Mengenal Imam Murtadha az-Zabidi

MENGENAL IMAM MURTADHA AZ-ZABIDI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Imam Murtadho az-Zabidi adalah seorang ulama yang luar biasa dari India. Beliau memiliki pengetahuan yang sangat luas dalam berbagai disiplin ilmu, seperti hadis, fikih, akidah, sejarah, bahasa, nasab, dan tasawuf. Kitabnya yang terkenal, "Ithafussadah al-Muttaqin syarah Ihya' Ulumiddin", menjadi bukti betapa unggulnya beliau dalam bidang ilmu tersebut. Dalam hal fikih, beliau mengikuti madzhab Hanafi, namun dalam hal akidah, beliau lebih dekat dengan akidah Asy'ariyah. Meskipun kebanyakan ulama Hanafi mengikuti paham Maturidiyah. Beliau juga pernah berguru kepada Imam as-Safarini, seorang tokoh besar dalam madzhab Hanbali, yang merupakan penulis kitab "Lawami' al-Anwar" dan lain-lain. Dalam bidang tazkiyah, beliau adalah seorang praktisi tasawuf dan mengikuti tarekat sufi Qadiriyah-Naqsyabandiyah.

Ulama-ulama memberikan pujian yang tinggi kepada beliau, seperti julukan "syaikhul Islam", "Imam Suyuthi zaman ini", "khotimah muhadditsin", "ulama yang tak tertandingi dalam pengetahuan dan hafalan". Ini menunjukkan reputasi dan kualifikasi yang luar biasa dari Imam Murtadho az-Zabidi dalam bidang ilmu yang diakui oleh banyak orang.

Namun sayangnya, beliau juga menjadi sasaran kritik dari ulama Salafi Wahabi. Mereka bahkan menganggap pengetahuan beliau yang melimpah dalam bidang tasawuf tidak berguna sama sekali. Mereka juga mengecam tarekat-tarekat sufi yang diikuti oleh banyak ulama sebagai jalan setan. Mungkin mereka tidak menyadari bahwa dengan tuduhan mereka, mereka juga menyesatkan banyak ulama yang mengikuti tarekat tersebut, seperti Syaikh Abdul Qadir al-Jilani (pendiri tarekat Qadiriyah), Imam Ibn Qudamah al-Maqdisi (Qadiriyah), al-Hafiz Abdul Ghani al-Maqdisi (Qadiriyah), Imam Jalaluddin as-Suyuthi (Syadziliyah), Syaikh Ali asy-Syaukani (Naqsyabandiyah), dan lain-lain.

Tidak setuju dengan pendapat seorang ulama karena alasan ilmiah adalah hal yang wajar, tetapi menuduh tarekat sufi sebagai jalan setan dan menganggap pengetahuan seorang ulama besar tidak berguna adalah tuduhan yang tidak adil.

$ads={1}

Sebagai tambahan informasi, Imam asy-Syathibi al-Maliki al-Asy'ari, yang karyanya "al-I'tisham" menjadi rujukan utama bagi ulama Salafi Wahabi, ternyata juga seorang praktisi tasawuf dan pernah bertanya kepada Imam Ibn Abbad ar-Rindi (seorang ulama yang menjelaskan kitab "al-Hikam") tentang hukum masuk tarekat sufi. Seharusnya fakta ini membuat mereka malu atau setidaknya menahan diri untuk mencaci maki ulama. Mereka mungkin tidak tahu bahwa daging ulama' beracun.

Jadi, mari kita jaga sikap kita dan tidak terburu-buru menghakimi ulama lain hanya karena perbedaan pendapat. Setiap ulama memiliki keahlian dan pemahaman yang berbeda-beda, dan kita harus menghormati itu.

Ditulis: rumah-muslimin

Demikian Artikel " Mengenal Imam Murtadha az-Zabidi "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close