Thursday, April 26, 2018

WAHAI ALLAH, ENGKAU TUHAN YANG BEGITU SANGAT KEJAM !

Rate this posting:
{[['']]}

WAHAI ALLAH, ENGKAU TUHAN YANG BEGITU SANGAT KEJAM !

Dikisahkan, Ada suatu negeri, yang dimana negeri tersebut Penduduknya jauh dari Allah SWT, dan mereka sering melakukan kemaksiyatan dan perbuatan dosa-dosa lainnya, dan hanya ada satu orang saja yang benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT.

Bahkan para ulama dinegeri tersebutpun turut ikut dalam kemaksiyatan dan kesesatan.

Ketika itu... Allah sudah sangat murka kepada penduduk di negeri tersebut, karena kala itu, mereka (seluruh penduduk negeri) sudah berkumpul dipusat kota ingin mengadakan pesta minuman keras dengan pesta yang begitu luar biasa besarnya pada malam hari.

Karena Allah benar-benar sudah Murka kepada penduduk negeri tersebut, tiba-tiba Allah berkata melalui langit duniaNya :

" WAHAI KALIAN PARA MANUSIA DINEGERI INI, KALIAN AKAN KU MASUKKAN KE DALAM NERAKAKU, KECUALI HAMBAKU YANG BERNAMA SALIM! IA AKAN DISYURGA BERSAMA KEKASIHKU ( Nabi Muhammad SAW ) "

Seketika itu, penduduk negeri yang sedang ingin melakukan perbuatan maksiyat tersebutpun, mereka ada yang ketakutan nan cemas, mereka ada yang lemas lalu jatuh ke tanah, mereka ada yang pingsan, mereka ada yang mendadak meninggal karena penyakit jantungnya, mereka ada yang menangis dan bermacam-macam bentuk ekspresi dan kejadian-kejadian lainnya.

Lalu ada seorang pemuda PEMAKSIYAT yang dimana ia tidak gentar mendengar perkataan ALLAH SWT Tersebut. kemudian ia Menyalahkan Allah SWT dengan BERTERIAK begitu lantangnya ke arah Langit DUNIA :

" WAHAI ALLAH, ENGKAU TUHAN YANG BEGITU SANGAT KEJAM! "

Lalu muncullah dari kejauhan seorang manusia, dari kejauhan seluruh badannya menyalah layaknya sebuah sinar matahari yang begitu silau jika dipandang. dan pandangan penduduk disekitarpun melihat ke arah seseorang tersebut, mereka seperti terkesima, kaget dan baru melihat karena ada manusia yang begitu indahnya.

Semakin dekat orang itu, semakin pula wajah seorang tersebut terlihat, dan ternyata wajahnya begitu Tampan nan bersinar, kulitnya bersih tanpa lecet sedikitpun, tapi penduduk wilayah tersebutpun merasa bingung dan keheranan. karena ternyata orang tersebut adalah SALIM.

Yang dimana salim ini seorang fakir miskin yang rajin beribadah dan selalu dekat dengan Allah SWT, dan dimana ia selalu direndahkan oleh penduduk sekitar, selalu dihina, selalu dicaci maki, selalu dianggap sok agamais, sok menasehati, sok rajin beribadah dlsbgnya.

Lalu pemuda Pemaksiyat yang berkata lantang kepada ALLAH SWT ke langit DUNIA tersebutpun, mengatakan :

" Wahai Salim, kenapa dirimu begitu indah? sangat bercahaya bagaikan malaikat? "

Salim berkata :

" Yang membuat bersinarnya diriku ini bukanlah fisikku, akan tetapi amalanku serta ketaqwaanku kepada Allah SWT. "

Pemuda pemaksiyat tersebutpun berkata kembali :

" Aku ingin bertanya kepadamu wahai salim, kenapa Allah mengatakan kami semua akan dimasukkan kedalam NerakaNya, sedangkan dirimu tidak?, begitu kejamnya Allah kepada kita wahai salim! Dimana Sifat Rahman dan RahimNya Wahai SALIM!!??? "

lalu penduduk sekitarpun mereka berkata :

" Iya benar salim!, bagaimana dengan itu? Allah tidak adil dengan kami! Allah tiada sifat rahman dan rahimnya, Allah itu kejam Wahai salim!! "

Lalu seketika itu salim menundukkan pandangannya kebawah, lalu mengangkat wajahnya sambil menatap ke wajah penduduk tersebut sambil tersenyum, yang dimana senyumannya tersebut dapat membuat hati bergetar dan membuat setiap orang disekelilingnya tidak mau berpaling melihat wajahnya.

lalu salim berkata :

Saudaraku....Sungguh bagaimana mungkin Engkau ingin mengetahui Allah, sedangkan dirimu Jauh Dari Allah SWT. Allah berfirman didalam hadist Qudsi :

“وما تَقَرَّبَ إليَّ عبدي بشيئ أَحَبَّ إليَّ مما افترضتُهُ عليه ولا يزال عبدي يتقرَّبُ اليَّ بالنوافلَ حَتَّي أحبَّه فإذا أحببتُهُ كنتُ سمعَه الذي يسمع به وبصره الذي يُبْصِرُ به ويَدَهُ التي يَبطِش بها ورجلَه التي يَمشِي بها ولإن سألنيْ لأُعطينَّه ولإنِ استعاذَ بيْ لأُعيذنَّه.”

Allah SWT berfirman, “Tidak seorangpun hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang paling aku cintai, melainkan dengan apa yang telah aku wajibkan kepadanya. Hambaku adalah orang yang selalu mengerjakan ibadah-ibadah nawafil (amalan-amalan sunnah) sehingga aku mencintainya. Ketika aku telah mencintainya, maka akulah yang akan menjadi telinga yang dia gunakan untuk mendengar, mata yang dia gunakan untuk melihat, tangan yang dia gunakan untuk memukul, kaki yang dia gunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku, pasti aku berikan, dan jika dia butuh perlindungan-Ku, pasti aku lindungi.”

Lihatlah! Begitu cintaNya Allah kepada hambaNya, akan tetapi kalian semua yang berada disini membuat Allah MURKA karena sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan buruk kalian!, Sesungguhnya bukanlah Allah yang kejam, akan tetapi kalianlah yang kejam!, karena kalian telah mengkejami diri kalian sendiri, membuat hina diri kalian sendiri, membuat kotor diri kalian sendiri, membuat rusak diri kalian sendiri. padahal diri kalian dilahirkan dalam keadaan SUCI!! tetapi kenapa kalian membuat kotor dihadapan Sang KHALIQ!!!?? Dan malah Menyalahkan ALLAH SWT karena akan dimasukkan kedalam NERAKANYA!!!???? Padahal Allah telah jelas memberitahukan kaliam didalam AL-QUR'AN :


فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُواْ فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ
خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ إِلاَّ مَا شَاء رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ

وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُواْ فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ إِلاَّ مَا شَاء رَبُّكَ عَطَاء غَيْرَ مَجْذُوذٍ

Artinya : “Adapun orang-orang yang celaka, Maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, Maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” (QS. Huud : 106 – 108)

Sudah jelas bukan? Engkau yang mendekati NERAKA dengan sendirinya wahai hamba-hamba Allah SWT, engkau yang menginginkan NERAKA dengan sendirinya karena Perbuatan kalian, engkaupun tahu akan resiko apa yang engkau perbuat?, engkaupun tahu perbuatanmu tersebut tidak disukai oleh Allah SWT?, engkaupun tahu perbuatanmu itu adalah perbuatan yang dapat membawa dirimu masuk kedalam nerakanya Allah SWT. TAPI KENAPA KALIAN MENYALAHKAN ALLAH?????

Seketika itu penduduk sekitarpun menangis sejadi-jadinya, mereka semua meminta ampunan kepada Allah SWT, Mereka ingin bertaubat nasuha disaat itu juga, mereka benar-benar menyesal akan segala perbuatannya selama ini. lalu pemuda pemaksiyatpun tersebut berkata kembali :

" Kami Ingin bertaubat Ya Salim, tapi begitu banyaknya dosa-dosa yang kami perbuat, begitu banyaknya ibadah kami yang tertinggal, apakah Allah akan mengampuni kami? dan bagaimana dengan suara Allah tadi, yang mengatakan akan memasukkan kami ke dalam NERAKANYA? Apakah taubat kami akan diterima? "

Salim menjawab :

Taubat kalian akan diterima oleh Allah SWT, Di Dalam sebuah hadits Qudsi yang diriwayatkan dari Anas bin malik dikatakan:

قَالَ الله تَبَارَكَ وَتَعَالَى: يَا بْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلاَ أُبَالِيْ. يَا بْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغْتَ ذُنُوْبَكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِيْ. يَا بْنَ آدَمَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيْتَنِيْ لاَ تُشْرِكُ بِيْ شَيْئًا َلأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً. (رواه الترمذي وحسنه)

Allah berfirman: Wahai anak Adam selama engkau masih berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, Aku ampuni engkau apa pun yang datang darimu dan aku tidak peduli. Wahai anak Adam walaupun dosa-dosamu mencapai batas langit kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, Aku akan ampuni engkau dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika engkau mendatangi-Ku dengan sepenuh bumi dosa dan engkau tidak menyekutukan-Ku, maka Aku akan menemuimu dengan sepenuh itu pula ampunan. (HR. Tirmidzi –dan beliau menghasankannya).

Sungguh, perkataan Allah dilangit itu hanya sebagai Peringatan untuk kalian, bahwasannya jikalau kalian masih terus mengerjakan perbuatan yang selalu dimurkai oleh Allah SWT dan tidak beribadah kepada Allah SWT, maka kelak Neraka tempat untuk kalian. itulah maksud ALLAH SWT mengatakan melalui langit dunia kepada kalian.

Rasulullah SAW pernah mengatakan :

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رضي الله عنهما عَنِ النَّبِيِّ إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ. (رواه الترمذي وقال حديث حسن)

Dari Abi Abdurrahman bin Abdillah bin Umar bin Khathab (semoga Allah meridhai keduanya) dari Nabi beliau bersabda:

“Sesunguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama nyawa belum berada di kerongkongannya. (HR. Tirmidzi dan beliau katakan haditsnya hasan).

Jadi selama kalian hidup, Allah akan menerima taubat kalian wahai saudara-saudariku, walaupun begitu besarnya dosa yang kalian perbuat kepadanya. Maka Taubatlah sebelum terlambat ( mati ), karena ajal akan datang dalam keadaan kapanpun dan dimanapun.

Lalu para penduduk negeri tersebutpun bersujud syukur & Taubatan nasuha, mereka berjanji kepada Allah tidak akan melakukan perbuatan yang membuat Allah murka kembali terhadapnya.

Dihari esoknya, penduduk negeri tersebutpun terlihat benar-benar sangat berubah. mereka lebih rajin beribadah ke masjid, para wanita menutupi auratnya, para lelaki menjaga pandangannya. begitu indahnya akhlak dan kehidupannya mereka saat ini daripada kehidupan sebelumnya.

Subhanallah...

Kisah ini adalah kisah Fiktif, ini hanyalah karangan admin saja, sebagai bentuk kondisi umat akhir zaman saat ini yang sudah benar-benar rusak iman dan akhlak, semoga kita menjadi bagian orang-orang yang selalu bertaqwa kepada Allah SWT, dan selalu mendapatkan keridhoanNya Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'alaamiin.

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim
  
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment