Khalid Basalamah Yg Sering isi Pengajian di Kepolisian, Nyatanya Menolak Pancasila, Habib Lutfhi : Indonesia Raya Tak Sekedar Lagu

KHALID BASALAMAH YANG SERING ISI PENGAJIAN DI KEPOLISIAN, NYATANYA MENOLAK PANCASILA, HABIB LUTFHI : INDONESIA RAYA TAK SEKEDAR LAGU

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Salah satu ustadz salafy wahabi yaitu Khalid Basalamah LC, MA kembali viral sebab video pernyataan kontroversi yang beredar di media sosial.

Khalid Basalamah yang biasanya mengisi kajian di kantor kepolisian ternyata melarang siswa-siswinya untuk mengikuti himbauan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya. Video yang berdurasi kurang lebih 0,35 detik tersebut hingga saat ini terus meluncur dan memenuh grup-grup whatsapp, facebook, instagram dan platform media sosial lainnya.

Sementara itu, Al Habib Lutfhi bin Yahya memberikan sebuah ungkapan, bahwa Lagu Indonesia raya bukan hanya sebatas lagu kebangsaan saja. namun lagu Indonesia bisa disebut sebagai bentuk ikrar atas pengakuan Indonesia sebagai tanah air tercinta. "

“Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk ikrar atas pengakuan Indonesia sebagai tanah air tercinta,”

Hal tersebut disampaikan pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kediamannya Habib Luthfi Jl dr. Wahidin Gg 7 Noyontaan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (3/10) malam. Seperti yang lansir oleh NU Online.

$ads={1}

Habib Luthfi kemudiabertanya kepada para hadirin “Yg sering kita nyanyikan itu ‘Indonesia tanah airku’ apakah ini hanya dianggap sebuah lagu ataukah ikrar?”

Jika sebagai ikrar lanjut Habib Luthfi, maka harus benar-benar dilaksanakan dalam bentuk rasa memiliki & handarbeni tanah air bernama Republik Indonesia ini. Habib Luthfi mengibaratkan orang yg merasa memiliki sebuah ladang/sawah.

“Pastilah ketika ada tanaman diserang hama atau penyakit, kita akan bersihkan hama itu supaya sawah ini menghasilkan untuk keluarga, untuk anak cucu kita,” kata Rais Aam Jam’iyah Ahlit Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman)

Habib Lutfhi pun mengajak ke seluruh pihak untuk benar-benar dapat memaknai serta membuktikan seberapa saktinya Pancasila.

“Kalau yakin Pancasila sakti menurut kekuatannya, maka ayo buktikan kalau bangsa Indonesia ini kuat dan tidak mudah goyah,” sebut anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI ini.

Kepada generasi muda dan pemangku kebijakan, Habib Luthfi mengajak untuk terus mencintai sejarah. Untuk mengetahui perjuangan para pendahulunya, supaya tidak mudah menyalahkan pihak lain.

Kemudian, Habib Lutfhi juga mengajak untuk selalu mencintai Sejarah yang dimiliki, salah satunya untuk mengetahui bagaimana para perjuangan pendahulunya hingga Indonesia menjadi merdeka seperti saat ini serta tidak mudah menyalahkan pihak manapun.

“Kalau bangsa ini, generasi muda ini, tahu bagaimana susahnya perjuangan, pastilah tidak akan mudah diprovokasi, minimal tidak mudah menyalahkan sana-sini,” imbuhnya.

$ads={2}

Selain dari kalangan lintas agama, acara peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga dihadiri oleh para tokoh TNI, Polri, kalangan nahdliyin & tamu undangan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya. 

Khalid Basalamah, Ustadz yang sering dipanggil diacara kepolisian

Seperti yang diketahui, Pihak kepolisian kerap kali mengundang Khalid Basalamah sebagai narasumber dan pengajian yang diadakan oleh pihak aparat kepolisian. Padahal jika menelusuri lebih dalam, Akidah dan pemahaman yang dimiliki oleh Khalid Basalamah merupakan ajaran yang keras menolak toleransi.

Ajarannya yang dimililkinya merupakan ajaran yang intoleran dan selalu membid'ahkan, memusyrikkan serta mensyirikkan pemahaman golongan lain yang tidak sepahaman dengannya. Salah satunya amaliyah yang biasa dilakukan oleh warga Nahdliyin yakni maulidan, tahlilan, dzikiran dan yang lainnya.

Lalu kenapa pihak kepolisian hingga saat ini masih tetap memberikan panggung ceramah untuknya?

Sumber : Dakwahnu.id

Editor : Hendra, S

Demikian Artikel " Khalid Basalamah Yg Sering isi Pengajian di Kepolisian, Nyatanya Menolak Pancasila, Habib Lutfhi : Indonesia Raya Tak Sekedar Lagu "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama