Abah Guru Sekumpul: Ketika Wali Allah tidak ada di negeri tersebut maka Hancurlah Negerinya

ABAH GURU SEKUMPUL: KETIKA WALI ALLAH TIDAK ADA DI NEGERI TERSEBUT MAKA HANCURLAH NEGERINYA

“Dan sekali-kali Allah tidak akan meng’adzab (menghukum,turunkan bala yang besar) kepada mereka, selama engkau (Muhammad) berada di antara mereka.” (Al-Anfal 33).

“Abah Guru Sekumpul membaca ayat tersebut yang pengertiannya adalah Selama syariat Nabi Muhammad SAW yang ahlussunnah waljamaah masih hidup disuatu daerah, niscaya Allah tidak akan turunkan bala didaerah itu.

Apa syariat Nabi SAW?

Diantaranya, segala sesuatu yg berdasarkan Alqur’an, hadist, ijma ulama & qiyas. Percaya adanya wali, keramat wali & lain-lainnya. Intinya segala ilmu & amalan ahlussunnah waljama'ah. Lalu kenapa ditanah arab banyak terjadi huru-hara, Seperti di iraq, libia, falestina, syria & Negara arab lainnya?

Karena orang-orang disana sudah banyak meninggalkan i’thiqat ahlussunnah waljamaah, mereka banyak menjadi wahabi dan syi’ah, orang yg mendalami agama sangat mundur & lebih mengutamakan keduniawian, tidak percaya lagi dengan adanya wali & keramatnya.

Coba kita perhatikan disana, kita tidak pernah mendengar di daerah-daerah konflik itu ada acara haul wali padahal tidak sedikit kubur nabi-nabi, wali-wali dan ulama besar ditanam/dikubur disana, tidak terdengar shalawat memuji Nabi, ziarah, bahkan kubah nabi-nabi dan wali-wali mereka hancurkan. Ujar Abah Guru, Para nabi dan wali-wali disana sudah tidak ada lagi dikuburnya, kuburnya kosong, mereka pindah ketempat orang-orang yang mencintai dan dicintai mereka, karena hakikattnya mereka masih hidup disisi Tuhannya. Seandainya masih ada satu orang saja ada waliyullah disana, niscaya tidak akan terjadi musibah yang besar disana.

$ads={1}

Wali-wali & ulama itu pewaris nabi, mereka yang menyandang dan menahan bala di daerahnya. Selama mereka masih ada disuatu daerah dan selama bendera ahlussunnah waljamaah berkibar disitu, tidak akan Allah turunkan bala yang besar didaerah itu. Abah Guru sekumpul berpesan kepada kita semua agar supaya jasad kita tidak hancur dalam kubur kita cukup dengan mencintai Auliya, waliyullah dengan cara sering-seringlah kata beliau membaca riwayat mereka

“Aku jar sidin selalu berada di dalam Ruh pecinta-pencinta Ku, Apabila ada rasa rindu dihati kalian,berarti aku maujud sudah di bathin kerinduan kalian.”

Selanjutnya beliau berpesan Supaya hidup penuh barokah Sayangilah dan Cintailah para Auliya Allah.

Ciri orang yang Cinta jar sidin adalah yang didengarnya cuma ucapan kekasih NYA. yang disebut Cuma nama kekasih NYA. Maksud beliau adalah kita wajib Cinta kepada Rasulullah SAW beserta para Zuriatnya, para Alim Ulama dan orang-orang yang Sholeh. Jadi ujar sidin..

” Apabila mau disayangi para Auliya Allah sering-seringlah kirim surah fatihah kepada mereka.”

“Barang siapa Ujar sidin mencintai orang-orang sholeh dan membesarkannya, maka Allah akan memberikan keturunan yang sholeh juga.”

$ads={2}

Timbulnya keramat dan sampainya seseorang kepada derajat wali karena selalu Istiqomah mengamalkan Sunnah Rasulullah SAW. Sekecil atau sesering apa pun Sunnah Rasulullah SAW disitu ada Sirr rahasia hikmah di dalamnya.

Salah satu kebiasaan beliau kalau minum Obat dan minum air putih. Beliau membaca amalan ini:

“Nawaitussyifa bibarokatil Musthofa Shollohu alaihi wassalam..”

Sangat baik kita amalkan dikala kita mau minum air putih atau minum Obat.

“Qobiltu..mudah-mudahan bisa mengamalkannya..

Demikian Ijazah Doa Abah Guru Sekumpul Ketika Meminum Obat dan Air Putih. Semoga bermanfaat.

Penulis: Zuly Putra Pratama, Muhibbin Abah Guru Sekumpul

Demikian Artikel " Abah Guru Sekumpul: Ketika Wali Allah tidak ada di negeri tersebut maka Hancurlah Negerinya "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama