Bolehkah Berbuka Puasa dengan Jimak (Berhubungan Intim)?

BOLEHKAH BERBUKA PUASA DENGAN JIMAK (BERHUBUNGAN INTIM)?

Pertanyaan :

Apakah benar bahwa 'Umar radhiyallahu 'anhu dahulu pernah berbuka puasa dengan jimak sebagaimana disebutkan di sebagian kitab? Dan apakah boleh perbuatan tersebut menurut syar'i?

Jawaban :

Alhamdulillah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya. Amma ba'd.

Tidak ada riwayat yang warid dari 'Umar radhiyallahu 'anhu -sebatas yang kami ketahui- bahwa ia pernah berbuka puasa dengan jimak, dan tak ada penghalang apabila seorang lelaki yang berpuasa menggauli istrinya sesudah terbenam matahari sebelum ia memakan atau meminum apapun, puasanya sah dan perbuatannya tersebut tidak berkonsekuensi apapun karena dengan terbenamnya matahari saja orang yang berpuasa telah halal dari perbuatan yang sebelumnya haram baginya, yakni makan, minum, dan bersenggama, maka boleh baginya melakukan perbuatan tersebut sesukanya.

$ads={1}

Dan telah teriwayatkan perbuatan tersebut dari 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma; Ath-Thabarani meriwayatkan dalam Mu'jam Al-Kabir dengan sanad yang dihasankan oleh Al-Haitsami dalam Majma', dari Ibnu Sirin, ia berkata, "Terkadang Ibnu 'Umar berbuka puasa dengan jimak." Selesai.

Wallahu a'lam

===

Teks asli :

السؤال

هل صحيح أن عمر رضي الله عنه كان يفطر على الجماع كما ذكر في بعض الكتب، وهل يجوز ذلك شرعاً؟

الإجابــة

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه، أما بعـد:

فلم يرد عن عمر رضي الله عنه فيما نعلم أنه كان يفطر على الجماع، ولا مانع من أن يطأ الرجل الصائم زوجته بعد غروب الشمس قبل أن يأكل أو يشرب شيئاً، وصومه صحيح ولا يلزمه شيء لأنه بمجرد غروب الشمس فقد حل للصائم ما كان محرماً عليه من الأكل والشرب والوطء، فله أن يفعل من ذلك ما يشاء، وقد ورد ذلك عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما، فقد روى الطبراني في الكبير بسند حسنه الهيثمي في المجمع عن ابن سيرين قال: ربما أفطر ابن عمر على الجماع. انتهى.

والله أعلم

Oleh: Tommi Marsetio

Demikian Artikel " Bolehkah Berbuka Puasa dengan Jimak (Berhubungan Intim)? "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama