Asbabul Wurud Hadits: Seorang Mukmin Tidak Terperosok Dua Kali ke dalam Lubang yang sama

ASBABUL WURUD HADITS: SEORANG MUKMIN TIDAK TERPEROSOK DUA KALI KE DALAM LUBANG YANG SAMA

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Seorang petempur dan juga penyair musyrik bernama Abu Azzah al-Jumahi, tertawan dalam Perang Badar. Kemudian ia minta dispensasi kepada Nabi shallallohu ‘alayhi wa sallam, untuk dibebaskan tanpa tebusan dgn alasan miskin dan banyak punya anak perempuan. Hati Nabi shallallohu ‘alayhi wa sallam menjadi iba (lunak), akhirnya Abu Azza dilepaskan dengan perjanjian.

Ketika Abu Azzah tiba di Mekah, ia ingkar janji dengan kembali bergabung bersama kaum musyrikin, tidak hanya itu, ia juga mendiskreditkan Nabi dan kaum muslimin dengan syair-syair, serta bergabung bersama kaum musyrikin untuk berperang melawan Rasulullah shallallohu ‘alayhi wa sallam dan kaum muslimin dalam peperangan berikutnya (Perang Uhud).

Takdir menghendaki Abu Azzah tertawan dalam perang Hamra al-Assad (Kelanjutan Perang Uhud yg bertujuan untuk mengejar Quraisy dan mencegah mereka yang berniat kembali menghancurkan kaum Muslimin di Madinah serta meningkatkan moral para sahabat setelah “kekalahan” dalam Perang Uhud. Kaum Quraisy melarikan diri karena takut kepada kaum Muslimin.

$ads={1}

Lalu Abu Azzah minta dikasihani lagi kepada Rasulullah shallallohu ‘alayhi wa sallam seperti yang dilakukan pada Perang Badar, tetapi kali ini permintaannya tidak diluluskan, bahkan Nabi shallallohu ‘alayhi wa sallam menegaskan bahwa jangan sampai ia nanti mengatakan pada masyarakat Mekkah “Saya telah menipu Muhammad dua kali!” Lalu keluarlah hadits dari Baginda shallallohu 'alayhi wa sallam ,“Seorang Mukmin tidak terperosok dua kali ke dalam lubang yang sama.” [HR. Bukhari dan Muslim].

Akhirnya Rasulullah shallallohu ‘alayhi wa sallam memerintahkan kepada Zaid bin Haritsah (atau Ali bin Abi Thalib) untuk mengeksekusi mati Abu Azzah.

Ini contoh kerahmatan dan belas kasih baginda Rasulullah shallallohu ‘alayhi wa sallam pada kasus yang pertama dan ketegasan serta kebijakannya pada kasus yang kedua.

Oleh: Ustadz Amiruddin Thamrin

Demikian Artikel " Asbabul Wurud Hadits: Seorang Mukmin Tidak Terperosok Dua Kali ke dalam Lubang yang sama "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama