Bakat Menjadi Seorang Wali

BAKAT MENJADI SEORANG WALI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Alkisah suatu hari Syech Abul Abbas Al Mursi bersama ulama² daerah beliau diundang oleh seorang shalih kaya raya dari Kota Iskandariyah. Mereka diundang ke sebuah kebun buah dan dipersilakan menikmati buah Tut/ murbei yang waktu itu sedang musimnya. Pengundang tidak bisa mengantar mereka, ia hanya menjelaskan ciri² kebun yang dimaksud.

Dalam perjalanan menuju kebun para ulama itu berbincang mengenai Wara'. Siapa sih yang disebut orang wara' itu?. Setiap ulama bergantian mengemukakan definisinya dan hampir semua punya pendapat berbeda. Hingga akhirnya giliran Syech Abul Abbas menyampaikan definisi versi beliau.

"Al Wara' man warra'ahullah", kata beliau singkat. Orang Wara' adalah orang yang dijadikan wara' oleh Allah. 

$ads={1}

Mereka pun tiba di kebun yang sudah dijelaskan ciri²nya tadi. Setelah masuk mereka langsung memetik buah Tut dan memakannya, kecuali Syech Abul Abbas. Sebab saat hendak makan tiba² perut beliau terasa sakit, maka beliau pun keluar kebun, dan begitu di luar kebun rasa sakit itu hilang seketika. Lalu beliau kembali dan mencoba makan lagi, namun setiap kali beliau mencoba makan maka perut beliau kembali sakit, dan ketika keluar kebun sakit itu pun seketika hilang. Hal ini terjadi berulang-ulang. Akhirnya beliau pun memilih duduk saja, melihat sahabat² beliau yang menikmati jamuan buah segar di kebun itu. 

Tak lama kemudian ada orang berteriak, "Siapa yang mengizinkan kalian makan buah dari kebunku tanpa izin dariku?!". Ternyata mereka salah masuk kebun orang lain. Jadi semua ulama selain Abul Abbas itu telah makan buah milik orang lain tanpa izin. 

"Benar kan apa yang saya katakan, Al Wara' man warra'ahullah, orang wara' itu orang yang di-wara' (dijaga) oleh Allah?", kata Syech Abul Abbas Al Mursi rahimahullah. 

Lathaiful Minan, hal. 97 

Baca Juga: Kisah Dua Wali yang Saling Mengenal Tapi Tak Pernah Bertemu

Kalo yang saya amati, sepertinya jadi orang sholih, atau mungkin juga jadi wali, itu memang butuh bakat..

Ada orang yang memang bakat jadi orang sholeh. Saya pernah mempunyai beberapa sahabat, kalo menurut pengamatan saya memang mereka ini bakat jadi orang sholih (semoga jadi wali juga, kan lumayan kalo saya punya sahabat wali..). Pasalnya, seperti kisah di atas, beberapa sahabat saya ini ngga bakat maksiat. Pernah pengen nonton di bioskop, udah di bioskop malah ketiduran sampe selesai film, pernah diajak ke warnet juga ketiduran sampai habis durasi paketnya, tapi giliran diajak ngaji atau 'sinau' sampe pagi pun ngga ada ngantuk²nya. Mau melakukan sesuatu yang ngga baik ada aja halangannya, giliran amal baik lancar² saja. Hingga sekarang mereka udah pada jadi Kyai, kayaknya memang mereka juga bakat jadi wali..

Oleh: Ahmad Atho

Demikian Artikel " Bakat Menjadi Seorang Wali "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama