Akibat Mulut Radikalnya, Pengikut Ustadz Khalid Basalamah Digebukin Massa

AKIBAT MULUT RADIKALNYA, PENGIKUT USTADZ KHALID BASALMAH DIGEBUKIN MASSA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kabar duka datang dari Ketua Umum Al Khairat Sulawesi Tengah yakni Al Habib Saggaf Al-Jufri pada hari selasa, 3 Agustus 2021 kemarin. Al Habib Saggaf merupakan salah satu tokoh ulama yang berpengaruh dan sangat dihormati serta dicintai oleh warga Sulawesi Tengah.

Beliau dikenal dengan sosok ulama yang tawadhu dan berakhlakul kharimah. Warga Sulawesi tengah sangat menaruh hormat dan cinta kepadanya. Kewafatan beliau merupakan berita duka mendalam bagi umat muslim di Indonesia wa bil khusus umat muslim Sulawesi Tengah, sebab beliau termasuk salah satu sosok ulama kharismatik dan sepuh di Indonesia.

Puluhan ribu orang mengantar Jenazah Al Habib Saggaf Al-Jufri ke peristirahatan terakhirnya di Masjid Al-Khairat tepat di samping adiknya, HS Abdillah bin Muhammad Al Jufri.

$ads={1}

Ditengah kabar duka yang mendalam, Ada seorang penganut paham wahabi memberikan komentar yang tidak pantas dan su'ul adab. Disalah satu video yang disiarkan oleh seseorang yang sedang berada di kediaman Almarhum Al Habib Saggaf Al Jufri, akun facebook bernama Wandi Ladapu memberikan komentar :

" Alhamdulillah sudah mati dedengkot sufi sulteng " tulis Wandi Ladapu, melalui komentar pada tayangan video tersebut.

Banyak orang yang geram atas komentar yang ia tulis. Sebab tidak memilik adab dan akhlak kepada orang yang telah wafat, padahal sunnah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika ada orang yang wafat adalah mendoakan yang baik-baik, apalagi Al Habib Saggaf merupakan sosok ulama yang alim, yang berakhlak, serta selalu menjaga sunnah dan adab-adab di kesehariannya.

Seperti yang dikutip melalui akun facebook Firmansyah Djibran El'Syirazi di salah satu komentarnya, Wandi Ladapu sempat ditahan di dalam polsek bahkan sempat baku bantah dengan warga dan pengurus Al-Khairat di kampungnya di Nuhon Luwuk. Sampai ribuan masa datang untuk mengepung polsek, Ia tertolong karena ada satuan brimob yang mengamankannya.

Berdasarkan penelusuran tim rumah-muslimin.com pada akun facebook Wandi Ladapu, ternyata ia seorang penganut golongan wahabi, ulama yang ia jadikan rujukan diantara lain Ustadz Khalid Basalamah, Syaikh Husain Yee, Ustadz Firanda Andirja dan ulama wahabi lainnya.

Ulama yang ia ikuti menganut paham wahabi, menurut kesepakatan seluruh ulama Ahlusunnah Wal Jama'ah di seluruh dunia, Wahabi telah dikeluarkan dari golongan Ahlusunnah Wal Jama'ah. Sebab ajaran ia keras, yang memunculkan bibit teroris, yang selalu menyalahkan dan mensyirikkan golongan lain bahkan mengklaim surga miliknya dan yang lain masuk Neraka.

Ajaran ini ditentang diberbagai belahan dunia salah satunya Indonesia. namun sayangnya dari pemerintah indonesia sendiri masih belum tegas melarang pemahaman ini.

$ads={2}

Seperti yang diketahui, Para pengikut paham ini selalu menyesatkan amalan tahlilan, yasinan, maulidan, ziarah kubur, tabarruk dan lain sebagainya yang padahal ada dasar dalam melakukannya.

Besar harapan, Pemerintah Indonesia dapat melarang ajaran ini agar perpecahan tidak terus terjadi dan tentunya muncul bibit teroris-teroris baru di Indonesia.

Tim dari Rumah Muslimin Grup mengucapkan turut berbela sungkawa atas wafatnya Al Habib Saggaf Al-Jufri, semoga Allah melapangkan kuburnya, menjadikan kuburnya sebagai Roudhatul Jannah dan diterima segala amal baiknya serta diberikan kesabaran bagi para keluarga dan pecintanya yang meninggalkannya. Aamiin

Semoga ini menjadi pelajaran untuk kita semua agar bijak dalam menggunakan media sosial

( Rumah-Muslimin/ Hendra Setiawan )

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama