Dua Cara Membaca Wazan (فعول) Dalam Beberapa Bab Fikih

DUA CARA MEMBACA WAZAN (فعول) DALAM BEBERAPA BAB FIKIH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Faidah maulana sayyid Abdullah al-Jufri

Kaidah:

Wazan (فعول) dalam beberapa bab fikih, bisa dibaca dengan dua cara:

- fathah awal

- dhommah awal

Apabila dibaca fathah maka maknanya adalah alatnya, sedangkan apabila dibaca dhommah maka maknanya adalah perbuatannya.

Contoh:

Lafaz (وضوء); apabila dibaca fathah awal "wadhu'" maka maknanya adalah alat berwudhu yaitu "air", sedangkan apabila dibaca dhammah awal "wudhu" maka maknanya adalah perbuatannya yaitu "berwudhu".

$ads={1}

Lafaz (طهور); apabila dibaca fathah awal "thohur" maka maknanya adalah alat bersuci yaitu "air", sedangkan apabila dibaca dhammah awal "thuhur" maka maknanya adalah perbuatannya yaitu "bersuci".

Begitu juga lafaz (سحور) apabila dibaca fathah awal "sahur'" maka maknanya adalah alat sahur yaitu "makanan sahur", sedangkan apabila dibaca dhammah awal "suhur" maka maknanya adalah perbuatannya yaitu "makan sahur". 

Dalam Busyrol Karim (Jeddah: Dar Minhaj, hlm. 564):

(ﻭ) ﻳﺴﻦ (اﻟﺴﺤﻮﺭ) ﺑﻀﻢ اﻟﺴﻴﻦ: اﻷﻛﻞ ﻓﻲ اﻟﺴﺤﺮ، ﻭﺑﻔﺘﺤﻬﺎ: ﻣﺎ ﻳﺆﻛﻞ ﻓﻴﻪ.

Wallahu a'lam.

Oleh: Mohamad Yusup

Demikian Artikel " Dua Cara Membaca Wazan (فعول) Dalam Beberapa Bab Fikih "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah - 

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close