderita covid dan satunya cuma modal wawasan saja. Tentu kita lebih percaya pengalaman orang yang pernah mengalaminya daripada cerita orang yang belum pernah merasakannya.

$ads={1}

Jangan sampai menyesal seperti yang difirmankan Gusti Allah.

لَقَدْ كُنْتَ فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ

"Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari hal ini, maka Kami singkapkan daripadamu tutup yang menutupi matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam" (Qaaf 22)

Ayat tersebut bercerita tentang orang yang tidak percaya dengan Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Mereka baru percaya pada Kanjeng Nabi saat sudah mati. Tapi ya telat, lha wong udah mati. Kita jangan sampai gara2 iman modal praduga trus kena dinamika hidup, akhirnya jadi begitu, mbah.

Harapan kita sebagai orang Islam, harusnya saat masih hidup sudah bisa mengalami dan merasakan sendiri kebenaran firman Gusti Allah. Sehingga ilmu kita bertambah, kita pun naik derajat di sisi Gusti Allah. Aman wes.

Baca Juga: Cinta Umat Muslim pada Negeri Indonesia

Jadi, kita jangan puas hanya dengan ilmu yang kita punya. Kudu ada usaha untuk bisa dzauq. Sehingga kita terus ada kemauan menuntut ilmu dari para masyayikh hingga mati.

Mugi manfaat.

Oleh: Fahmi Ali N H

Demikian Artikel " 3 Derajat Keislaman Seorang Muslim "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama