Pengertian, Pelaksanaan dan Niat Sholat Sunnah Qobliyah Sebelum Sholat Fardhu

PENGERTIAN, PELAKSANAAN DAN NIAT SHOLAT SUNNAH QOBLIYAH SEBELUM SHOLAT FARDHU

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Shalat sunnah qobliyah merupakan shalat sunnah rawatib yang dilaksanakan sebelum sholat fardhu. Biasanya sholat ini didirikan ketika seusai adzan. Hukum dari shalat sunnah qobliyah adalah sunnah Ghairu muakad.

Amalan manusia pertama kali yang akan dihisab pada hari Kiyamat adalah Sholat fardhu. Oleh sebab itu ketika telah baligh di wajibkan untuk mendirikan sholat fardhu, karena shalat juga termasuk rukun islam ke-2.

Setelah Shalat, Rasulullah SAW juga menjelaskan, bahkan jika amalan sholat fardhu yang dimilikinya saja tidak ada, banyak salahnya atau tidak sempurna maka amalan yang akan dihisab selanjutnya adalah Sholat Sunnah. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam :

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah sholat fardhu. Itu pun jika sang hamba menyempurnakannya. Jika tidak, maka disampaikan, “Lihatlah oleh kalian, apakah hamba itu memiliki amalan (sholat) sunnah?” Jika memiliki amalan sholat sunnah, sempurnakan amalan sholat fardhu dengan amal sholat sunnahnya. Kemudian, perlakukanlah amal-amal fardhu lainnya seperti tadi,” (HR. Ibnu Majah). 

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulllah Shallallalhu 'alaihi wa sallam menjelaskan mengenai Shalat Sunnah Qobliyah,

بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ، بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ (ثُمَّ قَالَ فِي الْشَّالِِشَةِ:) لِمِنْ شَاءَ

Artinya: "Antara dua adzan (adzan dan ikamah) terdapat satu sholat (sunnah). Antara dua adzan (azan dan ikamah) terdapat satu sholat (sunnah). Antara dua (azan dan ikamah) tedapat satu sholat (sunnah)." Beliau mengulanginya sebanyak tiga kali. "Bagi yang mau mengerjakannya," lanjut beliau. (HR. Bukhari dan Muslim).

$ads={1}

Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan untuk mendirikan shalat sunnah qobliyah sebagaimana hadits Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam :

مَنْ صَلَّى فِي يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً سِوَى الْفَرِيضَةِ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

Artinya: "Barangsiapa yang melakukan sholat 12 rakaat sehari semalam selain sholat fardhu, akan dibangunkan rumah di surga," (HR. Muslim, Abu Daud, dan At Tirmidzi).

Berikut bacaan niat dan waktu-waktu untuk mendirikan shalat sunnah qobliyah :

- Empat rakaat sebelum ashar Niat : اُصَلِّى سُنَّةَ الْعَصْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى Artinya : “Saya berniat shalat sunnah dua rakaat sebelum ashar, karena Allah Ta’ala”

- Dua rakaat sebelum shalat maghrib Niat : اُصَلِّى سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى Artinya : “Saya berniat shalat sunnah dua rakaat sebelum maghrib, karena Allah Ta’ala”

- Dua rakaat sebelum shalat isya Niat : اُصَلِّى سُنَّةَ الْعِشَآءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى Artinya : “Saya berniat shalat sunnah dua rakaat sebelum isya’, karena Allah Ta’ala”

- Dua rakaat sebelum dhuhur Niat : اُصَلِّى سُنَّةَ الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلَّهِ تَعَالَى Artinya : “Saya berniat shalat sunnah dua rakaat sebelum dhuhur, karena Allah Ta’ala”

- Dua rakaat sebelum sholat subuh : Ushalli sunnatas shubhi rak'ataini lillahi ta'ala. Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunah Subuh dua rakaat karena Allah SWT.”

Dalam pelaksanaan shalat sunnah qobliyah sama halnya dengan shalat yg biasa dilakukans etiap hari. Jika ingin melakukan shalat sunnah ini, sebaikan dirikan shalat sunnah masjidil ketika baru sampai masjid, lalu shalat sunnah Qobliyah seusai adzan.

$ads={2}

Demikian penjelasan singkat mengenai shalat Sunnah Qobliyah sebelum shalat fardhu. Semoga kita dapat mengamalkannya dengan istiqomah. Aamin Ya Rabbal 'alaamiin

Demikian Artikel " Pengertian, Pelaksanaan dan Niat Sholat Sunnah Qobliyah Sebelum Sholat Fardhu "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama