Selasa, 10 November 2020

Fenomena Habib Dikalangan Umat Islam Indonesia

Rate this posting:
{[['']]}

FENOMENA HABIB DIKALANGAN UMAT ISLAM INDONESIA

Oleh : Ustadz Sofyan Tsauri

Semoga saya tidak terpeleset bicara, Amin Ya Alloh, fenomena Habib pulang dengan sambutan meriah dari pendukung nya adalah fenomena bahwa ummat Islam sejatinya butuh dan haus akan ikon perlawanan terhadap ketidakadilan, Habib di anggap sebagai pemersatu, mewakili penderitaan sebagian kelompok yang termarjinalkan hak2 politiknya, dan itu semua di buktikan pada hari ini.

Anda boleh tidak setuju dan membencinya, Anda boleh tidak cocok dengan cara dia menyampaikan pesan2 dakwah politiknya, tetapi dia tetap mempunyai tempat di hati para muhibbin nya, suka tidak suka, Habib mempunyai tempat secara khusus di hati para kans pengikutnya, dia di anggap ikon bagi kasta rakyat tertentu.

Baca Juga : 

Tujuh Do'a Penenang Hati Untuk Menghilangkan Stres, Sedih, Dan Gelisah

Orang boleh mengatakan cinta itu buta, Ya karena Muhibbin nya tidak mempercayai narasi pembencinya, muhibbinnya juga tidak terpengaruh narasi kebncian dari musuh-musuh nya, Habib terlanjur menjadi bagian dari rasa cinta Muhibbin nya, demikian narasi cinta mengalahkan hati dan akal pikiran.

Fenomena Habib adalah akumulasi bahwa rakyat mulai bosan dengan pragmatisme dan akrobat dari politikus, yang cintanya palsu, penuh dengan intrik yang membosankan, tetapi ternyta rakyat masih berfikir realistis, masih punya ketulusan dan keikhlasan, rakyat bosan di suguhi drama menyebalkan dari elit politik masa kini.

Walau tidak di anggap mewakili hampir semua rakyat Indonesia, tetapi pendukung nya mampu membuat ummat Islam memperhatikan sejenak fenomena ini, silent Mayority memang terlanjur apatis, mereka labil dan cari aman, tidak terjebak kubu sana dan kubu sini, mereka terlanjur lelah memikirkan esok makan apa, inilah realita rakyat sesungguhnya, jangankan mau menjemput Habib, besok beli beras saja belum terbayangkan, dan kebanyakan dari mereka berharap Habib membawa keberkahan, membantu pemerintah mengatasi krisis ekonomi yang sudah di depan mata, iklim politik yang kondusif membawa perubahan Ekonomi yang lebih baik, bukanny meroket loh ya, negara juga jangan kaku  menjadikan Habib sebagai musuh abadi, jadikan dia mitra sesaat di saat krisis ini, buktikan bahwa Habib bisa kok berkerja sama membangun bangsa dan negara ini. Semoga

Sumber : dikutip melalui laman facebook Ustadz Sofyan Tsauri

Baca Juga : 

IJAZAH KEHAMILAN

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

  

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar