Tips Desain Kamar Mandi yang Baik Menurut Islam

TIPS DESAIN KAMAR MANDI YANG BAIK MENURUT ISLAM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kamar mandi merupakan salah satu ruangan penting untuk membersihkan diri dari najis besar dan kecil. Di dalam islam, pembuatan kamar mandi sudah diatur sedemikian detail, salah satunya dalam kitab Fathul Qadir karya Syekh Ma'shum.

Kyai Nur Hasyim S Anam melalui status facebook yang diposting di grup Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah - KTB (PISS-KTB) membagikan informasi mengenai 'Tips Desain Kamar Mandi yang Baik Menurut Islam'. Berikut tulisannya:



Ukuran bak air tidak boleh kurang daru 2 kullah. Meruju kitab Fathul Qadir karya Syekh Ma'shum bin Ali, 2 kullah itu sebanyak 175 liter (55.9 cm x 55.9 cm x 55.9 cm).

Apa manfaatnya jika air mencapai dua kullah? Jika air mencapai 2 kullah maka tidak akan najis walau kejatuhan najis selama tidak berubah (bau, warna dan rasa) sebab najis tersebut. Dan bahkan benda yang terkena najis jika dicelupkan ke dalam air 2 kullah maka benda tersebut bisa suci.

Namun mensucikan baju atau sejenisnya yang terkena najis ke dalam air yang 2 kullah dan bisa suci jika bak airnya tidak persis 2 kulah semacam gambar. Mengapa sebab ketika cucian kita celupkan otomatis air akan meluap sehingga air tidak mencapai 2 kullah.

Jadi idealnya bak air harus lebih dari 2 kullah sehingga saat air diamnbil untuk wudhu atau mandi volume air di dalam bak air tidak kurang dari dua kullah. Sebab jika air tidak sampai 2 kullah lalu terkena najis maka langsung najis walau tidak berubah. Atau wudhu ditadahkan ke air yang kurang dari 2 kullah maka otomatis air tersebut tidak bisa dipakai bersesuci.

Kabar baiknya air sedikit yang najis bisa menjadi suci jika mencapai 2 kullah. Sehingga jika bak air tadi anda isi air sampai penuh maka menjadi suci lagi.

$ads={1}

Idealnya buatlah bak air lebih dari 2 kullah.

Bagaimana jika lahannya sempit? buatlah bak air yang bagian dalamnya dikeruk ke bawah melebihi lantai kamar mandi. Tapi ini jarang orang lakukan dg alasn sulit untuk nguras. Biasanya kedalaman bak air malah lebih tinggi dari lantai kamar mandi agar mudah mengurasnya. Menurut saya pikiran yang semacam ini justru terbalik. Mengapa? Sebab menguras bak air itu paling cepet 2 hari sekali. Jadi ruwetnya ya 2 hari sekali. Tapi jika bak air tidak sampai 2 kullah maka ruwetnya minimal sehari 5 kali saat mau wudhu. Ayo pilih mana ruwet sehari 5 kali atau 2 hari sekali? Dan lagian nguras itu tidak ruwet juga kok. Tinggal kuras pakai selang dari atas, beres.

Bikin lantai agak miring sehingga air tidak menggenang. Sebab jika air menggenang padahal ada najisny maka lantai kamar mandi sulit disucikan.

Bikin saluran air di bagian samping dan belakang lantai (bagus jika memutari lantai). Mengapa? Sebab lubang pembuangan yang kecil saat kuantitas air banyak maka tidak bisa menyerap air dengan cepat sehingga genangan air sulit dihindari. Dengan adanya saluran air di keliling lantai maka genangan air tidak akan pernah terjadi.

Lantai kamar mandi harus lebih rendah minimal 5 cm dari lantai luar dan pintu dibuka ke arah dalam. Mengapa? Agar air tidak nyiprat ke luar.

Untuk bak mandi dan wc terpisah maka masing-masing bak punya hukum sendiri. Jadi walau total air dari kedua bak lebih dari 2 kullah jika ada sekat antara kedua bak airnya maka terhitung masing-masing. Kecuali jika lubang penghubung antara kedua bak air cukup besar yang sekiranya bak air yang satu digerakkan maka air di bak yang lain ikut bergerak maka itu dihukumi satu kesatuan bukan terpisah.

Sumber: Kyai Nur Hasyim S Anam

Ditulis: Hendra, S

Demikian Artikel " Tips Desain Kamar Mandi yang Baik Menurut Islam "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama