Makna Hikmah menurut Mazhab Maturidiyah

MAKNA HIKMAH MENURUT MAZHAB MATURIDIYAH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Adapun posting ini melengkapi posting sebelumnya tentang makna hikmah akan tetapi pada video ini saya jelaskan Hikmah berdasarkam Mazhab Maturidi lah yang mana menurut Maturidiyah Hikmah adalah Sifat Ma'na seperti Qudroh & Irodah yang ada pada Allah yang mana konsekwensi dari sifat Hikmah trsebut adalah jika Allah berbuat (mencipta) mesti perbuatan tersebut ada Faedahnya bagi makhluqnya.

berbeda menurut Muktazilah yang mana Allah mesti berbuat ( Mencipta) jika hal tersebut mempunyai Faedah bagi makhluqnya & Allah tidak boleh diam kondisi tersebut dengan makna Allah tidak berbuat apapun.pemahaman ini terbina atas Kaedah yang lebih luas yaitu Tahsin wa Taqbiih al-Aqliyaan.saya sendiri sudah pernah membahas kaedah ini dengan sangat luas beserta "Anak,cucu & cicitnya (Lawazim)" dari kaedah tersebut pada beberapa kesempatan.

Adapun menurut Asya'iroh: Allah tidak wajib mencipta ( sama seperti Maturidiyah) & Jika Allah Mencipta tidak mesti untuk kebaikan manusia karena Hikmah adalah perbuatan yang berdasarkan sifat ilmu.karena dari itu Allah boleh berbuat sesuatu yang Buruk bagi manusia seperti menciptakan manusia didetik pertama kemudian mencampakam manusia keNeraka pada detik kedua & hal ini tidak dikatakan Buruk/Zalim bagi Allah karena semua adalah milik Allah لا يسأل عما يفعل وهم يسألون.(saya ingatkan masalah ini mempunyai implikasinyang sangat mendalam dalam ilmu Tasawuf & Akhlaq seseorang kepada Allah serta sesama Makhluq.)

$ads={1}

disinilah titik "Kritis" antara Muktazilah & Ahli Sunnah yang mana menurut Muktazilah Allah tidak mungkin tidak mencipta dalam beberapa kondisi karena bertentangan dengan kaedah Tahsiin wa Taqbih Aqliyan maka pendapat ini mencederai sifat Itodah & Ikhtiyar bagi Allah.Berbeda dengan Asya'iroh & Maturidiyah yang mana mereka sepakat bahwa Allah bisa untuk tidak mencipta sama sekali karena keyakinan ini terbina diatas qoidah لا حاكم إلا الله و الله مختار cuma Maturidiyah menambahi bahwa jika Allah memilih untuk menciptakan sesuatu mesti ada Faedahnya bagi Hambanya karena sifat independen namanya Hikmah menurut Maturidiyah.

adapun Asyai'roh berpendapat Bahwa jika Allah menciptakan sesuatu maka tidak mesti berfaedah bagi manusia yang penting Allah tau apa yang Allah lakukan & inilah yang disebut dengan Hikmah menurut para ulama Asya'iroh bukan Sebuah sifat independen pada zat Allah akan tetapi Hikmah adalah Sifat bagi perbuatan Allah.Mgkin bahasa yang lebih mudah dipahami untuk zaman sekarang webisa saya unkapkan dengan "Hikmah=Kutau yang kumau". pendapat Mujassimah Taimiyah mirip-mirip dengan pendapat muktazilah yang intinya mencedari sifat Ikhtiyar bagi Allah.maka dari itu sering saya katakan diantara sifat 20 menurut saya sifat Irodah/Ikhtiyar adalah yang paling penting sekiranya hampir semua Mazhab mempunyai masalah dengan sifat ini kecuali Ahli Sunnah.

Baca Juga: Kebenaran Ilmu Kalam dalam Kacamata Islam

Masalah Hikmah ini sudah pernah saya bahas secara detail didaurah Masailul ikhtilaf baina Asya'iroh & Maturidiyah karangan Ibn Kamal Basya yang sudah selesai beberapa tahun yang lalu akan tetapi keliatannya saya perlu jelaskan lagi masalah- masalah khilaf tersebut karena saya lihat banyak yang gagal paham tentang masalah ini karena memang sedikit susah.insya Allah secepatnya saya akan buat daurah kitab tersebut.

Oleh: Habib Ali Baqir al-Saqqaf

Demikian Artikel " Makna Hikmah menurut Mazhab Maturidiyah "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama