Fakta Menarik Gaya Hidup Halal di Indonesia

FAKTA MENARIK GAYA HIDUP HALAL DI INDONESIA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia. Walaupun disebut sebagai negeri bhinekka tunggal ika, namun sisi penerapan syariat, nilai-nilai islam di tubuh masyarakat sendiri sudah menjadi bagian dari budaya yang melekat dan tidak dapat dipisahkan. Salah satunya mengenai makanan halal.

Bukan hanya orang muslim saja yang mengetahui halal dan haramnya makanan, justru non muslim di negeri ini juga memahami bagaimana gaya hidup orang muslim contohnya dalam memilih makanan yang halal, bahkan di restauran-restauran Indonesia yang dimiliki oleh non muslim sudah menerapkan konsep halal untuk restaurannya.

Pelaku gaya hidup halal sendiri bukan hanya dilakukan bagi mereka yang taat atau yang mengerti persoalan agama saja. Bahkan diantara mereka yang tidak paham agama juga menjaga keharaman makanan yang masuk ke ketubuhnya seperti tidak meminum alkohol, memakan daging babi, daging anjing dan makanan yang diharamkan lainnya.

Gaya hidup halal juga bukan hanya diterapkan oleh muslim saja, namun gaya hidup halal banyak juga diterapi oleh non muslim sebagai "healthy lifestyle" mereka.

Contohnya kamu dapat berkunjung ke negara minoritas muslim dan kamu akan mudah menemui restauran-restauran dengan logo halal di toko mereka.

Adapun salah firman Allah Swt yang menerangkan bahwa adanya makanan yang diharamkan yaitu pada Surah Al Maidah (5) ayat 3 yang berbunyi:

 حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ لِغَيْرِ اللّٰهِ بِهٖ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوْذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيْحَةُ وَمَآ اَكَلَ السَّبُعُ اِلَّا مَا ذَكَّيْتُمْۗ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ وَاَنْ تَسْتَقْسِمُوْا بِالْاَزْلَامِۗ ذٰلِكُمْ فِسْقٌۗ اَلْيَوْمَ يَىِٕسَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ دِيْنِكُمْ فَلَا تَخْشَوْهُمْ وَاخْشَوْنِۗ اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ فَمَنِ اضْطُرَّ فِيْ مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّاِثْمٍۙ فَاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ 

Artinya: "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging hewan) yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang (sempat) kamu sembelih. (Diharamkan pula) apa yang disembelih untuk berhala. (Demikian pula) mengundi nasib dengan azlām (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu. Oleh sebab itu, janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Maka, siapa yang terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Maidah: 3)

Lalu, apakah gaya hidup halal yang diterapkan muslim di Indonesia itu memiliki manfaat yang positif dari sisi kesehatan dan lainnya?

$ads={1}

5 Fakta Menarik Gaya Hidup Halal

Kami bagikan beberapa fakta menarik gaya hidup halal yang bisa kamu ambil sebagai referensi, diantaranya sebagai berikut:

1. Gaya hidup halal memiliki segudang manfaat

Gaya hidup halal yang diusung oleh banyak orang di dunia ini tidak hanya sekedar konsep “halal” tetapi juga harus “thayyib” yang artinya baik. Jadi benar-benar baik untuk tubuh, walaupun hanya halal tapi tidak thayyib, Islam juga tidak memperbolehkannya. Sehingga gaya hidup halal dan thayyib merupakan gaya hidup yang sudah menjadi kesatuan karena manfaat yang tak terhitung banyaknya bagi kita semua.

Menurut Halal Life Center, menurut keterangan Kiai Chalil, halal adalah sisi hukum sedangkan thayyib adalah pemenuhan kebutuhan gizi, higienis dan psikologis. Oleh karena itu, sanksi agama terkait dengan halal-haram. Pada bagiannya, thayyib terkait dengan pemenuhan kebutuhan tubuh dan kesehatan.

2. Halal menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian konsumen

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, tentunya status kehalalan suatu produk menjadi salah satu faktor utama bagi konsumen untuk dapat mengkonsumsinya.

Nah disinilah peran Kemenag, Majelis Ulama Indonesia dan kini dijalankan dan dibantu oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk memastikan masyarakat muslim, seperti mayoritas penduduk di Indonesia, “aman” dalam mengkonsumsi atau menggunakan suatu produk.

3. Gaya hidup Halal memiliki potensi besar dalam bisnis

Indonesia dengan segala kekayaan yang dimilikinya berpeluang untuk mengembangkan segala potensi aspek halal di dalamnya.

Oleh karena itu, potensi tinggi yang dimiliki bangsa ini juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan peran industri halal sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan UMKM dan secara tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai salah satu negara terpadat di Asia, tentunya banyak potensi bisnis yang bisa kita manfaatkan di tengah gaya hidup halal yang menguntungkan ini.

4. Gaya hidup halal menenangkan jiwa

Bagi umat Islam, soal kehalalan bukan hanya memenuhi syariat dan mampu menyehatkan badan, tapi juga jiwa. Terbukti ketika seorang muslim menikmati apa yang “halal” maka hatinya tentram. Sebaliknya, menikmati yang “haram” akan membuat hati resah dan gelisah.

Itulah mengapa gaya hidup halal yang dianut oleh umat Islam di dunia bisa disebut sebagai gaya hidup yang menyejukkan jiwa. Jika Anda melakukannya, Anda akan mendapatkan pahala dan kebaikan yang besar dari Tuhan Yang Maha Esa. Sebagaimana firman Allah Swt dalam surat Al-Baqarah ayat 172:

"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.(Q.S. Al-Baqarah, 2:172)

Jika makanan dan minuman yang dikonsumsi halal dari segi substansinya dan diperoleh secara halal, maka makanan dan minuman yang masuk ke dalam perut akan menjadi daging dan darah yang akan melahirkan energi positif dan memudahkan langkah seseorang untuk melakukan perbuatan yang mulia. Inilah yang disebut menenangkan jiwa.

5. Gaya hidup halal membuat hidup lebih bermartabat

Sebagian ulama mengatakan bahwa orang yang paling ahli ibadah tidak dilihat dari banyaknya ibadah yang dilakukannya, tetapi seberapa jauh dia dari mengkonsumsi makanan haram. Oleh karena itu, gaya hidup halal memuliakan umat Islam yang menjalankannya dengan kemampuan terbaiknya.

Halal juga memiliki nilai religi yang tinggi, dan nilai religi yang tinggi membuat manusia menjadi terhormat atau bermartabat. Tidak diragukan lagi bahwa umat Islam di dunia telah menjadikan gaya hidup halal sebagai gaya hidup mereka sehingga hidup mereka penuh berkah dan mereka menerima martabat terbaik dari Allah.

Rasulullah pernah menyampaikan nasihat pada Abu Hurairah,

“Wahai Abu Hurairah, jadilah orang yang wara’, maka engkau akan menjadi sebaik-baiknya ahli ibadah. Jadilah orang yang qonaah (selalu merasa cukup dengan pemberian Allah), maka engkau akan menjadi orang yang benar-benar bersyukur. Sukailah sesuatu pada manusia sebagaimana engkau suka jika ia ada pada dirimu sendiri, maka engkau akan menjadi seorang mukmin yang baik. Berbuat baiklah pada tetanggamu, maka engkau akan menjadi muslim sejati. Kurangilah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Ibnu Majah).

Demikian Artikel " Fakta Menarik Gaya Hidup Halal di Indonesia "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close