Semua Nabi dan Rasul Seorang Muslim dan Beragama Islam

SEMUA NABI DAN RASUL SEORANG MUSLIM DAN BERAGAMA ISLAM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk mengimani para Nabi dan Rasul lainnya selain Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa salam. Hal ini juga dirumuskan oleh para ulama dalam rukun iman ke-4, yakni mempercayai para Nabi dan Utusan-Nya.

Umumnya kita mengetahui para Nabi dan Rasul membawa risalahnya masing-masing, seperti Nabi Musa membawa kitab Taurat, Nabi Isa as membawa kitab Injil dan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam membawa kitab Al-Qur'an.

Meskipun para Rasul membawa kitab yang berbeda-beda, namun pada hakekatnya isi dalam ajaran-ajarannya kurang lebih sama. Hanya saja setiap Rasul selanjutnya membawa firman-firman Allah lainnya sebagai pelengkap dan terakhir yaitu kitab Al-Qur'an yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw sebagai kitab terakhir dan penutup Nabi dan Rasul Allah.

Sebagian dari kaum muslimin mungkin banyak yang bertanya, sebenarnya apakah agama setiap para Nabi dan Rasul? benarkah seperti yang tertera di dalam kepercayaan agama lain maupun internet? seperti Nabi Isa As beragama kristen, Nabi Musa As beragama Yahudi?

Di sini kami akan mengupas tuntas pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan hujjah ilmiah berdasarkan referensi dalil-dalil yang termaktub di dalam al-Qur'an dan al-Hadits.

$ads={1}

Agama yang diRidhoi Allah adalah Islam

Islam merupakan agama yang Haq dan agama yang diridhoi oleh Allah Swt,

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الْإِسْلَامُ (ءال عمران: ١٩) 

Innadiyna 'Indalillahil Islam

Artinya: “Sesungguhnya satu-satunya agama yang diridlai oleh Allah hanyalah Islam” (QS Ali ‘Imran: 19).

Dalam ayat diatas, dijelaskan bahwa islam merupakan agama satu-satunya yang diridhoi oleh Allah Swt. Dalam ayat diatas tidak dijelaskan agama yahudi maupun kristen.

Bahkan di ayat lainnya, Allah ta'alaa mempertegas bahwa agama yang benar-benar haq (benar), yang diridhoi oleh Allah Swt adalah islam. Selain agama islam maka tidak akan diterima oleh Allah Swt, dan diakhirat mereka termasuk golongan orang-orang yang merugi.

 وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ في الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ (ءال عمران: ٨٥)  

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [Al Imran: 85]

Selain itu Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam juga menegaskan bagi mereka (Yahudi, Nasrani dan umat agama lainnya) yang sebenarnya mengetahui kerasulan Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallam namun tidak mau mengimaninya, maka ia akan menjadi penghuni neraka.

لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ لَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ (رواه مسلم) Maknanya: 

“Tidaklah seorang pun dari umat ini, Yahudi ataupun Nashrani (atau yang lain) yang mengetahui tentang kerasulanku lalu ia tidak mau beriman kepada ajaran yang aku bawa, kecuali pasti ia menjadi penghuni neraka” (HR Muslim). 

Semua Nabi dan Rasul Seorang Muslim

Nabi Adam as hingga Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam merupakan seorang muslim. Salah satunya firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 132, Dimana Nabi Ibrahim as sedang mewasiatkan kepada anak-anaknya mengenai pemilihan status agama yang dipilih oleh Allah Ta'alaa dalam Surat Al-Baqarah ayat 132,

وَوَصّٰى بِهَآ اِبْرٰهٖمُ بَنِيْهِ وَيَعْقُوْبُۗ يٰبَنِيَّ اِنَّ اللّٰهَ اصْطَفٰى لَكُمُ الدِّيْنَ فَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَۗ 

wa washshâ bihâ ibrâhîmu banîhi wa ya‘qûb, yâ baniyya innallâhashthafâ lakumud-dîna fa lâ tamûtunna illâ wa antum muslimûn 

Artinya: "Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya dan demikian pula Ya‘qub, “Wahai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu. Janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”

Dalam ayat diatas disebutkan bahwa Nabi Ibrahim menasehati anak-anaknya agar jangan wafat kecuali dalam keadaan muslim. Artinya, Nabi Ibrahim dan anak-anaknya merupakan seorang muslim.

Selain itu, dalam Al-Qu'ran surat Yunus ayat 84, Nabi Musa as menyerukan kepada pengikutnya untuk beriman kepada Allah Swt dan bertawakal jika benar-benar seorang muslim.

وَقَالَ مُوْسٰى يٰقَوْمِ اِنْ كُنْتُمْ اٰمَنْتُمْ بِاللّٰهِ فَعَلَيْهِ تَوَكَّلُوْٓا اِنْ كُنْتُمْ مُّسْلِمِيْنَ

Dan Musa berkata, “Wahai kaumku! Apabila kamu beriman kepada Allah, maka bertawakallah kepada-Nya, jika kamu benar-benar orang Muslim.”

Dalam ayat diatas maka dapat diketahui bahwa Nabi Musa as dan para pengikutnya seorang muslim. Selain itu dalam surat al-Maidah ayat 111, Pengikut setia Nabi Isa as (Hawariyun) menyatakan bahwa mereka seorang muslim

وَاِذْ اَوْحَيْتُ اِلَى الْحَوَارِيّٖنَ اَنْ اٰمِنُوْا بِيْ وَبِرَسُوْلِيْ ۚ قَالُوْٓا اٰمَنَّا وَاشْهَدْ بِاَنَّنَا مُسْلِمُوْنَ

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut-pengikut Isa yang setia, “Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku.” Mereka menjawab, “Kami telah beriman, dan saksikanlah (wahai Rasul) bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (Muslim).”

Allah Subahanahu wa ta'alaa mempertegas status Nabi Ibrahim sebenarnya di dalam QS Ali Imran ayat 67,

مَاكَانَ اِبْرٰهِيْمُ يَهُوْدِيًّا وَّلَا نَصْرَانِيًّا وَّلٰكِنْ كَانَ حَنِيْفًا مُّسْلِمًاۗ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْن

mâ kâna ibrâhîmu yahûdiyyaw wa lâ nashrâniyyaw wa lâking kâna ḫanîfam muslimâ, wa mâ kâna minal-musyrikîn

Artinya: Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, melainkan dia adalah seorang yang hanif lagi berserah diri (muslim). Dia bukan pula termasuk (golongan) orang-orang musyrik.

Dari penjelasan ayat-ayat diatas maka dapat disimpulkan bahwa Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as, Nabi Isa as dan para pengikutnya adalah seorang muslim. Dan masih banyak ayat al-Qur'an lainnya yang menjelaskan bahwa para Nabi dan pengikutnya seorang muslim.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa para nabi dan rasul serta umatnya adalah seorang muslim. Agama yang diakui oleh Allah Subhanahu wa ta'alaa adalah islam, sebagaimana firman Allah "Innadiyna 'Indalillahil Islam".

Para Nabi dan Rasul adalah beragama islam. Jadi mereka bukanlah beragama kristen maupun yahudi seperti yang informasi yang beredar di media sosial.

Ditulis: rumah-muslimin

Demikian Artikel " Semua Nabi dan Rasul Seorang Muslim dan Beragama Islam "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah - 

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close