Apa Hukumnya Memetik Buah Di Tempat Kerja dan Memakannya?

APA HUKUMNYA MEMETIK BUAH DI TEMPAT KERJA DAN MEMAKANNYA?

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kerap kali kita menyepelehkan perbuatan-perbuatan dosa kecil. Salah satunya adalah mengambil hak yang bukan milik kita (mencuri). Pada perkara ini sering kita lakukan namun tak tahu ada dosa ketika melakukannya.

Biasanya tempat kerja memiliki taman/perkarangan yang luas... dimana taman tersebut di tanami buah-buahan. Karena kita merasa kerja di situ, maka kita bebas mengambil buah yang ada di taman. Pertanyaannya :

Apa Hukumnya Memetik Buah Di Tempat Kerja dan Memakannya?

Jawaban

Mengambil buah dari tempat kerja dan memakannya yang jelas bukan miliknya adalah haram apabila tidak ada dugaan kuat bahwa si pemilik ridho.

$ads={1}

Jika ada dugaan kuat bahwa si pemilik ridho maka hukum mengambil dan memakannya adalah boleh atau halal

Namun jika dugaannya salah maka wajib dhoman (mengganti rugi)

Referensi

التقريرات السديدة ج ٢ ص ١٥

ان يكون مملوكا للبائع اي ان يكون للبائع ولاية على المبيع، خرج به بيع الفضولي وهو ان يبيع مال غيره من غير ولاية ولا توكيل فلا يصح وان اجازه المالك بعد البيع على المعتمد

تحفة المحتاج ج ٩ ص ٣٣٨

وَيَحْرُمُ أَخْذُ ثَمَرٍ مُتَسَاقِطٍ إنْ حُوِّطَ عَلَيْهِ، وَسَقَطَ دَاخِلَ الْجِدَارِ، وَكَذَا إنْ لَمْ يُحَوَّطْ عَلَيْهِ، أَوْ سَقَطَ خَارِجَهُ لَكِنْ لَمْ تُعْتَدْ الْمُسَامَحَةُ بِأَخْذِهِ، وَفِي الْمَجْمُوعِ مَا سَقَطَ خَارِجَ الْجِدَارِ إنْ لَمْ تُعْتَدْ إبَاحَتُهُ حَرُمَ، وَإِنْ اُعْتِيدَتْ حَلَّ عَمَلًا بِالْعَادَةِ الْمُسْتَمِرَّةِ الْمُغَلَّبَةِ عَلَى الظَّنِّ إبَاحَتُهُمْ لَهُ كَمَا تَحِلُّ هَدِيَّةٌ، أَوْ أَوْصَلَهَا مُمَيِّزٌ. اهـ. وَمَنْ أَخَذَ جِلْدَ مَيْتَةٍ أُعْرِضَ عَنْهُ فَدَبَغَهُ مَلَكَهُ لِزَوَالِ مَا فِيهِ مِنْ الِاخْتِصَاصِ الضَّعِيفِ بِالْإِعْرَاضِ

الفتاوى الفقهية الكبرى - (ج ٨ / ص ٤٠٤)

( وَسُئِلَ ) بِمَا لَفْظُهُ هَلْ جَوَازُ الْأَخْذ بِعِلْمِ الرِّضَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ أَمْ مَخْصُوصٌ بِطَعَامِ الضِّيَافَةِ ؟ ( فَأَجَابَ ) بِقَوْلِهِ الَّذِي دَلَّ عَلَيْهِ كَلَامُهُمْ أَنَّهُ غَيْر مَخْصُوصٍ بِذَلِكَ وَصَرَّحُوا بِأَنَّ غَلَبَةَ الظَّنِّ كَالْعِلْمِ فِي ذَلِكَ وَحِينَئِذٍ فَمَتَى غَلَبَ ظَنُّهُ أَنَّ الْمَالِكَ يَسْمَحُ لَهُ بِأَخْذِ شَيْءٍ مُعَيَّنٍ مِنْ مَالِهِ جَازَ لَهُ أَخْذُهُ ثُمَّ إنْ بَانَ خِلَافُ ظَنّه لَزِمَهُ ضَمَانُهُ وَإِلَّا فَلَا .

$ads={2}

Sumber : Ngaji Kitab Telegram

Demikian Artikel " Apa Hukumnya Memetik Buah Di Tempat Kerja dan Memakannya? "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama