Melihat Alam Malakut bagi Seorang Muslim

MELIHAT ALAM MALAKUT BAGI SEORANG MUSLIM

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Kalo ada yg bilang "Buat apa kepingin lihat alam malakut, lihat Kanjeng Nabi, lihat malaikat. Yang penting kan dzikir, udah beres!", itu sejenis dengan orang yang bilang, "Buat apa sekolah tinggi-tinggi, yang penting kerja, udah beres!". Itu tanda pikirannya cupet dan gak mau berkembang.

Lha wong Nabi Ibrahim AS saja yang merupakan khalilullah, yang dengan maqam kenabiannya, beliau meminta kepada Gusti Allah untuk menunjukkan bukti tentang bagaimana Gusti Allah itu menghidupkan orang mati.

Nabi Ibrahim AS bertanya kepada Gusti Allah bukan sebab beliau ragu bahwa Gusti Allah Maha Kuasa untuk menghidupkan orang yang telah meninggal. Keraguan itu mustahil karena beliau adalah seorang Nabi yang ma'shum (terjaga dari dosa). Tapi dengan bertanya seperti itu, beliau ingin menaikkan derajat keilmuanya. Yaitu dari ilmul yaqin kepada ainul yaqin. Begitu penjelasan Syekh Yusri Rusydi Al Hasani Al Azhari.

Maka jika kita mengharapkan dengan dzikir kita, kita bisa melihat alam malakut (melihat Kanjeng Nabi, melihat malaikat dan lain-lain) hal itu sah-sah saja. Karena dengan diperlihatkannya alam malakut, maka artinya ilmu kita berkembang. Dari ilmul yaqin, ainul yaqin hingga jadi haqqul yaqin. Sama seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim AS. Jadi, cita-cita agar bisa melihat alam malakut sebagai bukti kekuasaan Gusti Allah itu ya sah saja.

Maka dari itulah Kanjeng Nabi Muhammad SAW dawuh:

نَحْنُ أَحَقُّ بِالشَّكِّ مِنْ إِبْرَاهِيمَ إِذْ قَالَ رَبِّ أَرِنِى كَيْفَ تُحْيِى الْمَوْتَى قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ قَالَ بَلَى وَلَكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِى 

"Umat kami yang lebih berhak untuk penasaran akan sifat Kuasa Gusti Allah Taala daripada Nabi Ibrahim AS ketika beliau berkata : "Wahai Tuhanku, perlihatkanlah kepada diriku bagaimana Engkau menghidupkan orang yang sudah mati. Allah berkata (kepadanya): "Apakah kamu belum mengimani?. Ibrahim menjawab: "Tentu beriman wahai Tuhan, akan tetapi biar hati saya merasa tenang"

$ads={1}

Dalam hadits tersebut, seakan Kanjeng Nabi SAW mendorong kita dan memberi semangat untuk terus mencari dan melihat sendiri tanda kekuasaan Gusti Allah hingga semaksimal yang kita bisa. Termasuk bisa melihat sendiri alam malakut yang diceritakan dalam Al Qur'an.

Karena hati tenang jika kita bisa melihat sendiri dengan jelas bukti Maha Kuasanya Gusti Allah. Karena itu artinya kita bertambah ilmunya tentang Gusti Allah dan jadi saksi yang membenarkan apa yang difirmankan-Nya.

Kesimpulannya, kita jangan cepat puas dengan hanya mengetahui tanpa melihat langsung. Maka cita-cita untuk bisa melihat alam malakut sebagai sarana agar bertambah ilmunya adalah hal yang dianjurkan. Tanpa bertambahnya ilmu, selama itu hati kita terus gelisah. Hanya para wali yang tidak punya sedih dan gelisah. Karena itulah, cita-cita jadi wali Gusti Allah itu harus berkelindan dengan bertambahnya ilmu tentang Gusti Allah.

Mugi manfaat. 

Oleh: Fahmi Ali N H

Demikian Artikel " Melihat Alam Malakut bagi Seorang Muslim "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close