Mama Ghufron; Orang Gila yang Dianggap Wali, Sering Bertapa dan Tidak Mejalankan Syariat

MAMA GHUFRON; ORANG GILA YANG DIANGGAP WALI, SERING BERTAPA DAN TIDAK MENJALANKAN SYARIAT

RUMAH-MUSLIMIN.COM -  Media Sosial dihebohkan dengan viralnya seseorang yang mengaku ulama dan dapat berbahasa suryani. Beliau dikenal dengan panggilan Abuya Mama Ghufron. Mama Ghufron dianggap sebagai waliyullah oleh para pengikutnya karena memiliki banyak karomah seperti dapat berbahasa suryani, berbicara dengan malaikat, berbahasa semut dan hal-hal yang tidak rasional lainnya. Selain itu beliau merupakan Pengasuh Yayasan Ponpes UNIQ Nusantara yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa tengah.

Nama Mama Ghufron naik ke permukaan publik asbab pertemuannya dengan Kyai Imaduddin perihal dukungannya terhadap tesisnya yang berjudul terputusnya nasab ba'alawi. Dalam video yang beredar saat Mama Ghufron berdoa dengan bahasa Suryani, Imaduddin turut mengadahkan tangan dan melafadzkan "aamiin", Karena hal ini dan kedekatan Imaduddin dengn Mama Ghufron, Netizen beranggapan bahwa mama ghufron adalah orang sepuh, tokoh yang dihormati dan guru dari Imaduddin Cs serta mempercayainya sebagai Wali Majdzub.

$ads={1}

Setelah viralnya video pertemuan tersebut, Video-video ceramah mama ghufron ikut viral hingga fyp dibeberapa platform media sosial. Netizen yang kontra dengan Imaduddin me-reshare kembali video-video tersebut karena dianggap sebagai pembodohan dan penipuan kepada masyarakat lokal di sana yang dibalut agama.

Tidak hanya itu, akhir-akhir ini video mama ghufron kerap kali dijadikan meme, bahan gunjingan, candaan dan hiburan oleh netizen di media sosial.

Baca juga: Gus Miek Pecinta Habaib dan Tawasul Ke Imam al Haddad

Lalu siapakah Sosok Mama Ghufron Sebenarnya?

Kyai Muhammad Afif Zuhri Al-Utsmaniy melalui laman facebooknya membeberkan fakta menarik terkait historis Mama Ghufron di tahun 90-an. Berikut tulisannya:

Bismillahir ROHMANIR ROHIM .

Dulu sekitar tahun 90 an, ada seorang pemuda berambut gondrong yang sering ke tempat saya, dia mengaku seorang musafir yang suka bertapa di makam-makam, maka kedatangannya selain minta doa berkah juga minta shodaqoh. Tapi dia juga sering bertanya tanya masalah kehidupan. Salah satu yang pernah di diskusikan adalah:

1.  BAGAIMANA PAK KIYAI MENYEMBELIH HEWAN? bukankah itu perbuatan yang dholim, membunuh makhluk yang tak berdosa. Lalu saya jawab, menyembelih hewan itu perintah Allah mas, yg tertuang di dalam Alquran, menyembelih Hewan itu bukan kedholiman, tetapi malah memulyakan / menghurmat hewan, kerena kematiannya di sertai dzikir kepada Allah / disebutkan Nama Allah.  

2. Ternyata dia tidak hanya datang ketemu saya saja melainkan ke tempat sebagian warga desa kami (Purworejo, Moro Demak dan Margolinduk) dia sering mancing sehari-hari tanpa mengerjakan sholat sama sekali, bahkan waktu Romadlon dia sering manakiban dan makan-makan di siang hari secara terang2an di luar rumah. Pernah saya tegur  kenapa kamu orang Islam kok tidak sholat, dia jawab sholat tidak penting dan tidak wajib. Dia berdalil tapi dalilnya bukan bahasa entah kata 2 apa yang di ucapkan. Seperti orang gila / menyut ( kalau santri-santri saya menyebutnya). Melihat kejanggalan seperti itu naluri saya ingin membantu dengan membacakan beberapa kalimah siapa tahu orang ini ke Jinan / kemasukan jin. Semenjak Itu lama tidak muncul-muncul. Eeh ternyata dia mendirikan pesantren di sebuah kota yang cukup terkenal masyarakat kami berbondong 2 mondok kesana. Bahkan ada salah satu santri kecil saya yang ikut mondok ke sana lalu dinikahkan pada santri nya / sopir nya. Dia yang melamarnya, saya yang diamanati ortunya untuk menerimanya, begitu dia melihat saya langsung lari keluar dari rumah untuk menghindari berjabat tangan dengan saya. Memang sangat janggal dan aneh. Dan orang yang menurut saya dan para santri,  gila / menyut / kurang waras tidak penuh aqalnya malah ada yang menganggap WALI MAJDZUB. dan sekian tahun lamanya malah firal di Medsos kalau dia adalah Wali Qutub. Yang mengaku bisa berkomunikasi dengan Malaikat, bahkan mendoktrin santri dengan doktrin sesat. Seolah-olah dia lebih hebat dari Nabi dan Malaikat. 

Mohon maaf saya sempatkan menulis seperti ini, saya niatkan agar bangsa kita tidak terjerumus oleh kesesatan syetan yang menjelma sebagai wali / pengasuh pesantren atau apa. 

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamitthoriq. 

Hingga artikel ini diterbitkan, Postingan Kyai Muhammad Afif Zuhri Al-Utsmaniy telah dibagikan lebih dari 400 orang.

Sekilas Mengenal Kyai Muhammad Afif Zuhri Al-Utsmaniy

Kyai Muhammad Afif Zuhri Al-Utsmaniy merupakan murid dari KH. Ali Maksum Krapyak. KH Ali Maksum pernah menjabat sebagai Rais Aam PBNU periode 1981-1984, beliau merupakan sosok ulama yang berperan penting dalam membangun karakter bangsa melalui gagasan-gagasannya yang brilian.

Oleh: Kyai Muhammad Afif Zuhri Al-Utsmaniy

Editor: Hendra, S

Demikian Artikel " Mama Ghufron; Orang Gila yang Dianggap Wali, Sering Bertapa dan Tidak Mejalankan Syariat "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close