Metode Mutqin Fiqih Madzhab Syafi'i oleh Syekh Musthafa Abdunnabi

METODE MUTQIN FIQIH MADZHAB SYAFI'I OLEH SYEKH MUSTHAFA ABDUNNABI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Metode Syekh Musthafa Abdunnabi dalam memahami dan memutqinkan fiqh mazhab Syafii :

1. Mula-mula bacalah satu kitab, kitab sederhana yaitu kitab "Durusun sahlah wa muharrarah filfiqhi 'ala mazhab asy-syafii" ; 'ibarohnya mudah namun menghimpun fiqh madzhab Syafii, . Baca secara cermat tanpa tergesa-gesa dalam kurun waktu tidak lebih dari 70 hari. 

2. Berikutnya cobalah dengarkan dars syekh Musthafa, Syarah yaqut nafis serta dihafal matannya. Karena kitab yaqut nafis ini mencakup hal-hal yang tidak kita temui dalam kitab-kitab dasar lainnya. Syekh Musthafa sendiri menjadikan yaqut nafis sebagai titik batu loncatan untuk masuk menyelami 'ibaroh kitab Minhaj at-thalibin dan lainnya. 

3. Pelajari dan baca kitab Mu'nis al-jalis milik beliau dengan cermat dan baik setelah mendengarkan rekaman atau video dars yaqut nafis beliau. 

4. Setelah semua rangkaian itu, cobalah muthala'ah Hasyiah al-Bajuri 'ala Ibni Qasim. Dalam tahap ini, cukup dua pertiga dari Hasyiah bajuri yang kamu pahami. 

Baca Juga: Khuf: Pengertian, Dalil, Syarat dan Tata Caranya

5. Muthala'ahlah hasyiah 'Ianah at-thalibin dan perhatikan dengan seksama hawasilnya (ibarat beliau dalam hasyiah tersebut : والحاصل كذا... wal-hasil kadza, kesimpulannya begini..), Karena kunci memahami 'Ianah itu terletak pada hawasilnya. 

6. Muthala'ahlah Hasyiah asy-Syarqawi 'ala tuhfah ath-tullab. 

7. Setelah rangkaian metode diatas dilaksanakan, maka ikuti Syarh Minhaj at-thalibin beliau sendiri. Inilah fase sebenarnya untuk tafaqquh madzhab. Sedangkan fase sebelum ini hanyalah persiapan dan pengantar saja. 

Sehingga syarh minhaj apapun yang digunakan dalam fase ini telah cukup dan memadai, namun dengan syarat kita musti menghafal taqrirat, keterangan-keterangan syekh yang disampaikan ketika dars tersebut. 

8. Terakhir, silahkan dengarkan Syarh Kanzu ar-raghibin (mahally) syekh sendiri. Alhamdulillah bi fadhlillah Syekh telah mengumpulkan penjelasan berbagai Syarh Minhaj muthawwalah dan lainnya dalam Syarh beliau ini. 

9. Syekh berharap diwaktu mendatang semoga diberikan kesempatan oleh Allah untuk mensyarh kitab 'umdatu as-salik lalu kitab at-tanbih milik syekh Abu Isyhaq asy-Syiradzi. Karena dengan dua Syarh ini kita tidak butuh lagi memuthala'ah kitab-kitab pada poin 4, 5 dan 6.

$ads={1}

Tambahan:

Syaikhuna al-Faqih Musthafa Abdunnabi -hafdizahullahu- menyebutkan bahwa manhaj dalam tartib kitab dalam mempelajari mazhab bukanlah suatu manhaj tauqifi, yang harus dimulai dengan kitab tertentu dan dilanjutkan dengan kitab tertentu. Tapi dia adalah suatu tajriby, adakalanya bagi masing-masing syekh memiliki pengalaman yang berbeda dalam memahami mazhab melalui kitab yang berbeda-berbeda, hal ini juga tergantung kepada kesiapan murid dan kesiapan syekh. 

Kami diawal sampai di Kairo mempelajari matan Aby Syuja dari awal lagi kemudian menghafalkannya sebagaiman yang pernah kami pelajari waktu di Pondok Pesantren, namun ketika berjumpa dengan syaikhuna, beliau mengajarkan al-Yaqut an-Nafis, memakasa kami untuk menghafal matan dan juga syarah dan taqrirat yang telah beliau tulis dalam syarahnya. Yang bahkan sebelum sampai ke Mesir dan bahkan sebelum berjumpa beliau kami tidak mengetahui kitab al-Yaqut an-Nafis. Kitab kecil yang sangat mufid sekali, beberapa keistimewaannya dari matan fikih lainnya adalah terstruktur, disebutkan defenisi, rukun, syarat dan ilustrasi dalam permasalahan, khususnya dalam kitab al-bay'.

Kemudian setelah itu beliau istruksikan untuk langsung menghafal minhaj sesuai dan sejalan dengan yang beliau syarh, tidak perlu singgah ke yang lain dulu seperti Zubad, Nihyatu at-tadrib dll sebagaiman manhaj sebagian masyaikh.

Semoga Allah menjaga para masyaikh kita yang telah menuntun kita kepada ilmu dan membimbing untuk kemudian nanti bisa berjalan sendiri.

Oleh: Afriul Zikri

Demikian Artikel " Metode Mutqin Fiqih Madzhab Syafi'i oleh Syekh Musthafa Abdunnabi "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama