Biografi Syekh Muhammad Ja'far Al-Mandili

BIOGRAFI SYEKH MUHAMMAD JA'FAR AL-MANDILI

Beliau yang sering disebut Syaikh Ja'far ini bernama lengkap syaikh muhammad ja'far bin syaikh abdul Qodir Al Mandili bin Shobir bin Afandi bin Baginda Porang.

Beliau keturunan Huta Siantar (kota siantar sekarang), panyabungan. Beliau lahir tahun 1314 H/1896 M, Di Makkah. Beliau anak ke 3 dari ibu yang berdarah Arab dan ayahnya yakni Syaikh Abdul Qodir Al Mandili Ulama yang Masyhur di Tanah haramain.

Seorang Ayah yang Masyhur

Sebelum dewasa (aqil balik) Syaikh Abdul Qodir Al Mandili berangkat ke tanah suci dan menuntut ilmu dengan tekun secara luas dan mendalam, hingga kemudian menjadi pengajar dan Imam di Masjidil Haram.

Dari sinilah yang melatarbelakangi Syaikh Ja'far akrab dengan kehidupan yang islami sehingga menjadi seorang Ulama yang mendedikasikan hidupnya setelah dewasa hingga akhir hayatnya di Panyabungan, Mandailing.

Memperdalam Agama Sejak dini

Tiada lain guru pertama Syaikh Ja'far ialah ayahandanya sendiri Syaikh Abdul Qodir Al Mandili, beliau seringkali mengikuti beberapa kegiatan mengajar Ayahanda di Masjidil Haram, bahkan beliau sudah menghafar Al Qur'an 30 Juz, sejak masih remaja.

Selain belajar di rumah, mengikuti Halaqoh Syaikh Abdul Qodir Al Mandili dan Halaqoh Ulama lainnya, beliau juga aktif belajar di Madrasah Darul 'Ulum Ad Diniyah yang sempat dipimpin ayahandanya sendiri.

Guru-guru Syaikh Ja'far di Makkah, Madinah dan Thoif antara lain:

- Syaikh Ahmad Al Baghdadi

- Syaikh Abdullah Sanggura

- Syaikh Abdurrahman Dahhan

- Syaikh Ahmad Nadirin

- Syaikh Ahmad Qoai

- Syaikh Isa Rowwas

- Syaikh Salim Syafii

- dll

$ads={1}

Pesan Ayahanda untuk Pulang ke Kampung Halaman

Ada panggilan tugas dari tanah Haram, sebuah negeri jauh dari tanah leluhurmu bersemayam, mereka orang orang Mandailing membutuhkan Guru yang langsung dari Tanah Haram.

Berangkatlah naak... Ini tugas mulia yang diridhoi...

Demikianlah Pesan Syaikh Abdul Qodir Al Mandili kepada Syaikh Muhammad Ja'far pada Usia kurang lebih 18 tahun. Berangkatlah Beliau menuju Tanah Beradat Negeri Mandailing tahun 1920-an, selama 3 bulan dikapal laut dan mendarat di Sibolga. Lalu, Syaikh Ja'far tinggal menetap di Panyabungan II (Kediaman H. Ja'far Sukhairi - Bupati Mandailing Natal)

Pulang Ke Kampung Halaman (Awal Syaikh Ja'far di Panyabungan)

Ketika mendengar anak dari Syaikh Abdul Qodir Al Mandili pulang dan menetap di Panyabungan Mandailing, seluruh Masyarakat merasa berhormat dan menyambut hangat kedatangan beliau dari Tanah Haramain, seorang Ulama kelahiran Makkah, dan juga anak seorang Imam Masjidil Haram.

Setelah menetap di Panyabungan, beliau tidak merasa asing dengan kultur Budaya dan Bahasa yang ada di Mandailing, karena sang Ayah selalu mengajarkan nilai-nilai leluhur dari Mandailing sewaktu berada di Makkah. Maka dari itu, beliau tidak begitu sulit untuk beradatasi dengan lingkungan yang ada di Panyabungan.

Sumber: Al-Mandili

Demikian Artikel " Biografi Syekh Muhammad Ja'far Al-Mandili "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama