Hubungan Imam Syafi’i dengan Sayyidah Nafisah

HUBUNGAN IMAM SYAFI'I DENGAN SAYYIDAH NAFISAH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Ketika sampai di tanah Mesir, selain sibuk dengan ibadah, Sayyidah Nafisah juga membuka majelis ilmu. Di sana, banyak ulama yang datang untuk mendengarkan dan menanyakan permasalahan hadis, fikih maupun tafsir. Imam Syafi’i yang tiba di Mesir beberapa tahun setelah kedatangan Sayyidah Nafisah ikut hadir dalam majelis beliau. Padahal ketika itu, nama Imam Syafi’i sudah sangat populer di Baghdad sebagai imam besar.  

Imam Syafi’i mempunyai kedekatan khusus dengan gurunya, Sayyidah Nafisah. Ketika sedang sakit, biasanya Imam Syafi’i mengutus dua orang muridnya untuk menemui Sayyidah Nafisah guna memintakan doa agar diberikan kesembuhan. Atas izin Allah, tak berselang lama penyakit Imam Syafi’i berangsur sembuh. Sampai suatu hari, ketika Imam Syafi’i mengutus muridnya untuk memintakan doa, Sayyidah Nafisah berkata: “Semoga Allah memberinya nikmat dengan bisa melihat-Nya”. Ketika utusan pulang dan memberi tahu Imam Syafi’i, ia tahu bahwa ajalnya telah dekat.

Imam Syafi’i lantas berwasiat agar jika meninggal nanti, Sayyidah Nafisah berkenan untuk mensalatinya. Dan benar ketika berita wafatnya Imam Syafi’i sampai ke telinga Sayyidah Nafisah, beliau datang untuk ikut mensalati jenazah Imam Syafi’i, yang ketika itu diimami oleh Abu Ya’qub Al-Buaity, salah satu murid Imam Syafi’i. 

$ads={1}

Beberapa orang salih yang ikut hadir mensalati jenazah Imam Syafi’i berkata: “Setelah salat selesai, aku mendengar Allah telah mengampuni dosa orang-orang yang ikut mensalati Imam Syafi’i karenanya. Dan Allah mengampuni kesalahan Imam Syafi’i karena Sayyidah Nafisah.”

Ketika Sayyidah Nafisah ditanya, bagaimana pendapat anda tentang Imam Syafi’i. Beliau berkata: ”Semoga Allah memberikan rahmat kepadanya. Dia adalah orang yang memperbaiki wudu”. Banyak orang bertanya, apa maksud dari perkataan Sayyidah Nafisah. Mengapa orang sekaliber Imam Syafi’i hanya dikomentari permasalahan wudu? Syekh Ali Jum’ah berkata: “Maksud dari perkataan Sayyidah Nafisah itu adalah Allah rida kepadanya. Sebagaimana Imam Syafi’i baik dalam permulaannya, baik dalam wudunya, ia baik di akhirnya, baik ketika wafatnya”.

Oleh: Fazal Himam

Demikian Artikel " Hubungan Imam Syafi’i dengan Sayyidah Nafisah "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama