Wara' Harus Melihat Situasi

WARA' HARUS MELIHAT SITUASI

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Salah satu tanda kenabian Kanjeng Nabi Muhammad SAW adalah tidak menerima sedekah. Beliau SAW hanya menerima hadiah.

Ini dibuktikan oleh Salman Al Farisi yang saat itu belum Islam. Di awal-awal Kanjeng Nabi masuk Madinah, banyak orang membawa sesuatu untuk Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi pun menanyakan, ini sedekah atau hadiah?

Jika dijawab sedekah, Kanjeng Nabi tidak menerima. Jika dijawab hadiah, Kanjeng Nabi menerima. Hal ini yang membuat Salman Al Farisi yakin bahwa Muhammad bin Abdillah adalah seorang Rasul utusan Gusti Allah.

$ads={1}

Namun saat sudah lama menetap di Madinah dan orang Islam bertambah banyak, saat ada sahabat membawa sesuatu untuk Kanjeng Nabi, Kanjeng Nabi tidak lagi menanyakan "apa ini sedekah atau hadiah?". Karena situasi sudah mendukung bahwa maklum (sudah biasa diketahui) jika ada seorang sahabat datang membawa sesuatu untuk Kanjeng Nabi, itu pasti hadiah. Karena maklum diketahui, Kanjeng Nabi tidak menerima sedekah.

Ada pula cerita Kanjeng Nabi dan para sahabat satu kali bepergian dan di tengah jalan, bekal mereka habis. Maka mereka berbelanja di pasar, di mana para penjual di pasar itu terkenal suka makan riba, banyak malingnya, pokoknya penuh orang brengsek. Tapi Kanjeng Nabi dan para sahabat ya biasa saja berbelanja di sana.

Ini artinya, wara' itu harus melihat situasi. Kalo wara' itu terus-terusan tanpa tau kondisi, memang kehalalan barang yg dikonsumsi murni terjamin, tapi berakibat buruk pada sosial. Kita akan terus-terusan curiga bahkan pada kerabat dekat. Ini memancing orang juga jadi curiga pada kita. Makanya, jika berada di tengah orang yang harusnya kita akrab, jangan ada wara'.

Baca Juga: Pengertian Wara', Dalil, Pembagian, Contoh dan Hukumnya

Kaidahnya, menurut Imam Ghozali, selama di lingkungan tersebut sekiranya masih dimungkinkan ada brang halal, maka tidak usah wara'. Loss doll saja. Jika masih ada yg ngganjel, maka bertanya secara global itu sudah mencukupi disebut wara'. 

Mugi manfaat.

Oleh: Fahmi Ali N H

Demikian Artikel " Wara' Harus Melihat Situasi "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama