Mengulas Bacaan Al-Qur'an Habib Umar Ketika Shalat

MENGULAS BACAAN AL-QUR'AN HABIB UMAR KETIKA SHALAT

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Video ceramah Al Habib Umar dapat kita temui di media sosial, salah satunya platform Youtube. Beberapa channel youtube mengunggah video Habib Umar ketika sedang melaksanakan sholat. Banyak netizen yang menyalahkan bacaan Qur'an yang dilantunkan oleh Habib Umar, bahkan tak sedikit dari mereka menghujat karena menganggap Habib Umar tidak paham ilmu tajwid.

Gus Tsabit Abi Fadhil dalam akun facebooknya menuliskan percakapan dengan Habib Muhammad Muthohar mengenai bacaan Al-Qur'an Habib Umar bin hafidz ketika sholat untuk diminta tanggapi. Berikut isi postingannya:

Saya : Bib.. Habib Umar bin hafidz itu  gimana ya bib soal bacaan alQur'an beliau?

Kan sering kita dengar bacaan Quran beliau itu biasa saja bahkan sering menjadi bahan bullian wahabi? 

Habib Muhammad Muthohar : 

Pertama bahwa membaca alquran dalam sholat menggunakan tajwid itu ikhtilaf, ada perbedaan pendapat, ada yang mewajibkan ada yang tidak.. 

Kedua Habib Umar itu menitik beratkan pada dzauqnya (rasanya), lebih menitik beratkan maknanya bukan sebatas tajwid dzohirnya, lagi pula makhrojnya bener kan? 

kalau kita kebanyakan kan fokusnya di tajwidnya bagus2an lagu, bagus2an suara, sedangkan orang tarim pada umumnya tidak, mereka lebih fokus dzauqnya.. 

Makanya sering kita dengar Habib Umar mengulang ulang bacaannya dalam satu ayat atau setengah ayat, ya karena memang beliau lebih konsentrasi ke dzauqnya.. 

Habib Umar itu alim, bahkan allamah, wong banget alime, orang yang sangat alim, kitab tajwid seperti tuhfatul athfal jazariyah dll itu sudah khatam sudah !! Jadi bukannya beliau itu nggak bisa tajwid, beliau bisa, karena memang beliau alim allamah.. 

Faham ya? 

Saya : Faham bib faham..

$ads={1} 

Oleh: Gus Tsabit Abi Fadhil

Demikian Artikel " Mengulas Bacaan Al-Qur'an Habib Umar Ketika Shalat "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama