Kejanggalan Ajaran Orang yang disebut Al Ghauts Oleh Buya Arrazy Hasyim

KEJANGGALAN AJARAN ORANG YANG DISEBUT AL GHAUTS OLEH BUYA ARRAZY HASYIM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Mengkaji tasawwuf dan ma'rifat harusnya membuat orang semakin tawadhu dan rendah hati, bukannya justru malah makin sombong, tinggi hati, bahkan sampai meremehkan guru guru lama yang dianggap belum ma'rifat, bahkan nama Ruh nya saja mereka tidak tahu.

Motivasi dalam Dzikir walau di setiap dars guru kami bilang niatkan karena Allah, "ilahi, anta maksudi, wa ridhoka mathlubi" namun pada praktek nya oleh sang al ghauts dan para kaki tangan nya kami diajarkan mu'alimi yaitu berkoneksi dengan ruh melalui perantara dzikir bisa Tahlil bisa dzikir khofi Allah, jika 30 menit belum koneksi dengan ruh maka stop dzikir nya.

Ini jelas bertentangan dengan tujuan kita berdzikir dan Buya Zulfikar Harun selalu memotivasi murid2 nya agar koneksi tak koneksi tetap lanjutkan dzikir karena tujuan kita dzikir adalah utk Allah bukan untuk koneksi dengan ruh, bukan untuk kasyaf dan pengalaman pengalaman spritual. 

Dan ada suatu hal yang saya tidak suka dari beliau suami saya sendiri ketika awal awal beliau berguru kepada sosok yang diyakini sebagai al ghauts itu. Adalah kok beliau tetiba jadi pribadi yang ujub, merasa sudah dijamin akhiratnya dan merasa sudah bisa menjamin akhirat orang lain.

Ada suatu hal yang sebenarnya saya ga mau buka di publik karena menurut saya ini memalukan, tapi saya pikir tidak mengapalah saya membagi ini anggap saja selain sebagai pengakuan dosa juga saya niatkan agar kita semua bisa mengambil pelajaran dari kisah beliau,. 

$ads={1}

Ketika Buya sudah berhasil dalam proses mu'alimi dalam waktu singkat karena memang beliau punya bakat (semua cakra, titik lathifah beliau terbuka), sehingga kasyaf itu sudah hal yang biasa bagi beliau karena hampir setiap saat beliau mengalami yang dinamakan kasyaf tadi. Menurut guru mursyid beliau Buya Razi dan juga guru khidriyah beliau maulana Abati, bahwa kasyaf beliau adalah hakiki karena menurut beliau beliau, perjalanan spritual kita yg udah berada di thoriqoh ruhiyah dibawah bimbingan al ghauts inilah yang haqiqi, sementara kasyaf orang orang yang masih di thoriqoh nafsiah yang bahkan nama Ruh nya aja belum tau, maka belum tentu haqiqi bisa jadi hanya halu.

Sampailah saat dimana Buya Zulfikar dan Buya Arrazy Hasyim dilantik di hari yang sama sebagai wali qutub, saat itu tepatnya 17 ramadhan. Kata maulana abati Buya Zulfikar memiliki malaikat penjaga (ibarat pengawal pribadi) bernama malaikat barzakhuun, dan beliau mempunyai akses ke alam barzakh. Ibarat kata orang, "sudah punya orang dalam di alam barzakh dan bisa menjamin orang lain lagi di alam barzakh". 

Dan entah kenapa kami dulu itu bisa tashdiq dan percaya sekali dengan semua kehaluan ini yang kalau saya buka lagi ke beliau, beliau hanya tertawa dan berkata, "Jangan dibahas lagi segala kehaluan yang memalukan itu, itulah yang abi sesali bisa terjerumus ke dalam sekte sesat itu, membuat kita jadi wali bukan nya rendah hati malah jadi sombong, astagfirullah ya Allah ". Mata beliau selalu berkaca setiap saya ingatkan betapa ujub nya dia. 

Baca Juga: Nasehat untuk Buya Arrazy Hasyim dan Pengikutnya

Hal serupa dialami akhirnya oleh murid kesayangan buya zulfikar sendiri. Setelah Buya Zulfikar keluar dwri sekte tersebut, sang murid yang sudah dilantik menjadi wali abdal itu menghubungi murid murid Buya yang lain, salah satu nya yang ditelpon adalah murid terdekat Buya yaitu Irvan Alief. Orang ini menelepon irvan dan berkata, "tinggalin tuh barzakhi(nama Ruh Buya sekaligus penegasan Buya punya akses di alam barzakh).. Tinggalin tuh barzakhi, dia udah disusupi iblis, ANE JAMIN AKHIRAT ANTUM..!!". MasyaAllah dia udah bisa menjamin akhirat orang yang mana dia sendiri belum tau nasib nya di akhirat.

Saya ingatkan Buya," muridmu ini adalah abi yang dulu yang bisa menjamin orang di alam barzakh".

Di bulan oktober tahun lalu, sang al ghauts juga memberi tugas kepada Buya Zulfikar , katanya Buya akan diutus ke tujuh lapis bumi sebagai mata- mata iblis,.. Yang membuat saya heran, kalau sedemikian berat tugas Buya di akhir zaman, kenapa tiba tiba skg jadi pengikut dajjal karena sudah tidak tashdiq lagi kepada sang al ghoust?  Bukankah al ghoust terakhir itu punya ilmu masa depan,masa dia tidak dikabarkan oleh Allah atau oleh Nabi khidir yang katanya selalu membersamai nya itu bahwa salah satu murid terbaiknya seorang qutub akan membelot jadi pengikut dajjal? Kok bisa bisa nya al ghauts yg katanya kasyaf tapi bisa kecolongan spt skg yg ternyata selama ini dia Miara tentara dajjal.

Lalu bagaimana kok mereka bisa ujug ujug seperti itu? Yaitu dikarenakan pola ajar dan doktrin yang salah yang selalu ditanamkan berulang kali hingga ke alam bawah sadar. Semoga semakin banyak yang lepas dari doktrin sesat ini sebelum terlambat. Kembalilah kepada ulama kita! 

$ads={2}

Kami awalnya tidak tashdiq sama sekali kepada sang ghauts ini, tapi karena mahabbah dan tashdiq kami ke mursyid kami Buya arrazi lah yang membuat kami ikut tashdiq kepada sang ghauts karena menurut buya arrazi jika antum ga tashdiq kepada guru ane sama dengan antum tidak tashdiq pada ane. Dan tidak semua murid yang langsung Buya Razi bawa ke Abati kecuali yang benar benar sudah tashdiq karena menurut beliau, "bisa kafir, bisa murtad antum kalau bertemu al ghoust dan mengingkari nya". 

Lebih baik menyesal sekarang daripada tidak sama sekali. Semoga kesalahan di masa lalu, bisa jadi pelajaran bagi beliau pribadi, bagi saya dan antum  semua yang membaca ini..

Oleh: Ustadzah سيتي ذكية سيتي ust Zulfikar Harun

Demikian Artikel " Kejanggalan Ajaran Orang yang disebut Al Ghauts Oleh Buya Arrazy Hasyim "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama