Perbedaan Pendapat Ulama Seputar Ismul A'dzom

PERBEDAAN PENDAPAT ULAMA SEPUTAR ISMUL A'DZOM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Masih berkenaan dengan Ismul A'dzom. Selain yang disebutkan Imam Ghozali di tulisan kemarin, masih banyak versi pendapat tentang Ismul A'dzom di kalangan ulama. 

Dikutip dari PISS-KTB, grup dan web rujukan Aswaja (Ahlu Sunnah Wal Jamaah) kesukaan kita semua, disebutkan dalam kitab Tafsir Istirobadi bahwa Gusti Allah mempunyai 4.000 nama : Yang 1.000 nama dari 4.000 nama Gusti Allah itu, tidak ada yang tahu selain Gusti Allah sendiri. Yang 1.000 tidak ada yang tahu selain malaikat. Yang 1.000 di Lauhul Mahfudz. Yang 300 dalam kitab Taurot. Yang 300 dalam kitab Injil. Yang 300 dalam kitab Zabur. Dan yang 100 dalam  kitab Al Qur'an, dimana cuma 99 yang dzohir sedang yang satu samar yaitu Ismul A'dzom. Tidak ada yang tahu kecuali para Nabi dan Rasul.

Sedang dalam kitab Fathul Bari Syarah Shahih Bukhori dijelaskan bahwa Masalah Ismul A'dzom, para ulama' berbeda pendapat :

A. Ada beberapa ulama yang mengingkarinya, dalam artian tidak ada Asma Gusti Allah yang paling agung, karena semua Asma Gusti Allah itu agung jadi tidak boleh dibanding-bandingkan antara yang agung dan yang paling agung karena semuanya agung tidak ada yang lebih unggul antara yang satu dengan lainnya.

B. Al a'dzom dimaknai Asma Al 'Adziim. Pendapat ini didukung oleh Imam At Thobary, Imam Asy'ari, Imam Ibnu Hibban, Imam Al Baqilany dan lainnya.

C. Ada ulama yang berpendapat bahwa Ismul A'dzom hanya Gusti Allah yang tahu dan tidak diberitahukan kepada makhluk-Nya.

D. Ada juga ulama yang menetapkan Ismul A'dzom bahkan menyebutkannya pula

E. Namun dalam hal ini para ulama berbeda pendapat dan paling tidak ada 14 pendapat :

1. Ismul a'dzom adalah "Huwa". Pendapat ini dinukil oleh Imam Fakhrur Rozi dari ulama ahli kasyf.

2. Ismul A'dzom adalah "Allah", karena ini adalah nama yg tidak dipakai oleh selain Gusti Allah dan ini adalah asal dari Asmaul Husna.

$ads={1}

3. Ismul a'dzom adalah "Allah Ar Rahman Ar Rahim". Kemungkinan berdasarkan hadits riwayat Imam Ibnu Majah dari Siti Aisyah RA, namun haditsnya lemah.

4. Ismul a'dzom adalah "Ar Rahman Ar Rahim Al Hayyu Al Qoyyum". Berdasarkan hadits riwayat Imam Turmudzi dari Siti Asma' binti Yazid RA dan beliau menilai hadits hasan, namun penilaian ini masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

5. Ismul a'dzom adalah "Al Hayyu Al Qoyyum". Berdasarkan hadits riwayat Imam Ibnu Majah dari Sayyidina Abu Umamah RA. Pendapat ini juga di kuatkan oleh Imam Fakhrur Rozi.

6. Ismul a'dzom adalah "Al Hannan Al Mannan Badi'us Samawati Wal Ardh Dzul Jalaali Wal Ikrom". Berdasarkan hadits Sayyidina Anas bin Malik RA yg diriwayatkan Imam ahmad dan Imam Al Hakim, asalnya dari riwayat Imam Abu Dawud dan Imam An Nasa'i dan dishohihkan oleh Imam Ibnu Hibban.

7. Ismul a'dzom adalah "Badius Samawati Wal Ardh Dzul Jalaali Wal Ikrom". Berdasarkan haditsnya Imam Abu Ya'la dari jalurnya Imam As Sudi bin Yahya.

8. Ismul a'dzom adalah "Dzul Jalaali Wal Ikrom". Berdasarkan hadits riwayat Imam Tirmidizi dari Sayyidina Mu'adz bin Jabal RA.

9. Ismul a'dzom adalah "Allahu Laa Ilaaha Illa Huwa Al Ahad Ash Shomad Lam Yalid Wa lam Yuulad Wa Lam Yakun Lahu Kufuwan Ahad". Berdasarkan hadits riwayat Imam Abu Dawud, Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Ibnu Hibban dan Imam Al Hakim dari haditsnya Sayyidina Buraidah RA.

10. Ismul A'dzom adalah "Rabb Rabb". Berdasarkan hadits riwayat Imam Al Hakim dari Sayyidina Abu Darda' dan Sayyidina Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhum.

11. Ismul a'dzom adalah doanya Nabi Yunus AS yaitu "Laa Ilaaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadz Dzolimiin". Berdasarkan hadits riwayat Imam An Nasa'i dan Imam Al Hakim dari Sayyidina Fadholah bin Ubaid RA secara marfu' (disandarkan).

12. Ismul a'dzom adalah "Huwallahulladzii Laa Ilaaha Illa Huwa Robbul 'Arsyil Adzim". Dinukil oleh Imam Fakhrur Rozi dari Imam Ali Zainal Abidin.

13. Ismul a'dzom adalah tersembunyi dalam salah satu Asmaul Husna, berdasarkan hadits riwayat Siti Aisyah RA.

14. Ismul a'dzom adalah kalimat tauhid (Laa Ilaaha Illa Allah), yang dinukil oleh Imam Qodli 'Iyadl.

Baca Juga: Ijazah Shalawat Ismul Azhomij

Perbedaan pendapat ini belum termasuk pendapat ulama lain semisal Imam At Tustary, Imam Abu Yazid dan ulama lain. Saking banyaknya perbedaan, sehingga ada yang menyimpulkan bahwa Ismul A'dzom adalah semua Asma Gusti Allah yang bisa mendekatkan dirinya lebih intim dengan Gusti Allah. Sehingga Ismul A'dzom tiap wali dan tiap orang itu berbeda-beda.

Saya pribadi sih ikut Imam Ghozali seperti tulisan kemarin, karena sanad yang saya terima begitu. Monggo ikut siapa saja asal bisa diurut sanadnya, tidak sekedar tahu tapi juga mendalaminya dengan pemahaman ulama.

Mugi manfaat.

Oleh: Fahmi Ali N H

Demikian Artikel " Perbedaan Pendapat Ulama Seputar Ismul A'dzom "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama