Tentang Negeri Yaman

TENTANG NEGERI YAMAN

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Negeri MESIR, SUDAN, SAUDI, YORDAN serta negri YAMAN adalah tempat yang selalu dipilih oleh mahasiswa asing untuk menggali ilmu islam, dari ilmu bahasa arab,ilmu Aqidah,fiqh,tafsir,hadits serta ilmu-ilmu yang lain,,Ajibnya wlwpun negri Yaman belom 100 % kondusif tapi tetap menjadi tempat yang paling terfavorit untuk didatangi,buktinya ada puluhan mahasiswa datang keyaman untuk setiap bulannya,dan sekarang ada hampir ratusan mahasiwa yang harap cemas menunggu kabar keberangkatan ke negri yang penuh berkah ini,kalau negri yaman kembali kondusif saya yakin negri yaman akan kembali dipenuhi oleh mahasiswa indonesia dan malaysia guna menimba ilmu agama.

Ya tidak perlu pusing-pusing lagi,sebab ternyata negri yaman sekarang mempunyai 2 pemerintahan, pemerintahan pertama (wilayah yaman selatan) dipimpin Abdurrobbuh pusatnya di kota Aden,sedang pemerintahan yang kedua (wilayah yaman utara) itu dipimpin oleh Syi'ah Houthi pusatnya di kota Sana'a,semua pengurusan surat-surat kuliyah,surat pekerjaan juga udah sendiri-sendiri ,yang tinggal di wilayah yaman utara ngurusnya ke sanaa'a,yang tinggal diwilayah yaman selatan ngurusnya ke kota Aden,MANTAP JIWA.

$ads={1}

Alhamdulillah untuk daerah yaman selatan keadaan sudah mulai tertib dan membaik, itu bisa ditandai dari harga bahan makanan yang sedikit menurun,listrik nyala terus belom mati-mati,bensin melimpah padahal sebelomnya bensin hanya didapat 3 minggu sekali,dan yang paling terpenting huru-hara dari pencurian motor dsb sudah mulai tak nampak,dari kota Tarim,Sey uun,Hauthoh,Syibaam sampai Kota Mukalla lumayan terasa keamanannya,dan beberapa masyayikh juga mengakui hal itu,Alhamdulillah.

Semoga Negri Yaman terus dijaga Allah, Amiin

Faruq Sinambela : Langsung mengabarkan dari bumi Yaman.

Oleh : Faruq Sinambela (Santri Tarēm)

Demikian Artikel " Tentang Negeri Yaman "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama