3 Bukti Mayoritas Muslim Indonesia Bermazhab Syafi'i

3 BUKTI MAYORITAS MUSLIM INDONESIA BERMAZHAB SYAFI'I

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Mengkaji suatu permasalahan dengan dalam dari banyak pendapat itulah penuntut ilmu sejati..,tapi menyampaikan satu pendapat sesuai dengan yang dipahami mayoritas itulah faqih, Jika sebaliknya itulah pembuat fitnah.

Silahkan diteliti keributan yang tak kunjung selesai di tengah masyarakat, salah satu penyebabanya adalah menyampaikan pendapat yang menyelisihi apa yang dipahami mayoritas apalagi sembari mengklaim bahwa inilah manhaj salaf yang sesuai dengan sunnah

Di dalam kitab Musawwadah dikisahkan suatu hari datanglah seorang penuntut ilmu kepada al Qodhi Abu Ya'la yang ingin memperdalam madzhab hambali kemudian beliau menanyakan negeri asalnya. Mendengar jawabannya al Qadhi Abu Ya'la pun mengatakan mayoritas masyarakat di negerimu bermadzhab syafi'i lalu mengapa anda ingin memperdalam madzhab hambali? Karena aku kagum terhadap anda wahai tuan jawabnya. Al Qodhi Abu Ya'la pun mengatakan apa yang kamu lakukan bukanlah suatu kebaikan, karena jika anda mempelajari madzhab hambali maka anda akan menyendiri dalam ilmu dan amal. Orang-orang akan meninggalkan anda dan terhalang mengambil ilmu anda dan akan memamantik perpecahan. Maka tetaplah berpegang kepada madzhab syafi'i dan itu yang anda ajarkan kepada penduduk negeri anda. Mendengar arahan dari al Qadhi Abu Ya'la orang tersebutpun mengikutinya.

$ads={1}

Berbicara tentang madzhab mayoritas memang harus berdasarkan riset dan data yang benar bukan sekedar klaim semata.

Memang benar negara kita indonesia tidak menetapkan secara resmi bahwa madzhab syafi'i adalah madzhab resmi ahlu balad namun fakta ini bisa dilihat melalui beberapa penelitian.

1. Pengajaran dan penyebarannya

Salah satu pesantren yang mempelopori pengajaran dan penyebaran madzhab syafi'i secara runut dari turun temurun adalah pesantren NU. Berdasarkan data statistik kemenag jumlah pesantren yang ada di jawa barat berjumlah 12.121 pesantren. Dan pesantren yang  berafiliasi ke NU ada 9 ribu pesantren. Berdasarkan data tersebut maka jumlah pesantren NU jauh lebih unggul dari pesantren Muhammadyah, Persis, Al Irsyad dan selainnya. Data ini baru dari satu provinsi belum yang lain. Jika satu pesantren mempunyai santri -+ 1000 maka ada ribuan alumni yang diluluskan setiap tahunnya. Maka peran para alumni inilah yang akan berpengaruh terhadap pengajaran dan penyebaran madzhab syafi'i.

Baca juga: Setiap Mazhab Berjasa Terhadap Mazhab Lain

2. Standarisasi Kemenag 

Hampir semua kurikulum fiqih yang dikeluarkan oleh kemenag berdasarkan madzhab syafi'i. Disamping itu kemanag merupakan kementrian pendidikan dibawah naungan pemerintah yang tentunya mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam proses penyebaran madzhab syafi'i. Karena setiap sekolah yang terdaftar di kemanag akan mengikuti kurukulum yang diarahkan oleh kemenag

3. Historis dari karya dan ulama nusantara

Dalam mencetak ulama-ulama yang mumpuni di bidang fiqih indonesiapun tidak kalah dengan negara-negara lain seperti yaman, Suria, Mesir dll. Ada banyak ulama-ulama nusantara beserta karya-karya mereka yang sangat fenomenal. Sebut saja seperti An Nawawi Al Banteni, Ahmad Khatib al-Minangkabawi, Muhammad Yasin al-Fadani, dan masih banyak lagi 

Baca jugaIkut imam Syafi'i atau Ulama Syafi'iyah?

Dari ketiga data ini saja dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat indonesia adalah bermadzhab syafi'i. Ingat! mayoritas bukan semuanya. 

Allahu A'lam

Oleh: Ustadz Muhammad Fajri

Demikian Artikel " 3 Bukti Mayoritas Muslim Indonesia Bermazhab Syafi'i "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close