Ahlul Bait Hanyalah Manusia Biasa, Bedanya hanya Pada Nasab

AHLUL BAIT HANYALAH MANUSIA BIASA, BEDANYA HANYA PADA NASAB

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Alal Bayt itu manusia biasa. Hanya saja, mereka diberikan fadhal (keutamaan) berupa kekerabatan dengan Baginda Rasulullah shallallahu'alaihi wa 'ala alihi wa sallam.

Sebagai manusia biasa, para Alal Bayt tentu sifatnya juga sama seperti manusia biasa. 

Ada di antara mereka yang menjadi ulama. 

Ada di antara mereka yang menjadi priyayi/ndoro/raden/orang terhormat di masyarakat. 

Ada di antara mereka yang menjadi petarung yang mengangkat pedang. 

Ada di antara mereka yang nakal juga, bahkan di zaman Salaf.

Ada di antara mereka yang menjadi pejabat.

Ada di antara mereka yang menjadi orang khusyuk (ahli ibadah).

Baca juga: Mujtahid Kalangan Ahlul Bait Sebelum 300 Hijriah

Di antara para Alal Bayt yang menjadi Ndoro/Priyayi/Bangsawan adalah Abdullah al Mahdh dan saudara-saudaranya.

Jika disebut Abdullah al Mahdh dan saudara-saudaranya, maka yang dimaksud adalah Abdullah al Mahdh - Ibrahim al Ghamri - Hasan al Mutsallats. 

Ketiganya ini adalah bangsawan-nya Alawiyyin, Priyayi-nya Alawiyyin, atau darah birunya Alawiyyin. 

Ketiganya sangat dihormati karena mereka adalah Keturunan Rasulullah yang original. Maksudnya original itu dari jalur ayah maupun ibu, nasabnya berasal dari Rasulullah. 

Ketiganya itu adalah putra dari Hasan al Mutsanna bin Sayyidina Hasan, sedangkan ibunya adalah Fathimah binti Sayyidina Husein. Jadi mereka itu cucu dari Rasulullah baik dari jalur ayah ataupun jalur ibu.

Kakek mereka adalah Khalifah Hasan, kakek buyut mereka adalah Khalifah Ali, nenek mereka adalah Fathimah, dan Rasulullah adalah kakek mereka. 

Lengkap sudah darah biru mereka.

$ads={1}

Khalifah Umar bin Abdul Aziz sebaya dengan Ketiganya. Ketika Umar bin Abdul Aziz masih menjadi Gubernur Madinah, beliau bersahabat dengan Abdullah al Mahdh. 

Abdullah al Mahdh bebas keluar masuk kantor Umar bin Abdul Aziz dan Umar bin Abdul Aziz pun sangat menghormati Abdullah al Mahdh. 

Ketika Abdullah al Mahdh datang menemui Umar bin Abdul Aziz, maka Umar bin Abdul Aziz akan segera menyambutnya dan duduk sejajar dengannya.

Apapun yang diminta oleh Abdullah al Mahdh, pasti akan dituruti oleh Umar bin Abdul Aziz. 

Sampai-sampai Bani Umayyah yang berada di sekitar Umar bin Abdul Aziz merasa risih dengan keberadaan Abdullah al Mahdh dan menyampaikannya kepada Umar.

Para Bani Umayyah itu menyampaikan komplain kepada Umar yang kurang lebih maknanya, 

"Wahai Gubernur, mengapa engkau begitu memperlakukan spesial pemuda itu (Abdullah al Mahdh) ? Sedangkan kami berada di sekitarmu."

Maka Umar bin Abdu Aziz mengatakan yang kurang lebih maknanya seperti ini. 

"Sesungguhnya pemuda itu (Abdullah al Mahdh) adalah anak dari Fathimah. Maka aku yakin ketika dia bertemu Fathimah dan meminta sesuatu, maka Fathimah akan berusaha untuk bisa memenuhinya. Maka sebagaimana Fathimah akan berlaku demikian kepadanya (Abdullah al Mahdh), maka akupun akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Fathimah."

Pada kesempatan lain, Umar bin Abdul Aziz berkata berkaitan dengan Abdullah al Mahdh yang kurang lebih maknanya, 

"Sesungguhnya setiap Bani Hasyim di hari kiamat itu memiliki hak memberikan syafaat. Maka aku berharap mendapatkannya melalui persahabatanku dengan Abdullah al Mahdh."

_

Abdullah al Mahdh, Ibrahim al Ghamri, dan Hasan al Mutsallats adalah para pemuka Alawiyyin di zamannya. 

Dan keturunannya menjadi pemuka Alawiyyin di zamannya masing-masing juga. 

Abdullah al Mahdh menurunkan Para Asyraf Ring-1 di Hijaz dan Para Sadat Idrisiyyin di Maroko.

Ibrahim al Ghamri menurunkan Para Imam-Imam Zaidiyah dan Raja-raja Yaman. 

Sampai saat ini, Alawiyyin yang paling kuat kesayyidannya, berasal dari Abdullah al Mahdh dan Ibrahim al Ghamri. 

Ditulis oleh: EL Mujtaba II

Demikian Artikel " Ahlul Bait Hanyalah Manusia Biasa, Bedanya hanya Pada Nasab "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah - 

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close