Shalat Sunnah yang dapat dilaksanakan Secara Munfarid atau berjamaah


SHALAT SUNNAH YANG DAPAT DILAKSANAKAN SECARA MUNFARID ATAU BERJAMAAH

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Shalat Sunnah merupakan salah satu sunnah yang sering dikerjakan oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam. banyak dalil-dalil yang menganjurkan umat muslim untuk melaksanakan shalat sunnah. Salah satunya pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Habibah, Istri Nabi Muhammad SAW :

“Tidaklah seorang muslim mendirikan shalat sunnah, ikhlas karena Allah, sebanyak 12 rakaat selain shalat fardhu, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.” ( HR. Muslim )

Keutamaan Shalat Sunnah

Banyak kaum muslimin yang belum tahu keutamaan shalat sunnah. Sebab shalat ini kerapkali dianggap sepeleh karena hukumnya hanya "Sunnah" jadi tidak masalah jika tidak dikerjakan. Secara tidak langsung, mereka telah menyepelehkan sunnah Nabi SAW sendiri, padahal keutamaan dan manfaatnya sangat besar bagi yang melaksanakannya.

Di antara keutamaan shalat sunnah yakni disempurnakannya kekurangan shalat kita ketika dihari hisab kelak, seperti disampaikan dari Abu Hurairah Hurairah RA, dia berkata Rasulullah SAW bersabda: 

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمُ الصَّلَاةُ ) ، قَالَ : ( يَقُولُ رَبُّنَا جَلَّ وَعَزَّ لِمَلَائِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ : انْظُرُوا فِي صَلَاةِ عَبْدِي أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا ؟ فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً ، وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا ، قَالَ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ؟ فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ ، قَالَ : أَتِمُّوا لِعَبْدِي فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ ، ثُمَّ تُؤْخَذُ الْأَعْمَالُ عَلَى ذَاكُمْ

"Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali akan dihisab kelak pada hari kiamat adalah sholatnya. "Rasulullah melanjutkan," Allah SWT berfirman kepada para malaikat-Nya, sedangkan dia lebih mengetahui. Lihatlah sholat hamba-Ku, sudahkah dia melaksanakannya dengan sempurna ataukah terdapat kekurangan?'Bila ibadahnya telah sempurna maka tuliskanlah untuknya pahala yang sempurna pula, namun bila ada sedikit kekurangan darinya, maka Allah berfirman, "Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki sholat sunnah dan bila dia memiliki sholat sunnah maka Allah berfirman sempurnakanlah untuk hamba-Ku kekurangannya pada sholat wajib dengan sholat sunnahnya. Demikian semua ibadah akan menjalani proses yang serupa."

Syekh Muhammad bin Suud Al Arifi memberi tanggapan mengenai hadits ini dalam bukunya yang berjudul "Air Mata Di Ujung Malam; Sebuah Potret Ibadah Malam Nabi SAW dan Salafus Salih", beliau mengatakan hadis ini menjelaskan suatu hikmah tentang disyariatkannya sholat sunnah.

Jadi jika ada yang mengatakan "ini hanya sunnah" maka hal tersebut sangat salah.

Shalat Munfarid atau Berjama'ah

Pada umumnya, kaum muslimin yang tidak memiliki pengetahuan islam yang baik hanya mengetahui bahwa shalat berjama'ah hanya diperbolehkan disaat shalat fardhu 5 saja (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya). Dan shalat sunnah berjama'ah yang diketahui yakni shalat Hari Raya Idul fitri dan Idul Adha.

$ads={1}

Padahal Shalat Sunnah yang diperbolehkan berjama'ah tidak sebatas itu saja, namun sebelum itu kami akan menjelaskan mengenai " Apa itu Shalat Munfarid atau Berjama'ah? "

Pengertian dan Penjelasan Apa itu  Shalat Munfarid atau Berjama'ah?

Shalat sunnah merupakan Shalat yang dianjurkan oleh Rasulullah Shallallau 'alaihi wa sallam jika kita ingin mendapatkan pahala yang lebih. Namun jika kita tidak ingin melaksanakan Shalat sunnah maka tidak mendapat dosa. Didalam Shalat sunnah sendiri terbagi menjadi 3, yaitu berjamaah, munfarid serta munfarid dan berjamaah. Selengkapnya, sobat rumah-muslimi bisa melihat penjelasannya di bawah ini:

Shalat Sunnah yang dapat dilaksanakan Secara Munfarid atau berjamaah

Adapun Shalat sunnah yang dapat dilaksanakan Secara Munfarid atau berjamaah antara lain :

  1. Salat tarawih.
  2. Salat witir.
  3. Salat Duha.
  4. Salat tahajud.
  5. Salat tasbih.

Penjelasan Mengenai Shalat Munfarid


1. Pengertian dan Penjelasan Shalat sunnah munfarid dan berjamaah

- Shalat  sunnah yang boleh dikerjakan sendiri atau berjamaah (berkelompok), yang meliputi

- Shalat tarawih.
Shalat  tarawih adalah Shalat  yang biasa kita selama bulan ramadhan. Hukumnya yaitu sunnah mu’akkad artinya sunnah yang dikuatkan. Batasnya setelah shalat isya' hingga terbit fajar.

- Shalat  witir
Shalat witir adalah Shalat  dengan bilangan yang ganjil. Bilangan ganjil tersebut dapat meliputi 1, 3, 5, 7, 9 atau 11 rakaat). Hukum melaksanakan salat witir adalah sunnah mu’akkad artinya sunnah yang dikuatkan. Batasnya setelah salat isya’ hingga fajar subuh.
$ads={2}

- Shalat  dhuha
Nama lain dari Shalat  dhuha adalah Shalat  awwabin dhuha. Shalat  yang dikerjakan ketika matahari sudah mulai naik hingga menjelang Shalat  zuhur.

- Shalat  tahajjud
Shalat  tahajjud ini adalah bagian dari qiyamullail (salat malam). Shalat  tahajjud ini merupakan salah satu Shalat yang mulia dibanding yang lain.

- Shalat  tasbih
Sesuai dengan namanya, maka Shalat  tasbih adalah shalat dengan memperbanyak membaca tasbih sebanyak 300 kali didalam shalat.

2. Pengertian shalat sunnah berjamaah dan Penjelasannya

shalat yang dikerjakan secara bersama-sama, yang meliputi

- shalat idul fitri
shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu hari raya idul fitri di pagi hari.

- shalat idul adha
shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu hari raya idul adha di pagi hari.

- shalat kusuf
shalat sunnah ketika terjadinya gerhana matahari.

- shalat khusuf
shalat sunnah ketika terjadinya gerhana bulan.

- shala tistisqa'
shalat sunnah untuk memohon agat diturunkan hujan. Salat ini biasa dilakukan ketika musim kemarau yang kekurangan air.

3. Pengertian Shalat munfarid dan Penjelasannya

shalat ini dikerjakan secara individu atau per-orangan, yang meliputi

- shalat rawatib
shalat rawatib adalah shalat yang mengiringi shalat fardhu. shalat ini terbagi menjadi 2 yaitu mu’akkad (yang sangat dianjurkan) dan ghairu muakkad (cukup dianjurkan).

- shalat tahiyatul masjid
shalat tahiyatul masjid adalah shalat yang dilakukan untuk menghormati masjid.

- shalat istikhara
shalat istikhara adalah shalat untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT agar di mudahkan dalam memilih suatu keputusan.

Itulah penjelasan yang dapat kami uraikan, semoga ada manfaatnya untuk sobat rumah-muslimin. Jangan lupa sesempatnya untuk menjalankan shalat sunnah, karena begitu banyak kemuliaan di dalamnya, tentunya jangan dianggap remeh temeh yah!

Demikian Artikel " Shalat Sunnah yang dapat dilaksanakan Secara Munfarid atau berjamaah "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah - 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama