Stop Menilai Orang Lain dengan Ukuran Keburukan Sendiri

STOP MENILAI ORANG LAIN DENGAN UKURAN KEBURUKAN SENDIRI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kesalahan terbesar kita adalah mengukur orang lain dengan ukuran keburukan diri kita sendiri, sehingga dalam pandangan kita, orang lain tidak ada yang baik.

Orang yang suka mengukur orang lain dengan ukuran dirinya pertanda orang tersebut berpenyakit hati, ia anggap orang lain persis seperti dirinya, padahal yang buruk itu dirinya sendiri, sedangkan orang lain belum tentu seperti yang dia sangkakan, walaupun sepintas ada kemiripan dengan perilaku dirinya.

Orang yang suka mengukur orang lain dengan dirinya, akan lebih suka mementingkan dirinya, karena dalam pikirannya orang lain sama seperti yang dipikirkannya.

Dan orang tersebut suka berlaku curang karena takut pembagian untuk dirinya tidak dilakukan secara adil, karena ia memikirkan orang lain berpikiran yang sama seperti dirinya.

Ketika dia melihat orang lain melakukan kesalahan, langsung divonis, bahwa manusia itu sama, padahal orang tersebut bisa jadi hanya jatuh dalam satu kesalahan saja, kebetulan sama persis yang pernah dilakukannya, dan dia lupa orang tersebut telah bertaubat dan memperbaiki diri, sedangkan dirinya masih mengukur dengan ukuran dirinya yang tak pernah bertaubat dan memperbaiki diri, sehingga sepanjang hidupnya dia mengukur orang lain persis seperti dirinya.

Orang yang suka mengukur orang lain dengan ukuran keburukan dirinya masuk ke dalam bab berprasangka buruk, berprasangka buruk merupakan salah satu penyakit hati yang dapat merusak diri sendiri dan orang lain.

Orang yang suka berprasangka buruk, jika diungkapkan dengan lisan dapat menimbulkan fitnah, sehingga merusak tatanan masyarakat, karena yang disampaikan bukan kebenaran, tetapi keburukan, sebab lahir dari hati yang busuk, akibat dari mengukur orang lain dengan ukuran dirinya sendiri.

$ads={1}

Dan sudut pandang orang yang suka mengukur orang lain dengan ukuran keburukan dirinya dihiasi dengan pandangan iri, dengki, dan hasad karena dia tidak suka dengan kesenangan orang lain, sebagaimana dia menganggap kesenangan pada dirinya tidak disukai oleh orang lain, padahal yang bermasalah adalah dirinya sendiri.

Kehidupan orang yang suka mengukur orang lain dengan ukuran keburukan dirinya tidak akan pernah tenang, baik dalam rumah tangganya maupun di tengah masyarakat, karena hatinya bergejolak dengan hal - hal yang buruk.

Dengan pasangannya tidak akan mau jujur, karena dia menganggap pasangannya persis seperti apa yang dipikirkannya, dan selalu menuduh yang tidak ada dilakukan oleh pasangannya.

Menuduh tanpa bukti menjadi makanan sehari - hari orang yang suka mengukur orang lain dengan ukuran dirinya, karena disebabkan dia memikirkan orang lain persis seperti yang dilakukannya.

Baca juga: 12 Cara Melembutkan Hati yang Keras Dalam Islam

Orang yang suka mengukur orang lain dengan ukuran keburukan dirinya bagaikan benalu, yang merusak setiap orang yang didekatinya, karena persahabatannya didasari kecurigaan.

Oleh sebab itu, stop mengukur orang lain dengan ukuran keburukan diri sendiri karena di dalamnya terhimpun sifat - sifat tercela berupa berburuk sangka, iri, dengki, hasad, curang, curiga berlebihan, suka menuduh dan busuk hati.

Dalu - dalu, Rabu 20 September 2023

Oleh: Ustadz Rahmat Taufik Tambusai 

Demikian Artikel " Stop Menilai Orang Lain dengan Ukuran Keburukan Sendiri "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close