9 Amalan Sunnah Ketika Bayi Baru Lahir

9 AMALAN SUNNAH KETIKA BAYI BARU LAHIR

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Anak adalah anugerah dari Allah Sang Pencipta Subhanahu Wata’ala ,nikmat yang begitu besar sehingga layak untuk kita sukuri, sebab ada banyak pasangan yang mengharapkan kehadiran sang buah hati namun ada beberapa dari mereka di karuniai setelah menunggu beberapa tahun dan bahkan ada yang di anugerahi pada usia senja sebagaimana kisah Siti Sarah istri nabi Ibrohim Alaihi salam.

Di dalam agama islam , Nabi Muhammad Shollollohu alaihi wasallam memberi tauladan yang nyata , yang nantinya menjadi kesunahan bagi kita sampai hari kiamat.

Berikut beberapa kesunahan pasca kelahiran dan manfaatnya :

1. Adzan dan iqomah

Di anjurkan adzan di telinga kanan bayi yang baru di lahirkan dan iqomah di telinga kiri. Dalam kitab Ianatut tholibin di sebutkan barang siapa yang mengamalkan kesunahan ini maka bayi tsb menjadi aman dari keburukan jin pengikut dan supaya suara yang menjadi pertama kalinya di dengar oleh buah hati adalah dzikr . Di samping manfaatnya adzan dan iqomah kepada buah hati, ada juga yang perlu di perhatikan yaitu sarat melaksanankannya. Bagi muadzin di saratkan seorang laki – laki beragama muslim sedangkan bayi yang hendak di kumandangkan adzan dan iqomah di haruskan anak dari keluarga muslim.

اعانة الطالبين ج ١ ص ٢٦٧-٢٦٨

ﻭﻳﺴﻦ اﻷﺫاﻥ ﻭاﻹﻗﺎﻣﺔ ﻓﻲ ﺃﺫﻧﻲ اﻟﻤﻮﻟﻮﺩ، ﻭﻳﻜﻮﻥ اﻷﺫاﻥ ﻓﻲ اﻟﻴﻤﻨﻰ ﻭاﻹﻗﺎﻣﺔ ﻓﻲ اﻟﻴﺴﺮﻯ.

ﻭﺫﻟﻚ ﻟﻤﺎ ﻗﻴﻞ: ﺇﻥ ﻣﻦ ﻓﻌﻞ ﺑﻪ ﺫﻟﻚ ﻟﻢ ﺗﻀﺮﻩ ﺃﻡ اﻟﺼﺒﻴﺎﻥ،

ﺃﻱ اﻟﺘﺎﺑﻌﺔ ﻣﻦ اﻟﺠﻦ، ﻭﻟﻴﻜﻮﻥ ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﻳﻘﺮﻉ ﺳﻤﻌﻪ ﺣﺎﻝ ﺩﺧﻮﻟﻪ ﻓﻲ اﻟﺪﻧﻴﺎ اﻟﺬﻛﺮ.

ﻭﻳﺸﺘﺮﻁ ﻓﻲ اﻟﻤﺆﺫﻥ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺫﻛﺮا ﻣﺴﻠﻤﺎ

ﻭﻓﻲ اﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻭﻟﺪ ﻣﺴﻠﻢ، ﻷﻥ اﻷﺫاﻥ ﻣﻦ ﺟﻤﻠﺔ ﺃﺣﻜﺎﻡ اﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺃﻭﻻﺩ اﻟﻜﻔﺎﺭ ﻣﻌﺎﻣﻠﻮﻥ ﻣﻌﺎﻣﻠﺔ ﺁﺑﺎﺋﻬﻢ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺇﻥ ﻭﻟﺪﻭا ﻋﻠﻰ اﻟﻔﻄﺮﺓ.

Dalam mengumandangkan adzan tidak ada anjuran mengeraskan suara dan menoleh karena tidak ada faedahnya dalam masalah ini.

اعانة الطالبين ج ١ ص ٢٧٥

ﺃﻣﺎ اﻷﺫاﻥ ﻓﻲ ﺃﺫﻥ اﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﻓﻼ ﻳﻄﻠﺐ ﻓﻴﻪ ﺭﻓﻊ ﻭﻻ اﻟﺘﻔﺎﺕ ﻟﻌﺪﻡ ﻓﺎﺋﺪﺗﻪ.

ﺃﻓﺎﺩﻩ ﺷ ﻗ.

اعانة الطالبين ج ٢ ص ٣٨٤

(ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﺇﻥ ﻳﺆﺫﻥ) ﺃﻱ: ﻭﺳﻦ ﺃﻥ ﻳﺆﺫﻥ ﺃﻱ ﻭﻟﻮ ﻣﻦ اﻣﺮﺃﺓ، ﺃﻭ ﻛﺎﻓﺮ، ﻭﺫﻟﻚ ﻟﺨﺒﺮ اﺑﻦ اﻟﺴﻨﻲ: ﻣﻦ ﻭﻟﺪ ﻟﻪ ﻣﻮﻟﻮﺩ ﻓﺄﺫﻥ ﻟﻪ ﻓﻲ ﺃﺫﻧﻪ اﻟﻴﻤﻨﻰ، ﻭﺃﻗﺎﻡ ﻓﻲ اﻟﻴﺴﺮﻯ، ﻟﻢ ﺗﻀﺮﻩ ﺃﻡ اﻟﺼﺒﻴﺎﻥ، ﺃﻱ اﻟﺘﺎﺑﻌﺔ ﻣﻦ اﻟﺠﻦ ﻭﻫﻲ اﻟﻤﺴﻤﺎﺓ ﻋﻨﺪ اﻟﻨﺎﺱ ﺑﺎﻟﻘﺮﻳﻨﺔ..، ﻭﻻﻧﻪ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ -: ﺃﺫﻥ ﻓﻲ ﺃﺫﻥ ﺳﻴﺪﻧﺎ اﻟﺤﺴﻴﻦ ﺣﻴﻦ ﻭﻟﺪﺗﻪ ﻓﺎﻃﻤﺔ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ.

ﻭﻟﻴﻜﻮﻥ ﺇﻋﻼﻣﻪ ﺑﺎﻟﺘﻮﺣﻴﺪ ﺃﻭﻝ ﻣﺎ ﻳﻘﺮﻉ ﺳﻤﻌﻪ ﺣﻴﻦ ﻗﺪﻭﻣﻪ ﺇﻟﻰ اﻟﺪﻧﻴﺎ ﻛﻤﺎ ﻳﻠﻘﻦ ﻋﻨﺪ ﺧﺮﻭﺟﻪ ﻣﻦ اﻟﺪﻧﻴﺎ -، ﻭﻟﻤﺎ ﻓﻴﻪ ﻣﻦ ﻃﺮاﺩ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﻋﻨﻪ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﺪﻳﺮ ﻋﻨﺪ ﺳﻤﺎﻉ اﻷﺫاﻥ.

$ads={1}

2. Surat Al Ikhlas

Setelah di kumandangkan adzan dan iqomah di telinga si buah hati, selanjutnya ada kesunahan membaca surat Al Ikhlas di telinga kanan si buah hati karena terdapat hadis di dalam kitab musnad Abi Rozin menyebutkan bahwa nabi membacakan surat Al Ikhlas di telinga (kanan) bayi yang baru di lahirkan.

ﻭﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻳﻘﺮﺃ ﺳﻮﺭﺓ اﻹﺧﻼﺹ ﺃﻱ ﻭﺳﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﺮﺃ ﺳﻮﺭﺓ اﻹﺧﻼﺹ، ﻟﻤﺎ ﻓﻲ ﻣﺴﻨﺪ ﺃﺑﻲ ﺭﺯﻳﻦ ﺃﻧﻪ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ -: ﻗﺮﺃ ﻓﻲ ﺃﺫﻥ ﻣﻮﻟﻮﺩ ﺳﻮﺭﺓ اﻹﺧﻼﺹ، ﻭاﻟﻤﺮاﺩ ﺃﺫﻧﻪ اﻟﻴﻤﻨﻰ.

3. Surat Al Qadr

Di dalam kitab Ianah, di nuqil dari syeikh Ad Dairobi bahwa di sunahkan juga membaca (ﺇﻧﺎ ﺃﻧﺰﻟﻨﺎﻩ)  atau di kenal dengan nama surat Al Qodr di telinga kanan bayi karena barang siapa melakukannya maka Allah menjamin bayi tsb terhindar dari zina seumur hidup.

ﻭﻧﻘﻞ ﻋﻦ اﻟﺸﻴﺦ اﻟﺪﻳﺮﺑﻲ ﺃﻧﻪ ﻳﺴﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﺮﺃ ﻓﻲ ﺃﺫﻥ اﻟﻤﻮﻟﻮﺩ اﻟﻴﻤﻨﻰ: (ﺇﻧﺎ ﺃﻧﺰﻟﻨﺎﻩ) ﻷﻥ ﻣﻦ ﻓﻌﻞ ﺑﻪ ﺫﻟﻚ ﻟﻢ ﻳﻘﺪﺭ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﺯﻧﺎ ﻃﻮﻝ ﻋﻤﺮﻩ.

4. Ayat Perlindungan

Di anjurkan juga membaca di telingan kanan bayi ayat perlindungan yaitu 

إِنِّىٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ

(ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﺁﻳﺔ ﺇﻧﻲ اﻟﺦ) ﺃﻱ ﻭﺳﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﺮﺃ ﻫﺬﻩ اﻵﻳﺔ ﻭﻫﻲ:  (ﺇﻧﻲ

ﺃﻋﻴﺬﻫﺎ ﺑﻚ ﻭﺫﺭﻳﺘﻬﺎ ﻣﻦ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ اﻟﺮﺟﻴﻢ)

5. Memberikan Nama yang baik dan bermanfaat

Sunah ke-lima bayi baru lahir adalah memberi nama yang memiliki arti yang baik dan bagus. Memberi nama adalah salah satu sunnah bayi baru lahir yang paling penting untuk dilakukan bagi bayi yang baru lahir. Nama tersebut mesti mengandung doa dan harapan dari orang tua kepada buah hatinya.

Orang tua muslim harus menamai anaknya sesuai dengan sunnah Islam, yaitu dengan nama yang indah dan terhormat.

Seperti yang dijelaskan dalam QS. Maryam ayat 7 :

" Hai Zakaria, Sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya. Yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan Dia. "

Hal ini juga tertuang dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

" Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama kalian dan nama bapak – bapak kalian. Maka baguskanlah nama – nama kalian. "

6. Aqiqah pada Hari Ketujuh Kelahiran

Sunnah ke-enam untuk bayi baru lahir adalah aqiqah. Di antara hak bayi yang baru lahir dalam Islam adalah aqiqah atau penyembelihan hewan yang merupakan bagian dari ajaran Nabi Ibrahim. Menurut sunnah bayi yang baru lahir, seorang bayi laki-laki bernilai setara dengan dua ekor kambing, sedangkan seorang bayi perempuan bernilai hanya satu ekor kambing.

$ads={2}

Abdullah bin al-As meriwayatkan bahwa Nabi pernah bersabda: 

"Kepada siapa pun seorang anak lahir dan dia ingin melakukan pengorbanan Aqiqah atas nama itu, dia harus mengorbankan dua kambing untuk seorang anak laki-laki dan satu kambing untuk seorang anak perempuan,” Hadits Abu Daud.

Namun, jika orang tua tidak mampu menyembelih dua ekor kambing untuk satu bayi, satu ekor kambing pun tidak masalah.

Waktu Aqiqah sendiri berlangsung pada hari ketujuh. Jika tidak dapat dilakukan pada hari itu, makanlah pada hari keempat belas, tetapi jika tidak dapat dilakukan pada hari kedua puluh satu juga.

Imam Ahmad berkata: “ Disembelih pada hari ketujuh, jika tidak dilakukannya, maka pada hari keempat belas dan jika tidak dilakukannya, maka pada hari kedua puluh satu.”

Saat melakukan aqiqah sendiri ada beberapa aturan. Kambing yang dikorbankan harus berumur lebih dari satu tahun dan tidak boleh pendek. Jika yang dikorbankan adalah domba atau domba, maka umurnya harus satu tahun atau lebih.

Namun, jika tidak ada domba yang berumur satu tahun, maka diperbolehkan menyembelih domba yang berumur kurang dari satu tahun.

Dalam pembagian aturannya sama dengan pembagian kurban, yaitu dianjurkan untuk membagi daging kurban dalam tiga bagian. Sepertiga dimakan oleh orang yang berkurban, sepertiga diberikan kepada fakir miskin, dan sepertiga diberikan kepada kerabat dan tetangga.

“Makanlah, berikanlah kepada orang lain dan janganlah kamu pecahkan tulangnya,”

Dia juga berkata: " Dipotong anggota badannya, namun tulangnya tidak dipecahkan.” (HR. Hakim dalam Mustadrak, ia berkata “Shahih isnadnya” dan disepakati oleh adz-Dzahabiy)

7. Di Sowankan (bawa) Kepada Orang Sholih

Ulama berkata “di anjurkan membawa buah hati bertamu kepada orang yang sholih dan bertakwa untuk di mintakan doa utuk si buah hati dan di mintakan mentahnik”. Tahnik adalah mengunyah dengan kurma atau manisan lalu menggosokkannya di langit-langit mulut buah hati supaya sesuatu turun ke perutnya.

الفقه المنهجي ج ٣ ص ٦٢

ﻗﺎﻝ اﻟﻌﻠﻤﺎء: ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺣﻤﻞ اﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﺑﻌﺪ ﻭﻻﺩﺗﻪ ﺇﻟﻰ ﺃﻫﻞ اﻟﺼﻼﺡ ﻭاﻟﺘﻘﻮﻯ، ﻟﺘﺤﻨﻴﻜﻬﻢ، ﻭاﻟﺪﻋﺎء ﻟﻬﻢ ﺑﺎﻟﺨﻴﺮ ﻭاﻟﺒﺮﻛﺔ.

حاشية البجيرمي ج ٤ ص ٣٠٣

ﻭﺃﻣﺎ اﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﻭﻫﻲ تحنيكه ﺑﺘﻤﺮ ﺑﺄﻥ ﻳﻤﻀﻎ ﻭﻳﺪﻟﻚ ﺑﻪ ﺣﻨﻜﻪ ﺩاﺧﻞ اﻟﻔﻢ ﺣﺘﻰ ﻳﻨﺰﻝ ﺇﻟﻰ ﺟﻮﻓﻪ ﺷﻲء ﻣﻨﻪ «ﻓﻸﻧﻪ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺃﺗﻲ ﺑﺎﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻃﻠﺤﺔ ﺣﻴﻦ ﻭﻟﺪ ﻭﺗﻤﺮاﺕ ﻓﻼﻛﻬﻦ ﺛﻢ ﻓﻐﺮ ﻓﺎﻩ ﺛﻢ ﻣﺠﻪ ﻓﻴﻪ ﻓﺠﻌﻞ ﻳﺘﻠﻤﻆ ﻓﻘﺎﻝ – ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺣﺐ اﻷﻧﺼﺎﺭ اﻟﺘﻤﺮ ﻭﺳﻤﺎﻩ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ» ﺭﻭاﻩ ﻣﺴﻠﻢ ﻭﻗﻴﺲ ﺑﺎﻟﺘﻤﺮ اﻟﺤﻠﻮ ﻭﻓﻲ ﻣﻌﻨﻰ اﻟﺘﻤﺮ اﻟﺮﻃﺐ

8. Mencukur Rambut

Sunnah berikutnya bagi bayi yang baru lahir adalah mencukur rambutnya. Mencukur rambut bayi yang baru lahir adalah bagian dari aqiqah. Ini juga merupakan tradisi yang masih berlaku di sebagian besar negara-negara Islam di dunia.

Jumlah rambut yang dicukur harus setara dengan perak dan emas, yang kemudian disumbangkan kepada orang yang membutuhkan.

Saat mencukur rambut si kecil, ternyata ada aturan yang tidak boleh dilanggar. Kita dilarang mencukur dengan modal qaza' atau yang biasa disebut dengan mencukur sebagian rambut di kepala dan meninggalkan sebagian lainnya. Beberapa tindakan mencukur rambut yang disebut qaza' adalah;

  • Mencukur rambut secara acak
  • Cukur bagian tengah kepala dan sisakan bagian pinggirannya.
  • Cukur pinggir kepala dan biarkan bagian tengahnya.
  • Cukur bagian depan kepala Anda dan biarkan bagian belakang.

9. Sunat


Nah, Sunnat bukanlah sunnah bagi bayi yang baru lahir. Sunat laki-laki dalam Islam adalah wajib karena alasan kebersihan. Sunat menghilangkan beberapa penyakit potensial di masa depan ketika bayi sudah dewasa. Sangat disarankan agar bayi disunat ketika ia baru lahir.

Dikisahkan oleh Abu Hurayah, saya mendengar Nabi berkata "Lima praktik adalah karakteristik dari Fitrah: sunat, mencukur rambut kemaluan, memotong kumis pendek, memotong kuku dan menipiskan rambut ketiak.” (HR. Bukhari)

9 kesunahan di atas di amalkan untuk si buah hati. Adapun kesunahan untuk ibu yang baru saja melahirkan adalah di anjurkan membaca ayat kursi dan ayat :

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

اعانة الطالبين ج ٢ ص ٣٨٥

(ﻗﻮﻟﻪ: ﻭﻳﻘﺮﺃ ﻋﻨﺪﻫﺎ اﻟﺦ) ﺃﻱ ﻭﺳﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﺮﺃ ﻋﻨﺪ اﻟﻤﺮﺃﺓ ﻭﻫﻲ ﺗﻄﻠﻖ، ﺁﻳﺔ اﻟﻜﺮﺳﻲ ﺇﻟﺦ، ﻭﻳﻘﺮﺃ ﺃﻳﻀﺎ ﺇﻥ ﺭﺑﻜﻢ اﻟﻠﻪ

اﻟﺬﻱ ﺧﻠﻖ اﻟﺴﻤﻮاﺕ ﻭاﻷﺭﺽ ﻓﻲ ﺳﺘﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﺛﻢ اﺳﺘﻮﻯ ﻋﻠﻰ اﻟﻌﺮﺵ ﻳﻐﺸﻲ اﻟﻠﻴﻞ اﻟﻨﻬﺎﺭ ﻳﻄﻠﺒﻪ ﺣﺜﻴﺜﺎ ﻭاﻟﺸﻤﺲ ﻭاﻟﻘﻤﺮ ﻭاﻟﻨﺠﻮﻡ ﻣﺴﺨﺮاﺕ ﺑﺄﻣﺮﻩ ﺃﻻ ﻟﻪ اﻟﺨﻠﻖ ﻭاﻷﻣﺮ ﺗﺒﺎﺭﻙ اﻟﻠﻪ ﺭﺏ اﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

Demikian ini adalah kesunahan yang di amalkan sesaat setelah melahirkan. Semoga bermanfaat .

Oleh: Shofiyyulloh Hilmi, Alumnus pesantren MIS Sarang dan Yanbu’ul Qu’an kudus dan berbagai sumber

Editor: Hendra, S

Demikian Artikel " 9 Amalan Sunnah Ketika Bayi Baru Lahir "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama