Nikah: Pengertian, Hukum, Rukun dan Syarat-syaratnya dalam Islam

NIKAH: PENGERTIAN, HUKUM, RUKUN DAN SYARAT-SYARATNYA DALAM ISLAM

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan menyebut Nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

الحمد لله رب العالمين. والصلاة والسلام على صاحب الوجه الحسن. محمد وآله وصحبه الى آخر الزمان.

Segala puji bagi Alloh, Tuhan seluruh manusia. Sholawat serta salam kepada sang pemilik wajah yang begitu indah, Baginda Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa Sallam, beserta keluarganya dan sahabat-sahabatnya hingga akhir zaman.

(أما بعد) فهذا كتاب السلاح في بيان النكاح.

Adapun selanjutnya, nama kitab ini adalah "Kitab Silah" yang menjelaskan masalah pernikahan.

(س) ما معنى النكاح؟

(ج) معنى النكاح لغة الوطء والجمع. ومعناه إصطلاحا عقد يتضمن اباحة وطء بلفظ انكاح او تزويج.

Apa makna nikah?

Jawab: Makna nikah secara bahasa adalah hubungan suami istri atau berkumpul. Adapun makna nikah secara istilah adalah aqad yang menyebabkan diperbolehkannya hubungan suami istri, dengan menggunakan ladadz "ingkah" (menikahkan), atau menggunakan lafadz "tazwij" (menikahkan).

(س) ما حكم النكاح؟

(ج) حكم النكاح إما واجب، وإما حرام، وإما مستحب، وإما مكروه. 

(1) فالواجب على من قويت شخوته وعلم أنه لو لم يتزوج لفعل الفاحشة، كما قال بعضهم: إذا قام الذكر عمي البصر وزال الحذر.

(2) والحرام كنكاح المعتدة والمحرم.

(3) والمستحب لمن تاقت نفسه وعلم أنه لو لم يتزوج لم يفعل الفاحشة ولكن لم يطمئن قلبه.

(4) والمكروه نكاح الحمقاء والسيئة الخلق والمطلقة وقد رغب مطلقها.

Bagaimana hukumnya nikah?

Jawab: Hukum nikah adakalanya wajib, adakalanya haram, adakalanya sunat dan adakalanya makruh. 

(1) Wajib: Yaitu bagi orang yang kuat syahwatnya, dan ia mengetahui, apabila ia tidak menikah, ia akan melakukan perbuatan keji. Sebagaimana perkataan ulama': "Apabila telah berdiri kemaluan seseorang, maka butalah matanya dan hilanglah sifat takutnya."

(2) Haram: Yaitu nikahnya wanita yang dalam masa iddah, dan nikahnya seseorang yang sedang ihrom haji atau umroh.

(3) Sunat: Yaitu nikahnya orang yang hatinya begitu ingin menikah. Tapi ia mengetahui, seandainya ia tidak menikah, ia tidak akan melakukan perbuatan keji. Akan tetapi, hatinya tidak ada ketenangan.

(4) Makruh: Nikahnya seseorang kepada wanita yang memiliki keterbelakangan (kumprung-jawa), atau wanita yang buruk akhlaqnya, dan menikahi wanita yang di talak, sementara bekas suaminya masih mencintainya.

وفي الخبر عن سيد البشر صلى الله عليه وسلم أنه قال: لا تتزوج: شهبرة، ولا لهبرة، ولا نهبرة، ولا هيدرة، ولا لفوتا، قال الإمام الخطابي الشهبرة الزرقاء البدية، واللهبرة الطويلة المهزولة، والنهبرة القصير الذيمة، والهيدرة العجوز المدبرة، واللفوة ذات الولد من غيرك.

Disebutkan dalam hadist dari Sayyidul Basyar / Pemimpinnya Manusia (Yaitu Baginda Nabi Muhammad) Shollallohu alaihi wa Sallam, sesungguhnya beliau bersabda: "Janganlah engkau menikahi:

- Syahbaroh.

- Lahbaroh.

- Nahbaroh.

- Haidaroh.

- Lafwah.

Imam Khotoby Rohmatulloh 'alaih menjelaskan:

- Syahbaroh adalah: Wanita yang kelabu dan berasal dari badui.

- Lahbaroh adalah: Wanita yang tinggi serta kurus (lemah).

- Nahbaroh adalah: Wanita yang cebol, gemuk dan besar pantatnya.

- Haidaroh adalah: Wanita yang sudah tua renta dan memiliki luka.

- Lafwah adalah: Wanita yang memiliki anak dari hasil perzinaan. 

(س) ما المقصود من النكاح؟

(ج) المقصود منه الإستمتاع بالمرأة الجميلة، وغض البصر عما لا يحل النظر، والولد الصالح يدعوله.

Apa tujuan nikah?

Jawab: Tujuan nikah adalah bersenang-senang dengan istri yang rupawan. Serta bertujuan menjaga pandangan dari perkara yang tidak halal di lihat. Serta bertujuan pula agar memiliki anak yang sholeh yang akan mendo'akan kedua orang tuanya.

(س) كم أركان النكاح؟

(ج) أركان النكاح خمسة: زوج، وزوجة، وولي، وشاهدان، وصيغة.

Ada berapa rukun-rukun nikah?

Jawab: Rukun-rukun nikah ada 5, yaitu:

1. Suami.

2. Istri.

3. Wali.

4. Dua saksi, dan

5. Seghot (ijab qobul).

(س) كم شروط الزوج؟

(ج) شروط الزوج خمسة: أن يكون ذكرا يقينا وأن يكون معينا، وأن لا يكون محرما بحج أو عمرة، وأن لا يكون محرما للمرأة، وأن لا تكون عنده أربع زوجات إن كان حرا وزوجتان إن كان رقيقا.

Ada berapa syarat-syaratnya pengantin laki-laki?

Jawab: Syaratnya pengantin laki-laki ada 5, yaitu:

1. Benar-benar seorang pria.

2. Calon pengantin laki-laki telah mu'ayyan/ditentukan.

3. Tidak dalam keadaan ihrom untuk haji atau umroh.

4. Bukan mahrom dari calon istri.

5. Bukan laki-laki yang telah memiliki 4 istri jika ia merdeka, atau 2 istri jika ia budak.

(تنبيه)

لا يشترط يسار الزوج بمؤنة النكاح لقوله تعالى: (إن يكونوا فقرآء يغنيهم الله من فضله) ولكن ينبغى أن يكون  موسرا بالمؤنة وهي المهر والنفقة والكسوة والمسكن.

(PERINGATAN)

Bagi calon suami tidak disyaratkan ia orang yang mampu dengan biaya aqad nikah. Karena Alloh Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman:

إن يكونوا فقرآء يغنيهم الله من فضله 

Artinya:

"Jika orang-orang tersebut termasuk orang-orang yang faqir, maka dengan anugrah-Nya, Alloh akan memberikan kekayaan pada mereka."

Akan tetapi seyogyanya, calon suami adalah orang yang mampu dengan biaya pernikahan. Yang dimaksud biaya pernikahan disini adalah:

1. Mahar/Maskawin.

2. Nafkah.

3. Pakaian.

4. Rumah.

(س) كم شروط الزوجة؟

(ج) شروط الزوجة خمسة: أن تكون امرأة، وأن تكون معينة، وأن لا تكون محرمة بحج أو عمرة، وأن لا تكون محرما للزوج، وأن لا تكون في عدة أو نكاح.

Soal: Ada berapa syarat-syaratnya calon pengantin perempuan?

Jawab: Syaratnya calon pengantin perempuan ada 5, yaitu:

1. Seorang wanita.

2. Calon istri sudah ditentukan.

3. Tidak dalam keadaan ihrom haji atau umroh.

4. Bukan mahrom dari calon suami.

5. Tidak dalam masa iddah atau masih dalam ikatan pernikahan.

(تنبيه) 

المحرم بضم الميم وسكون الحاء وكسر الراء: من أحرم بالحج أو العمرة، والمحرم بفتح الميم وسكون الحاء وفتح الراء: من حرم نكاحها بنسب او رضاع او مصاهرة.

(PERINGATAN)

Lafadz مُحْرِم, dengan huruf mim yang di dhommah, huruf ha' yang di sukun, dan huruf ro' yang di kasroh, adalah: Orang yang melakukan ihrom, baik ihrom haji ataupun umroh.

Lafadz مَحْرَم, dengan huruf mim yang di fathah, huruf ha' yang di sukun, dan huruf ro' yang di fathah, adalah: Seseorang yang harom dinikahi, disebabkan karena nasab, atau karena rodho', atau karena mushoharoh.

(س) كم شروط الولي؟

(ج) شروط الولي خمسة: ان يكون ذكرا، مسلما، وان يكون عادلا، وان يكون عاقلا، وان يكون بالغا، وان يكون مختارا.

Ada berapa syarat-syaratnya wali?

Jawab: Syaratnya wali ada 5, yaitu:

1. Laki-laki yang muslim.

2. Adil.

3. Berakal.

4. Baligh.

5. Kehendak sendiri.

(س) من الولي؟

(ج) الولي ابو المرأة، فجدها، فأخوها من الأب والأم او من الأب، فعمها كذالك، فالحاكم، ولا ولاية للأبعد مع وجود الأقرب.

Siapakah orang yang menjadi wali dalam pernikahan?

Jawab: Yang menjadi wali adalah ayahnya pengantin perempuan. Kemudian kakeknya. Kemudian saudara laki-lakinya si perempuan yang seayah seibu, atau hanya seayah saja. Kemudian pamannya dengan ketentuan sebagaimana saudara laki-laki tadi. Kemudian hakim.

Tidak bisa menjadi wali nikah seseorang yang posisi urutannya jauh, selama orang yang posisi urutannya lebih dekat dari dirinya masih ada.

(تنبيه)

يجوز للولي ان يتولي بنفسه او يوكل غيره ممن اتصف بصفة الولاية.

(PERINGATAN) 

Diperbolehkan bagi wali untuk menjadikan dirinya sebagak wali, atau mewakilkannya kepada orang lain, dengan ketentuan wakil tadi memenuhi syarat-syaratnya menjadi Wali).

(س) كم شروط الشاهدين؟

(ج) شروطهما كشروط الولي إلا انه يشترط ان يكونا سميعين بصيرين، ولا يشترط ان يكون سميعا بصيرا، فيجوز ان يكون اعمى واصم.

Apa syarat-syaratnya menjadi dua orang saksi dalam pernikahan? 

Jawab: Syarat untuk kedua saksi adalah sebagaimana syaratnya wali. Namun dengan tambahan syarat, keduanya bisa mendengar dan melihat. Adapun wali tidak disyaratkan bisa mendengar dan melihat. Sehingga diperbolehkan menjadi wali sekalipun ia tuli ataupun buta.

(تنبيه)

يشترط لكل ان يكون ناطقا، وان يكون حرا.

(PERINGATAN) 

Untuk wali dan dua orang saksi disyaratkan bisa berbicara serta merdeka/bukan budak.

(س) ما الصيغة؟

(ج) الصيغة هو الايجاب والقبول، فالايجاب قول الولي زوجتك بنتي فلانة بالمهر ريالين مثلا. والقبول قول الزوج قبلت نكاحها بالمهر المذكور.

Apa yang dimaksud dengan seghot?

Jawab: Seghot adalah ijab qobul. Ijab yaitu  ucapannya wali: "Aku menikahkan engkau dengan anak perempuanku dengan maskawin 2 real" (sebagai contoh). Swmentata qobul adalah ucapannya suami: "Saya menerima nikahnya dengan mahar tersebut."

(س) كم شروط الإيجاب؟

(ج) شروط الإيجاب إثنان: ان يكون بلفظ انكاح او تزويج، ولا يصح بلفظ اباحة او بيع، وان يكون من الولي او وكيله ولا يصح الايجاب من غيرهما.

Ada berapa syarat-ayaratnya ijab?

Jawab: Syaratnya ijab ada dua, yaitu:

1. Menggunakan lafadz "ingkah" (menikahkan) atau lafadz "tazwij" (mengawinkan). Tidak sah menggunakan lafadz "ibahah" (memperbolehkan) atau lafadz "bai' " (menjual).

2. Ijab berasal dari seorang wali atau wakilnya. Tidak sah ijab dari selain keduanya. 

(س) كم شروط القبول؟

(ج) شروط القبول اربعة: ان يكون متفقا بالايجاب، فلو قال الولي زوجتك هندا فقال الزوج قبلت تزويج دعد لم يصح، وان يكون بعد الايجاب وان لايحصل بينهما فصل طويل، او كلام اجنبي، وان يكون من الزوج او وكيله.

Ada berapa syarat-syaratnya qobul?

Jawab: Syarat-syaratnya qobul ada 4, yaitu:

1. Lafadz qobul sesuai dengan lafadz ijab. Maksutnya apabila wali mengatakan: "Saya menikahkan engkau dengan Hindun." Kemudian calon pengantin laki-laki berkata: "Saya menerima nikahnya Da'din", maka tidak sah.

2. Adanya qobul setelah ijab.

3. Tidak ada pemisah yang lama antara keduanya, atau adanya kalimat yang lain.

4. Qobul berasal dari calon pengantin laki-laki atau wakilnya.

(س) كم شروط صحة النكاح؟

(ج) اثنان: استكمال الاركان والشروط وفقد الموانع.

Ada berapa syaratnya nikah?

Jawab: Ada 2, yaitu:

1. Ketika syarat-syarat dan rukun-rukunnya sudah sempurna.

2. Tidak adanya hal-hal yang mencegah pernikahan.

(س) كم مبطلات النكاح؟

(ج) مبطلات النكاح اثنان: فقد ركن من الاركان، او شرط من الشروط، وارتداد من احد الزوجين.

Ada berapa perkara yang membatalakan nikah?

Jawab: Yang membatalkan nikah ada 2, yaitu:

1. Ketika tidak terpenuhinya satu rukun dari rukun-rukunnya nikah, ataupun satu syarat dari syarat-syaratnya nikah.

2. Adanya keraguan dari salah satu pengantin.

(س) ما الواجب على الرجل لزوجته وكم هو؟

(ج) الواجب عليه لها خمسة: مهر ونفقة وكسوة ومسكن ومعاشرة بمعروف.

Apa yang wajib bagi suami atas istrinya dan berapa banyak?

Jawab: Perkara yang wajib baginya ada 5, yaitu:

1. Maskawin.

2. Nafkah.

3. Pakaian.

4. Tempat tinggal.

5. Mempergaulinya dengan baik.

(س) ما الذي يجب على المرأة لزوجها وكم هو؟

(ج) الواجب عليها ثلاثة: طاعة له في نفسها فيما اباحه الله، وان لاتصوم نفلا، وان لا تخرج من بيت زوجها بغير اذن.

Apa yang wajib atas istri kepada suaminya dan berapa banyak?

Jawab: Kewajiban baginya ada 3, yaitu:

1. Taat kepada suaminya dalam urusan apapun yang diperbolehkan oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala. 

2. Tidak berpuasa sunah tanpa izin suaminya.

3. Tidak keluar dari rumah tanpa izin suaminya.

(تنبيه)

يحرم على الرجل الامتناع من الامور الواجبة عليه، ويحرم على المرأة النشوز، وبه يسقط الحقوق الواجبة لها حتى ترجع الى الطاعة، ويجب على الرجل تعليم زوجته فيما لابد منه من اركان الاسلام والايمان وما يجب من اداء مااوجبه الله واجتناب ما حرمه الله تعالى وفي التنزيل: وعاشروهن بالمعروف فان كرهتموهن فعسى ان تكرهوا شيئا ويجعل الله فيه خيرا كثيرا.

(PERINGATAN) 

Diharamkan bagi suami bermalas-malasan atas apa yang sudah menjadi kewajibannya.

Dan diharamkan bagi istri nusuz (purik, -jawa). Bila ia nusuz maka gugurlah hak-haknya hingga ia kembali taat.

Wajib pula bagi suami mengajari istrinya kepada perkara-perkara yang wajib baginya, seperti rukun Islam, rukun Iman, dan perkara-perkara yang telah di wajibkan oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala, serta menjauhi perkara-perkara yang diharamkan oleh Alloh Subhanahu wa Ta'ala.

Disebutkan dalam Al-Qur'anul Karim At-Tangzil:

وعاشروهن بالمعروف فان كرهتموهن فعسى ان تكرهوا شيئا ويجعل الله فيه خيرا كثيرا 

Artinya:

"Dan bergaulah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Alloh menjadikan kebaikan yang banyak padanya."(QS. An-Nisa', 19)

(س) الخطبة: بضم الخاء: واجبة او سنة؟

(ج) هي سنة في عقد النكاح، وواجب في صلاة الجمعة.

Membaca khutbah itu hukumnya wajib atau sunat?

Jawab: Hukumnya adalah sunat di dalam aqad nikah. Dan hukumnya wajib di dalam sholat jum'at.

(س) ما معنى الخطبة؟

(ج) معنى الخطبة لغة كلام منشور مسجع ومعناها اصطلاحا كلام مؤتلف من ثناء على الله وعلى رسول الله صلى الله عليه وسلم وحث على طاعتهما وتحذير على غرور الشيطان والدنيا، قال الله تعالى: من يطع الرسول فقد اطاع الله.

Apa arti dari khutbah?

Jawab: Arti khutbah secara bahasa adalah: Ucapan yang disampaikan dengan sajak. Adapun makna khutbah menurut istilah adalah: Ucapan yang tersusun dari pujian kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala, kepada Rosululloh Shollallohu alaihi wa Sallam, dan dorongan untuk taat kepada keduanya. Serta menakut-nakuti atas tipu daya syetan dan tipu daya dunia. Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

من يطع الرسول فقد اطاع الله 

Artinya: "Barang siapa yang taat kepada Rosul, maka sungguh ia telah taat kepada Alloh."

(س) من يخطب في النكاح؟

(ج) هو من يحضر في العقد، والأولى الولي ان احسن واجاد.

Siapakah yang membaca khotbah saat pernikahan?

Jawab: Yang membacanya adalah orang yang hadir dalam aqad nikah. Lebih utama jika yang membacanya adalah wali nikah, hal ini bila ia mampu melaksanakannya dengan baik.

(هذه خطبة النكاح)

التي انشأها الامام العلامة الشيخ حسن العطار رحمة الله عليه: الحمد لله مصور الاجنة في ظلم الارحام، جاعل النكاح سببا لبقاء النسل الانام، ووسيلة الى اشتباك الشعوب والاقوام. ناظم عقد الالفة بين الزوجين احسن نظام، وجاعل نظام العالم مربوطا بهذا الانتظام، احمده سبحانه وتعالى على هذه النعم العظام، واشكره ان لا اله الا الله وحده لا شريك له شهادة موصولة الى دار السلام، واشهد ان محمدا عبده ورسوله، وصفيه وخليله، القائل: حبب الي من دنياكم النساء والطيب، وجعلت قرة عيني في الصلاة صلى الله وسلم على محمد وعلى آله وصحبه ومن والاه.

(اما بعد) فان النكاح سنة مرغوبة، وطريقة محبوبة، لان به بقاء التناسل، ودوام التواصل، وقد قال تعالى: ومن اياته ان خلق لكم من انفسكم ازواجا لتسكنوا اليها وجعل بينكم مودة ورحمة، وقال تعالى: وانكحوا الايامى منكم والصالحين من عبادكم وامائكم ان يكونوا فقرآء يغنيهم الله من فضله، وقال رسوله الاكرام: وحبيبه الاعظام صلى الله عليه وسلم: تناكحوا نتاسلوا فاني مباه بكم الامام يوم القيامة، وهذا عقد مبارك ميمون، واجتماع على حصول خير يكون، فيه عقد فلان على فلانة، فاسأل الله ان يلقي بينهما المودة والوداد، وان يرزقهما النسل الصالح من البنات والاولاد حتى يرون الاسباط والاحفاد، امين.

(KHOTBAH NIKAH)

Khutbah nikah ini berasal dari Al-Imam Al-Alamah Seykh Hasan Al-Athor Rohmatulloh alaih, yang artinya:

Segala puji bagi Alloh yang menciptakan jabang bayi di dalam kegelapan rahim. Juga yang menjadikan nikah sebagai sebab tetapnya turun-temurunnya manusia. Pernikahan juga menjadi wasilah berkumpulnya masyarakat yang beragam. Serta Dzat yang menjadikan teraturnya akad nikah yang merukunkan antara suami istri dengan sebaik-baik keteraturan. Dan Dzat yang menjadikan teraturnya alam yang terhubung dengan ketentraman ini.

Saya memuji Alloh Subhanahu wa Ta'ala atas nikmat-nikmat yang agung ini, dan aku bersyukur kepada-Nya atas sesuatu yang telah Alloh berikan kepadaku berupa kemulyaan yang berharga.

Saya bersaksai sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Alloh, hanya Dia saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dengan persaksian yang membawa kepada Surga, Tempat keselamatan. Dan saya bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, kekasih-Nya dan kekasih-Nya. Dimana beliau bersabda: Aku mencintai dari dunia kalian yaitu wanita, minyak wangi, dan dijadikan penyejuk mataku dalam sholat.

Semoga rahmat ta'dzim dan rahmat keselamatan tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wa Sallam, dan keluarga beliau, sahabat-sahabat beliau, dan para pengikut-pengikut beliau.

(Amma ba'du)

Sesungguhnya nikah adalah kesunahan yang disukai, dan jalan yang dikasihi. Karena dengan nikah akan senantiasa ada keturunan dan keturunan, dan tetapnya persambungan kekeluargaan.

Sesungguhnya Alloh Ta'ala telah berfirman:

ومن اياته ان خلق لكم من انفسكم ازواجا لتسكنوا اليها وجعل بينكم مودة ورحمة 

Artinya:

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiru, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang....." (QS. Ar-Rum, 21)

Alloh Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman:

وانكحوا الايامى منكم والصالحين من عبادكم وامائكم ان يكونوا فقراء يغنهم الله من فضله.

Artinya:

"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Alloh akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya." (QS. An-Nur: 32)

Baginda Rosululloh yang mulya dan juga kekasih-Nya Shollallohu alaihi wa Sallam bersabda: "Nikahlah kalian, kemudian perbanyaklah keturunan kalian. Sesungguhnya kelak pada Hari Kiamat aku akan membanggakan kalian atas umat-umat yang lain."

Sesungguhnya nikah adalah aqad yang diberkahi dan aman. Mengumpulkan hasil yang baik. Di dalamnya adalah aqad dari Fulan atas Fulanah. Maka aku memohon kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala untuk mempertemukan diantara keduanya cinta dan kasih. Semoga Alloh Subhanahu wa Ta'ala memberikan rizki kepada keduanya keturunan yang sholeh, baik anak laki-laki maupun anak perempuan, hingga mereka melihat anak-anak dan cucu-cucu. Amin.

ثم يقول الولي ازوجك على ما امر الله به عز وجل من امساك بمعروف او تسريح باحسان، ثم يعقد ويقول: زوجتك وانكحتك بنتي فلانة بمهر كذا، فاجاب الرجل: قبلت تزويجها ونكاحها بالمهر المذكور، 

Kemudian wali mengatakan: "Saya menikahkan kamu atas apa yang diperintahkan Alloh Azza wa Jalla, berupa penjagaan yang baik atau melepaskan dangan cara yang baik." 

Selanjutnya sang wali melakukan aqad nikah dengan mengatakan: "Saya menikahkanmu dengan putriku Fulanah dengan mahar sekian."

Kemudin calon pengantin laki-laki menjawab: "Saya menerima nikahnya dengan mahar tersebut."

ثم يدعو الولي ويقول: 

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين.  والصلاة والسلام على سيد المرسلين. سيدنا ومولانا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.  اللهم بفضلك عمنا بلطفك حفنا، واجعل هذا العقد مباركا معصوما، والق بينهما الفة وقرارا دائما، ولا تجعل بينهما فرقة وفرارا وخصاما، واكفهما مؤنة الدنيا والآخرة، وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.  والحمد لله رب العالمين.

Selanjutnya sang wali membaca do'a, yang artinya:

Dengan menyebut nama Alloh yang Maha Pengasih dan Penyayang. 

Segala puji bagi Alloh Tuhan seluruh alam. Sholawat serta salam kehadirat pemimpinya para utusan, Sayyidina wa Maulana Muhammad Shollallohu alaihi wa Sallam dan keluarganya dan sahabat-sahabat beliau semuannya.

Ya Alloh, semoga anugrah-Mu meluber kepada kami, dan kasih sayang-Mu meliputi kami. Jadikanlah aqad ini barokah dan terjaga. Dan jadikanlah diantara keduanya ketaatan yang senantiasa dan langgeng. Jangan jadikan diantara keduanya perpisahan, lari ataupun pertengkaran. Cukupilah keduanya kebutuhan dunia dan akhirat.

Semoga Alloh memberikan rahmat ta'dzim kepada Sayyidina Muhammad Shollallohu alaihi wa Sallam,  dan keluarganya dan sahabat-sahabatnya semua.

Segala puji bagi Alloh Tuhan semesta alam.

(تتمة)

ينبغي للرجل اذا اراد الاجتماع مع زوجته ان يقول:

بسم الله الرحمن الرحيم 

اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان ما رزقتنا.

(PENYEMPURNA)

Seyogyanya bagi suami ketika akan berkumpul dengan istrinya untuk membaca do'a:

اَللّٰهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا.

Artinya:

"Ya Alloh, jauhkanlah kami dari gangguan syetan, dan jauhkanlah syetan dari sesuatu (anak) yang Engkau rizkikan kepada kami."

(تم كتاب النكاح ويليه فصل الطلاق)

(Telah selesai Kitab Nikah, selanjutnya adalah fasal yang membahas talak)

(س) ما معنى الطلاق؟

(ج) معناه لغة الفراق مطلقا، واصطلاحا فرقة بين الزوجين بلفظ مخصوص كقول الرجل طلقتك او انت مطلقة.

Kitab Silah yang menjelaskan masalah nikah. Bulan Sofar tahun 1322 H.

Sumber: Penerbit Salam Batokan

Demikian Artikel " Nikah: Pengertian, Hukum, Rukun dan Syarat-syaratnya dalam Islam "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama