5 Tipe Warganet yang Menyikapi Kasus Buya Arrazy Hasyim

5 TIPE WARGANET YANG MENYIKAPI KASUS BUYA ARRAZY HASYIM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Beberapa tipe warganet yang mengikuti kasus Dr. Arrazy Hasyim:

1. Para alim, baik dari kalangan asy'ariyyah nusantara atau lainnya, yang punya kecemburuan terhadap agama, yang memberikan kritik keras dan bernas terhadap berbagai penyimpangan AH yang tidak bisa ditoleransi.

2. Kelompok yang ikutan menyerang AH, mungkin karena ketidaksukaan pribadi. Ini saya sebutkan di sini, krn kemungkinan memang ada yang seperti ini. Meski tidak layak bagi kita menuduh si fulan dan si anu, sebagai tipe ini, kecuali ada indikasi kuat ke arah itu. Apalagi kalau menuduh orang-orang di tipe 1, masuk di kelompok tipe 2 ini.

3. Yang menyimak dan mengikuti, tapi memilih diam, karena tidak paham. Pilihannya untuk diam, sudah tepat.

4. Yang membela AH, dan mengkritik balik pihak pengkritik AH, baik secara kasur, halus, atau sekadar isyarat saja. Tipe ini sebenarnya banyak variannya, misal:

• Yang tidak paham kasusnya, tapi terlalu berprasangka buruk terhadap pihak di tipe 1 dan 2. Atau memang mereka adalah lawan politik/lawan pemikiran dari para pengkritik AH.

$ads={1}

• Teman-teman dan muhibbin AH, yang mungkin karena sangat percaya dan cinta kepada AH, akhirnya menutup mata dan telinga dari semua argumentasi pihak tipe 1.

5. Orang-orang yang mengambil kesempatan menyerang aliran asy'ariyyah, dengan membuat asumsi bahwa kasus AH ini merupakan imbas dari paham asy'ariyyah. Ini jelas memancing di air keruh, tidak menjaga amanah ilmiah, dan cenderung membabi buta dalam menyerang pihak lawan beda afiliasi.

Baca Juga: Kesesatan Cafe Babe Gue (Al Badr): Sholawat Lebih Wajib Daripada Shalat, Morotin Uang Jama'ah Dll

Catatan:

a) Tampaknya sudah sangat jelas, dari banyak kesaksian, bukti audio/video, dll., bahwa ada sekian penyimpangan yang cukup fatal pada kasus AH ini. Sehingga yang diperlukan, bukan meminta pihak pengkritik untuk tabayyun. Yang diperlukan adalah klarifikasi dari pihak AH secara lugas dan gamblang, tidak ambigu dan bersayap.

b) Penyimpangan AH tidak ada hubungannya dengan paham asy'ariyyah, jadi tidak usah memaksa untuk mengaitkannya. Hal ini bisa dilihat dari:

• Tidak ada dukungan dari literatur resmi aliran asy'ariyyah terhadap penyimpangan AH ini.

• Para tokoh asy'ariyyah nusantara, yang aktif di media sosial, sudah banyak yang mengkritik keras penyimpangan AH ini. Dan ini jelas karena kecemburuan agama. Seandainya penyimpangan AH ini diafirmasi oleh paham asy'ariyyah, tentu tokoh-tokoh tadi yang akan terdepan membelanya, sebagaimana selama ini mereka membela paham asy'ariyyah.

Kalaupun mau dicari kesamaannya dengan di masa lalu, paling-paling AH ini bisa dimasukkan ke kelompok ghulat sufi, yang dalam literatur aswaja sendiri banyak dikritik. Tapi dianggap ghulat sufi pun mungkin dianggap terlalu wah, lebih tepat disebut halu saja.

Baca Juga: Pengakuan Teman Al Ghouts: Meninggalkan Syari'at, Bukan Santri dan Belajar dari Buku

c) Khusus kelompok tipe 5, saya sarankan untuk lebih banyak diam saja. Sikap kalian yang seperti ini, hanya akan membuat orang-orang antipati terhadap paham yang kalian ikuti. Mungkin akan ada yang menggeneralisasi, pengikut paham tipe 5 ini (baca: Wahhabi) semuanya brutal seperti kalian, asal-asalan ambil apa saja untuk menyerang lawan, tanpa ada sikap adil dan inshaf sedikit pun.

Oleh: Muhammad Abduh Negara

Demikian Artikel " 5 Tipe Warganet yang Menyikapi Kasus Buya Arrazy Hasyim "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama