Dayuts, Suami Yang Tidak Punya Rasa Cemburu

DAYYUTS, SUAMI YANG TIDAK PUNYA RASA CEMBURU

Suami dayyuts adalah suami yg tidak punya rasa cemburu (perasaan terusik)jika anggota keluarga yg merupakan tanggung jawabnya melakukan perbuatan maksiat dan perbuatan haram,Dia membiarkannya.dan tidak sama sekali memperbaiki dan memberikan nasehat.

Baca Juga :

Mencintai Habaib Sesuai Seleranya, Mencaci Maki Habaib Semaunya?

Contohnya:Suami tidak cemburu jika istrinya berpakaian ketat dan membuka aurat.

Kecantikannya dinikmati oleh semua mata laki2.ia membiarkannya dan tidak menasehati serta memperbaiki istrinya.

AYAH membiarkan putrinya pacaran dan di bawa ke mana saja dngn laki2 yg bukan mahramnya.padahal kehormatan putrinya harus ia jaga sampai diserahkan pada suami yg bertanggung jawab kelak.Ia membiarkan putrinya terjerumus dalam zina dan tidak menasehatinya .

SUAMI membiarkan istrinya foto selfi dengan gaya centil(apalagi membuka aurat)dan bisa menjadi fitnah /ujian bagi laki2 yg melihatnya.Ia tidak cemburu jika ada  laki2 yg puas memandangnya.bisa dngn bebas "stalking"akun istrinya karena banyak foto2.Bahkan bisa jadi ada laki2 yg menyimpan dan mengkoleksi fto istrinya.

$ads={1}

Baca Juga :

Perbuatan Tergantung Dengan Niatnya

Secara umum membiarkan terjadi maksiat dlm keluarga yg menjadi tanggung jawabnya dan ia tidak cemburu ataupun terusik sedikitpun.

Inilah suami Dayyuts yg diancam dngn diharamkan surga baginya.dlm hadits 

ثلاثة حرم الله تبارك وتعالى عليهم الجنة مدمن الخمر والعاق والديوث الذي يقر الخبث في أهله 

"TIGA golongan yg Allah mengharamkan surga  atas mereka,pecandu bir,anak yg  durhaka kepada orang tuanya,dan Dayyuts yg membiarkan kemaksiatan pada istrinya (keluarganya)."

DAYYUTS adalah membiarkan maksiat terjadi dan tidak ada rasa mengingkarinya.sebagaimana di jelaskan bahwa:

فالديوث:هوالذي لا يغارعلى أهله ومحارمه ويرض بالمعصية والفاحشة.

"DAYYUTS adalah suami yg tidak cemburu (tidak risih/membiarkan)anggota keluarganya melakukan keharaman dan ia ridha dengan maksiat tersebut (tidak ada rasa tidak senang).

Para suami adalah pemimpin bagi para wanita dan dlm rumah tangga.

Allah berfirman:

الرجال قوامون على النساء بما فضل الله بعضهم على بعض وبما أنفقوامن أموالهم 

"Kaum laki2 itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan,oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki)atas sebahagian yg lain (perempuan)dan karena mereka (laki-laki)telah menafkahkan sebagian dari harta mereka ."(QS an-Nissa':34,).

Setiap suami sebagai kepala rumah tangga akan di tanya di akhirat mengenai perbuatan anggota keluarga yg menjadi tanggung jawabnya.jika istri bermaksiat,maka suami juga akan ditanya dan diminta pertanggung jawaban di akhirat kelak.

Wallahu a'lam Bishowab

Baca Juga :

Pelajaran Ranting Kecil Dari Rasulullah SAW

Allahuma sholii 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama