200+ Kalam Habib Umar bin Hafidz

200+ KALAM HABIB UMAR BIN HAFIDZ

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Al Habib Umar bin Muhammad bin Syekh Abu Bakar bin Salim bin Hafidz atau yang dikenal dengan Habib Umar bin Hafidz merupakan tokoh habaib dan rujukan para alim ulama di dunia. Banyak ulama dibelahan dunia mengambil ijazah, sanad keilmuan kepada beliau karena keilmuan, ketawadhuan dan kesalehan yang dimilikinya.

Banyak ulama-ulama besar di Indonesia yang lahir dari hasil didikannya, salah satunya Allahyarham Habibana Munzir bin Fuad Al Musawa (Pendiri Majelis Rasulullah SAW).

Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan Kata-Kata Habib Umar bin Hafidz atau Kalam Habib Umar bin Hafidz yang telah kami rangkum dari berbagai sumber. Berikut kalam-kalamnya:

1. "Janganlah engkau menduga-duga seseorang telah berbuat dosa, sementara engkau tidak sadari bahwa dirimulah yang sudah berbuat dosa terlebih dahulu dengan berprasangka buruk terhadap orang itu."

2. "Seseorang yang meninggalkan anak-anak yang sholeh akan menerima pahala atas setiap kebaikan anak-anaknya."

3. "Ketika ilmu mulai meluas dan menguat, maka rasa takut kepada Allah pun harus bertambah luas dan kuat karena dengan demikian akan menghasilkan pribadi yang selalu merasa aman bersama Allah dan selalu merasa berharap hanya pada Allah SWT."

4. "Godaan dari syaitan dapat dilawan dengan dzikrullah, sedangkan godaan dari hawa nafsu bisa dilawan dengan mengingat mati."

5. "Siapapun yang mengingatkanmu pada kebaikan, maka dengarkanlah, sebab kebaikan tak selalu keluar dari mulut yang kau anggap baik."

6. "Siapa saja yang ingin terus ditutupi (aib dan kesalahannya) oleh Allah, maka jangan ia buka penutup (Aib dan kesalahan) orang lain."

7. "Menjaga perasaan seorang muslim adalah ibadah, menyakiti hati seorang muslim Dosanya lebih besar dari menghancurkan Ka'bah. Barangsiapa yang membuat senang hati seorang muslim, Maka Allah akan membuat nya senang kelak di Hari Akhir."

8. "Sebagaimana engkau membersihkan wajahmu agar indah dipandang orang, maka bersihkan pula hatimu agar indah dipandang Allah."

9. "Keridhoan wanita yang paling dekat dengan Allah adalah ketika mereka berada di dalam rumahnya jauh daripada pandangan lelaki."

10. "Tugas kita hanya menyampaikan kebaikan saja. Adapun mereka yang tidak suka dengan kita jangan kita dendam biarkan Allah membalasnya."

11. "Ketika kalian duduk termenung sendiri, tutuplah mata kalian dan bayangkan Sayyiduna Muhammad berada disamping kalian, maka kebahagiaan akan menyelimuti kalian."

12. "Jika kau lihat seseorang jauh dari tuhannya, jangan kau ejek dia. Allah lebih dekat  kepada pendosa ketimbang orang-orang yang sombong."

13. "Apabila cahaya-cahaya hikmah telah berkumul di dalam hati insan, Niscaya tubuh akan melaksanakan segala bentuk kebaikan."

14. "Allah suka interaksi yang didasari dengan cinta, ia menurunkan syariatnya karena cinta, mengutus utusannya dengan cinta, menurunkan kitab-kitab sucinya dengan cinta. Maka sembahlah ia dengan Cinta, laksanakan perintahnya dengan cinta dan yakinkan kita berada dalam genggaman dan kekusaannya, kita hadapkan diri ini kepadanya dengan cinta."


15. "Mahkota seseorang terletak pada adab dan akhlaknya, dan derajat seseorang terletak pada agamanya, sedangkan kehormatan seseorang adalah budi pekertinya."

16. "Cintai gurumu dengan cinta yang murni karena Allah SWT. Cinta yang akan engkau bawa mati dan menjadi saksi di akhirat nanti."

17. "Semua persahabatan yang terbina di muka bumi ini akan menjadi permusuhan di hari akhirat kecuali persahabatan yang di bina dengan ketaqwaan."

18. "Sesungguhnya bumi ini tercipta karena cahaya Nabi Muhammad, maka jjika seseorang ingin aman dari bala bencana, mala petaka, musibah dan lainnya. Hendaknya ia bersholawat kepada Nabi Muhammad Saw."

$ads={1}

19. "Janji Rasulullah Sa bagi orang yang sibuk memperbanyak sholawat ialah dikabulkan semua hajat (Keinginan dunia dan akhiratnya) dan semua dosanya diampuni."

20. "Bercahanya dan hidupnya hati adalah dengan memperbanyak sholawat kepada Rasulullah. Dan jika dibaca dengan hati yang cinta dan ta'adzim. Maka engkau tak akan tahu betapa agung sholawat membekas pada hatimu."

21. "Jika kalian mengaku cinta kepada Sayyidatina Gathimah Az-zahra, maka berhentilah memakai pakaian-pakaian musuhnya."

22. "Sungguh orang yang mencintai Rasulullah, semakin ia mencintai sang Nabi maka akan semakin berlemah lembut hatinya kepada sesama mahkluk dan semakin mencintai kedamaian serta ia pun akan semakin menjauhi kehinaan."

23. "Air laut di dunia tidak dapat memadamkan api neraka jahanam walau pada batu kecilnya sekalipun. Tapi sedikit air mata yang tumpah karena takut kepada Allah dapat melindungimu dari api neraka."

24. "Jangan resah andai ada yang membencimu di dunia ini. Karena masih banyak yang mencintaimu di dunia ini. Akan tetapi resah dan takutlah andai Allah membencimu karena tiada lagi yang mencintaimu di akhirat."

25. "Ketika orang berbicara buruk tentang dirimu, maka janganlah sedih dan perih hati, katakanlah seperti yan dikatakan oleh Imam Hasan Al Basri: Selamat datang duhai pahala yang tidak pernah aku lakukan, tidak susah, tidak ujub dan tidak riya' ".

26. "Disaat kita hidup untuk membahagiakan orang lain, maka Allah akan memberikan kita rezeki berupa orang yang akan membahagiakan kita."

27. "Andaikan makanan yang kita makan bisa berbicara atuapun telinga kita mampu mendengar bahasa mereka, mereka ingin mulut yang memakan mereka bersholawat terlebih dahulu kepada Sayyidina Muhammad Saw, agar yang keluar darinya (lidah) yang berbuah hikmah."

28. "Disetiap zaman ini dipenuhi dengan hal yang membuat hati resah dan tidak akan hilang keresahan tersebut kecuali dengan memperbanyak menyebut Nabi Muhammad."

29. "Tidak akan bisa mengetahui betapa berharganya Maulid Nabi kecuali orang-orang yang mengetahui betapa berharganya sosok yang lahir (Nabi Muhammad Saw)."

30. "Tidak kira seberapa banyak tasbih kamu miliki, seberapa banyak maulid yang kamu hadiri, seberapa banyak shuyukh kamu dampingi, seberapa banyak ijazah yang kamu miliki, tetapi jika kamu memandang rendah terhadap mukmin yang lain dan memiliki sifat angkuh dihati kamu, maka kamu adalah penuntut yang palsu dijalan ini."

31. "ketaatan yang paling utama adalah meninggalkan maksiat."

32. "Seseorang teman tidak bisa disebut sebagai teman sampai ia diuji dalam tiga keadaan, Pada saat kamu membutuhkannya, bagaimana sikap yang ia tunjukkan di belakangmu, dan bagaimana sikapnya setelah kematianmu."

33. "Bacaan yang ditakuti oleh Syaitan adalah bacaan Sholawat. Ketika bersholawat, Nur Nabi Muhammad Shalallallahu 'alaihi wa sallam terpancar dan membuat syaitan terbakat tak berdaya."

34. "Sebenci apapun manusia terhadapmu, jika kamu  berada dalam ketaatan, maka lambat laun kebencian itu akan berubah menjadi kecintaan."

35. "Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan yang besar atau kecil. Kalian tidak akan pernah menduga amalan mana yang mampu menyelamatkanmu di hari akhir, Sesungguhnya Allah Maha Pemurah dan Maha Penyayang."

36. "Ketika aku diingatkan tentang Bulan Rabi'ul Awwal, hatiku riang gembira, semangat sholawatku bertambah. Karena di bulan tersebut manusia pilihan, Baginda Nabi Muhammad SAW di lahirkan."

37. "Banyak bergurau dan bercana merupakan pertandanya sepinya hati dari pengagungan Allah dan tanda lemahnya iman."

38. "Siapa yang belajar ilmu untuk tujuan akhirat, maka ilmu tersebut akan membuatnya serasa tidak memiliki apa-apa, menjadikannya Khusyuk, tenang dan tawadhu. Dan siapa yang belajar ilmu untuk tujuan duniawi akan menjadikannya sombong, berlagak kuasa, menganggap orang lain lebih hina darinya."

39. "Jangan menganggap remeh dosa kecil, karena gunung yang besar juga merupakan kumpulan dari pasir-pasir kecil."

40. "Barangkali kita belum termasuk orang sholeh, namun kecintaan dan perhatian kita kepada orang-orang sholeh akan mengantarkan kita dalam kedudukan orang-orang sholeh."

41. "Jangan persulit ahli kubur kalian dengan perbuatan buruk kalian di dunia. Sesungguhnya amal perbuatan buruk kalian ditontonkan kepada orang-orang dekat kalian di alam kubur."

42. "Jika Allah menciptakanmu untuk dunia ini, Dia pasti menciptakanmu tanpa adanya kematian."

43. "Seseorang yang dalam sehari semalam tidak memiliki waktu khusus antara ia dengan Allah, maka dikhawatirkan baginya meninggal dalam keadaan su'ul khotimah. Karena hal itu adalah tanda kekosongan dirinya dari hakikat hubungan dengan Allah Ta'alaa."

44. "Jagalah pandanganmu, jangan kau gunakan kecuali untuk sesuatu yang dapat meningatkanmu kepada-Nya, membuat hatimu bercahaya, serta kau dapat mengambil pelajaran darinya."

45. "Seandainya Allah perlihatkan pahala kesabaran, pasti ramai manusia yang berlomba-lomba mendekati ujian."

46. "Tidaklah kalian menyebut 'ya Allah', kecuali karena Allah SWT yang menginginkan dan mengizinkan kalian untuk menyebut nama Indah-Nya, maka berbahagialah ketika menyebut-Nya."

47. "Darimana datang kerasnya hati itu? dari kuburukan yang tersebar, dari kuburukan yang disebarkan, dari keburukan yang dilihat, dari keburukan yang didengarkan dan dibicarakan."

48. "Sesungguhnya sedikit dari perbuataan taat yang mengeluarkan dirimu dari belenggu hawa nafsu itu lebih mendekatkan dirimu kepada Tuhanmu dan Rahmat-Nya, daripada ibadah yang memenuhi arah barat dan timur sedang di dalamanya ada sebiji hawa nafsu."

49. "Jika Allah memberimu harta, kamu sibuk menjaganya. Jika Allah tidak memberimu harta, kamu sibuk mencarinya. Lalu kapankah waktumu untuk Allah?"

50. "Cobaan terberat ialah ketika seseoang mendapatkan harta yang banyak, tapi tidak sedikit yang akhirnya terpedaya dan lupa diri."

51. "Ucapkanlah perkataan untuk mengharap ridho Rabb-Mu, bukan untuk mengharap ridho manusia, Ucapkanlah perkataan yang benar di mata Rabb-Mu, bukan benar di mata manusia."

52. "Hilangkanlah rasa takut pada makhluk dari hatimu, maka engkau akan tenang dengan rasa takut pada Allah SWT. Dan hilangkanlah berharap pada makhluk dari hatimu, maka engkau akan merasakan kenikmatan dengan berharap pada Allah SWT."

53. "Jangan berkecil hati dengan kekuranganmu, dan jangan pula kamu sombong dengan kelebihanmu karena semua itu miliki Allah Subhanahu Wa Ta 'Alaa."

54. "Jika hati sudah terlalu cintakan Allah SWT, niscaya seorang insan itu akan semakin dekat dengan Rahmat-Nya, walaupun dahulu dia adalah ahli maksiat."

55. "Bayangkan suatu saat kelak seluruh manusia meninggalkanmu, dan datanglah sang Nabi untuk memberikan syafa'at kepadamu maka perbanyaklah sholawatmu untuk Baginda Nabi Muhammad SAW. karena yang akan menolongmu adalah syafa'at Rasulullah."

56. "Orang yang menyebarkan sholawat diantara umat manusia, mengingatkan orang untuk bersholawat kepada Rasulullah, dia akan menjadi orang  yang paling dekat dengan Rasulullah."

57. "Hati-hati dengan harta pangkat dan kemahsyuran. Barangsiapa yang sederhana maka sebenarnya dia adalah orang  yang kaya. baransiapa yang ikhlas maka dia akan dicintai oleh Allah SWT, barangsiapa  yang rendah hatinya, maka dia adalah orang  yang kuat. Ketahuilah, kemashyuran dan kemuliaan yang sbenar itu hanyalah di akhirat nanti yang kekal abadi."

58. "Termasuk mati su'ul hatimah ialaah orang yang saat-saat akhir hidupnya bangga dengan amalnya, lalu meninggal dalam keadaan riya'."

59. "Berhati-hatilah jangan sampai usiamu telah berakhir dan kamu bertemu Allah membawa iman yang lemah Karena penyesalahan menjelang kematian dan setelahnya tidak berguna sama sekali selama-lamanya. Hanya saja penyesalan manusia itu berguna bila terjadi semasa hidupnya di permukaan bumi."

60. "Bagi orang yang jatuh dalam kemaksiatan, dilarang menceritakan kepada orang lain meski hanya kepada satu orang. Tapi hendaknya dia menyembunyikannya dan menyesal, dengan menghentikan maksiat itu serta bertekad tidak akan mengulanginya lagi."


61. "Jika seorang pendakwah tidka bsia menghormati iman di dalam orang yang bermaksiat, maka dia tidak beramanah di dalam menjalani adab berdakwah."

62. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya. Lebih mulia dari orang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya."

63. "Janganlah engkau mengikuti seseorang kecuali dengannya derajatmu terangkat dan janganlah engkau mengikuti seseorang kecuali dengannya engkau memperoleh manfaat."

64. "Kenikmatan yang seama-lamanya (akhirat) tidak akand idapatkan kecuali dengan meninggalkan kenikmatan yang sementara (dunia)."

65. "Jika engkau mengetahui bagaimana satu kali pandangan kasih sayang Rasulullah yang melirik ke arahmuu, niscaya seumur hidupmu kau akan tenggelam dalam kerinduan padanya."

66. "Ketika sakaratul maut datang kepadamu, Saat itu tak akan terlintas dalam pikiranmu kecuali sesuatu yang telah terikat pada hatimu. Maka renungkanlah apa yang terikat pada hatimu saat ini?."

67. "Kerugian yang paling merugikan adalah engkau tidak bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sedangkan kau mengetahui dialah yang memberimu Syafa'at di hari kiamat."

68. "Orang yang rindu Rasulullah SAW itu bukan orang yang biasa. Dia adalah orang yang derajatnya tinggi dihadapan Allah dan Rasulullah SAW."

69. "Cinta terbaik adalah disaat kau mencintai seseorang yang membuat akhlakmu semakin baik, jiwamu semakin damai dan hatimu semeakin bijak."

70. "Apabila kalian ingin agar mereka (anak kalian) menjadi anak yang shaleh, maka jangan kalian agungkan urusan dunia di hadapan mereka."

71. "Jika kedekatan dengan Allah dan Rasulullah tak pernah kau anggap penting di dunia ini. Lantas apa yang begitu sangat penting bagimu di dunia ini?."

72. "Jangan bercita-cita agar menjadi mulia dari orang lain, tapi bercita-citalah agar engkau menjadi lebih mulia dibanding masa lalumu."

73. "Tanda-tanda amalanmu telah diterima adalah bertambahnya ketawadhu'an, dan tanda-tanda amalanmu ditolak adalah bertambahnya kesombongan dan berbangga dirimu."

74. "Tidak ada sesuatu yang lebih baik untuk membersihkan (hatimu) selain berdzikir kepada Allah SWT."

75. "Umur panjang bukan untuk bermegah-megahan, akan tetapi umur panjang sebagai peringatan bahwa engkau diberikan peluang oleh Allah untuk menyesali segala dosa-dosa yang lalu."

76. "Barangsiapa yang membuka hatinya untuk mencintai Nabi Muhammad SAW, ia tidak akan pernah merugi, baik pada agama, dunia maupun akhiratnya. Dan tidak mungkin api neraka membakar hati seseorang yang didalamnya terdapat cinta pada Nabi Muhammad SAW."

77. "Seorang da'i yang ikhlas tidak akan memperdulikan berapa banyak orang yang hadir, meskipun yang hadir hanya satu orang ia tetap semangat untuk mengajar dan berdakwah, karena ia beramal karena Allah SWT bukan karena manusia."

78. "Perbaikilah akhlak anak perempuanmu, didika ia dengan sifat malu, didiklah ia untuk selalu menutup auratnya. Sungguh yang demikian lebih baik baginya."

79. "Banyak mendengarkan hal yang tak ada manfaatnya dapat mengeraskan hati, dan tak ada yang dapat melunakkannya selain memperbanyak dzikir dan shalat kepada Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam."

80. "Semua wali kekasih Allah SWT itu diangkat derajatnya oleh Allah SWT karena hatinya yang bersih, tidak sombong, tidak dengki dan merasa rendah hati."

81. "Lalainya orang tua atas anak-anaknya yang bersama handphone atau bersama teman-teman tidak baik, merupakan pintu terbukanya suatu keburukan."

82. "Mereka yang memushi dirimuu sedang engkau dalam ketaatan, kelak suatu saat dia akan berusaha mendekatimu bagaimanapun tingkat kebenciannya di dunia ini. Dan mereka yang mencintaimu ssedangkan engkau tengah didalam kemasiatan maka kelak dia akan berusaha menjauhimu bagaimanapun tingkat kecintaannya kepadamu di dunia ini."

83. "Sungguh sangat disayangkan sekali, keluarga musllim yang mana anak-anaknya tidak hafal nama para Sahabat dan keluarga Nabi, akan tetapi mereka hafal nama penyanyi dan penari."

84. "Dunia internet penuh dengan kebutuhan para pembenah dan orang-orang yang mau berkhidmat menebarkan dakwah via internet. Sungguh usaha itu sangat menggembirakan."

85. "Sungguh (bulan ramadhan) telah tersisa sedikit lagi. Dan dalam sedikit inilah terdapat kebaikan melimpah bagi yang berakal."

86. "Dengan memperbanyak mengerjakan sunnah, niscaya iman akan bertambah. Dan dengan iman tersebut akan datang sebuah keyakinan. Dan dengan keyakinan tersebut akan sempurna pengenalan Allah SWT."

87. "Seseorang bertanya kapan Imam Mahdi datang dan di mana?. Lalu Habib Umar menjawab,'kamu tidak perlu khawatir tentang hal inii, saat ini kamu diminta untuk mengikuti apa yang Allah dan Rasul-Nya SAW perintahkan kamu untuk dijjalankan. Lakukan dulu hal ini dengan benar dan akan menjadi sangat berbahaya jika Imam Mahdi muncul dan kamu belum sempat mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya SAW'."

88. "Sempurnakan kekurangan dirimu dengan sifat rendah diri (dari lubuk hatimu) dan kurangilan sifat rendah diri dari lisan (yang hanya dari percakapan saja.)"

89. "Jadikan dirimu orang yang mengajak kepada kebaikan, walaupun dirimu bukan ustadz, ustadzah atau pendakwah."

90. "Puasa adalah salah satu pintu syukur, sehingga orang yang berpuasa sejatinya ia juga bersyukur kepada Allah karena ia mengetahui kadar dzat sang pemberi nikmat."


91. "Jika kalian yakin bahwa aktivitas di dunia maya (internet dan sosmed) adalah amal perbuatan yang masuk dalam buku catatan yang kelak akan dipertanggung jawabkan. Maka gunakanlah hal tersebut untuk sesuatu yang bermanfaat di akhirat."

92. "Siapa yang mencari kesenangan tanpa ridha Allah Subhanau wa ta 'alaa, maka selamanya tidak ada kebahagiaan dalam dirinya."

93. "Diantara keistimewaan bulan Ramadhan ini adalah ditambahnya rezeki bagi orang beriman. Allah Subahanahu Wa Ta 'alaa akan memudahkan rezeki orang mukmin di bulan ini dengan mudah dan tidak didapatkannya di bulan lainnya."

94. "Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah, jika engkau melalui hari-hari ini dengan berpuasa dan mengambil bagian dari ibadah namun kau tetap terus menerus memandang yang haram, atau memutus tali silaturahmi, atau melukai hati kedua orang tua, atau menyimpan dendam dan benci kepada muslim yang lain, maka ketahuilah bahwa engkau belum mengenal hakikat puasa dan qiyamullail yang sebenarnya."

$ads={2}

95. "Seorang mukmin sejati ketika menyambul bulan Ramadhan, dia berusaha mengenal tuhannya berharap terhapus dosa-dosanya, merasa dirinya paling rendah, paling memerlukan kasih sayang Tuhan-Nya."

96. "Apabila kita mendoakan orang lain, maka akan hadir malaikat yang mendoakan hal yang sama untuk kita."

97. "Perindahkanlah kelakukanmu bersama Dia yang mengawasi dirimu, yang melihat qalbumu, melihat lintasan hatimu, memeriksa perasaanmu, mendengar kata-kata hatimu."

98. "Sebagaimana engkau membersihkan wajahmu agar indah dipandang orang, maka bersihkan pula hatimu agar indah dipandang Allah SWT."

99. "Jika kamu memiliki mata lalu mengapa engkau melihat orang dengan telingamu? perlakukanlah orang itu sesuai dengan apa yang kau lihat. Dan tutuplah telingamu dari yang buruk tentang mereka."

100. "Hidup ini seperti sungai, kamu tidak dapat menyentuh air yang sama dua kali, karena air yang mengalir tidak akan pernah kembali. Jadi nikmatilah dengan cara bersyukur di setiap saat dalam hidup."

101. "Tidak ada perkara  yang dapat menaikkan derajat seseorang seperti ia melakukan suatu ketaatan dan tidak ada perkara  yang akan merendahkan derajat seseorang seperti ia melakukan kemaksiatan."

102. "Suatu saat kau akan dapati sesuatu yang kau pinta dari Allah sejak lama, mungkin sejak masa kecilmu yang bahkan kau sudah lupakan itu, tapi Allah tak akan melupakannya."

103. "Ketahulah, pintu Husnul Khatimah tidak pernah tertutup untuk para pelaku maksiat, selama tidak ada kesombongan dan kemunafikan di dalam jiwanya. Pintu su'ul khatimah pun masih mungkin menjadi jalan bagi orang-orang yang taat, jika ada kesombongan dan kemunafikan dalam jiwabnya."

104. "Orang beriman tidak akan meminta sesuatu melainkan untuk menjadikannya suatu tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah."

105. "Jika engkau ingin merubah jalan hidupmu tapi tak tahu darimana engkau akan mulai, Maka mulailah dengan Bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW."

106. "Keuntungan bagi mereka yang banyak bershalawat adalah memperoleh banyak keuntungan melalui Rahmat dari Maha Pelindung, dan diberikannya kedekatan dengan Nabi Muhammad SAW pada hari Syafa'at."

107. "Barangsiapa yang di dunia tidak pernah duduk berkumpul dengan kaum shalihin, maka kelak ia akan di haramkan oleh Allah SWT berkumpul dengan mereka saat di Akhirat nanti."

108. "Segala sesuatu di dunia ini adakalanya kau tinggalkan atau dia meninggalkanmu, kecuali Allah SWT, Jika kau menghadap-Nya, Ia akan mencukupimu, Jika kau meninggalkan-Nya, Ia akan memanggilmu."

109. "Kotornya pakaianmu karena mencari rezeki yang halal, jauh lebih baik dan mulia daripada pakaianmu tetap bersih dan rapi tapi mendapat rezeki yang haram."

110. "Penuhilah hatimu dengan kecintaan terhadap saudaramu, niscaya akan menyempurnakan kekuranganmu dan mengangkat derajatmu di sisi Allah SWT."

111. "Ragu-ragu tentang rezeki, berarti ia telah ragu-ragu terhadap Dzat Maha Pemberi Rezeki, maka dari itu senantiasalah berprasangka baik kepada Allah SWT dalam segala hal."

112. "Tidaklah seseorang diberi tambah umur kecuali agar bertambah juga ilmunya, kecintaanya dan kedekatannya kepada Allah SWT."

113. "Tidak ada seorangpun di hari kiamat yang ingin dekat dengan artis, pejabat dzolim, penyanyi. Mereka hanya ingin dekat dengan Nabi Muhammad SAW."

114. "Jika engkau sudah merasakan nikmatnya dekat dengan Allah, Niscaya engkau dapat merasakan bagaimana pahitnya jauh dari Allah SWT."

115. "Yang paling mudah itu mencari kesalahan orang lain. Akan tetapi yang sulit itu mengakui kesalahan diri sendiri."

116. "Pandangan orang-orang Sholeh itu dapat menyampaikan seseorang kepada derajat yang sangat tinggi yang tidak bisa dicapai dengan usahanya, mujahadahnya, ilmunya atau bahkan amalnya."

117. "Jika engkau orang yang selalu berbuat taat dan kebaikan kemudian engkau terjerumus pada suatu dosa dan kesalahan. Maka janganlah berputus asa dan jangan terlalu memikirkannya. Itu adalah ujian dari Allah yang ingin memberi tahu dirimu akan kelemahanmu dan kehinaanmu di hadapanNya. Yang menginginkanmu untuk selalu meminta dan berharap kepadaNya. Jangan biarkan dirimu terperangkap oleh kesalahan dan dosa-dosamu , tetaplah melangkah kedepan. Dihadapanmu ada tangga menuju Allah . Menujulah kepada Allah meskipun dengan keadaan terpincang-pincang

118. "Barang siapa yang menyakiti hati seseorang, walaupun ia bersungguh-sungguh dalam beribadah, maka kesungguhannya hanya dinikmati orang lain. Kebaikan dan pahala ibadahnya untuk mereka yang disakitinya."

119. "kalau ibu mu yang mengandung mu, melahirkan mu dan membesarkan mu saja sangat mencintai mu, bagaimana dengan Allah yang menciptakan mu dari sebuah ketiadaan."

120. "Hari-hari kita berlalu, tapi banyak kebaikan yang terlewatkan, dan tidak ada seorang pun membantu kita. Sebab, kita tidak menempuh jalan mereka, tidak bersikap tawadhu (merendahkan hati), ikhlas, shidq terhadap Allah, tidak beradab dan tidak membalas keburukan dengan kebaikan."

121. "Jika kau ingin mendapatkan cahaya makrifat maka lakukan lah 3 hal ini

- bersihkan hati hati kalian
- berdzikir lah dengan mengingat ALLAH SWT
- tutuplah pintu pintu syaitan

Dan Jika kau telah melakukan 3 hal ini maka bersiaplah menerimah cahaya cahaya makrifat yang di tumpahkan di hati kalian dan kau menjadi orang yang memiliki keyakinan penuh kepada ALLAH سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى

122. "Jangan mudah menyerah dan berbalik arah, ingat perjuagan untuk sampai titik ini tidaklah mudah. Genggam erat-erat Hidayah nya Allah Subhanahu waa Ta'ala."

123. "Dakwah tidak terbatas hanya degan nasihat, cerama / khutbah saja, dakwah adalah seni mengelola akal untuk menarik manusia yang jauh dari Allah menjadi dekat degan Allah, dari lupa menjadi ingat, degan berbagai macam cara dan sebab yang disertahi degana ikhlas dan tujuan nya hanya kepada Allah Ta'ala."

124. "Berwaspadalah ketika engkau sudah mulai merasa malas dengan ibadah dan sering melakukan maksiat, karena itu adalah pertanda bahwa perhatian Allah kepadamu sudah mulai pudar."

125. "Ditanyakan kepada Al-Allamah Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz tentang kenapa wanita solehah itu sebaik-baik perhiasan dunia

Maka jawab Al-Allamah Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz:

Karena wanita itu adalah sebab dan faktor utama terciptanya ketenangan dan kebaikkan sesama manusia

Dari dalam dirinya yang solehah itu terhasil kebahagiaan di dalam rumah tangga dan masyarakat

Apabila wanita itu mengetahui betapa besar dan peranannya dalam membawa kedamaian dan keamanan kepada alam sejagat, niscaya dia akan tahu bagaimana perlunya dia memainkan peranan sebagai isteri, ibu dan anak

126. "Jika hati mencintai kebaikan, maka butalah hati itu jika tidak mencintai Rasulullah ﷺ, karena Bagindalah Insan yang terbaik dan paling banyak menabur kebaikan. Jika hati mencintai keindahan, maka matilah hati itu jika tidak jatuh cinta kepada keindahan Rasulullah ﷺ, Senyuman, sapa'an, teguran bujukan, bahkan marahnya sekalipun tetap indah"

127. "Barangsiapa yang bergantung pada harta, ia Miskin. Barangsiapa yang bergantung pada harga diri, ia akan menjadi HINA. Barangsiapa yang bergantung pada Allah, sesungguhnya ia tidak akan miskin, hina dan sesat."

128. "Selama kau berikan kebiasaan pada Nafsu, maka ia akan selalu melakukan kebaikan ataupun kejelekan, kebenaran ataupun kebathilan, bermanfaat ataupun berbahaya, perbaikan ataupun kerusakan. Maka bangunlah kebiasaanmu dalam ucapan, perbuatan dan kecenderunganmu pada timbangan syari'at maka nafsumu akan tegak untukmu."

129. "Allah akan menguji masa mudamu dengan mendatangkan seseorang yang membuatmu jatuh hati padanya, seolah-olah ia membawa cinta, tapi nyatanya hanya maksiat belaka."

130. "Ambilah kesempatanmu dalam menyambut bulan Rabi'ul awwal dengan semangat yang tulus dalam menapaki jejak, meneladani, dan mencari petunjuk. Benahi keadaan rumahmu, perbaiki keadaan keluargamu, luruskan anggota badan dan hatimu, agar tercapai arti dari sebuah makna Penghambaanmu kepada Allah Azza wa Jalla."

131. "Masalah sekecil apapun akan terasa besar ketika masuk pada hati yang sempit. Dan masalah sebesar apapun akan terasa sangat kecil ketika masuk pada hati yang lapang.Lapangkanlah hatimu dengan mau menerima nasihat kebaikan dari orang lain, Jangan menutup diri. Dengan menutup diri kamu sudah merasa diri mu yang paling benar, Ketika kamu merasa paling benar itu lah orang yang paling tidak benar."

132. "Memandang orang sholeh mampu menghidupkan hati yang mati karena dosa. Dan bagaimana jika mereka memandang kita..?"

133. "Dicintai seseorang yang mencintai kita dengan kekurangan kita lebih berharga dari pada di cintai 10 orang karena kehebatan kita saja. Hidup telah mengajarkan kita bahwa cinta tida berisi saling memandang, tapi cinta berisi saling bersama-sama melihat satu arah yang sama. Berhati-hatilah engkau menggantungkan hatimu terhadap kecintaan akan sesuatu yang Allah tidak mencintainya, karena engkau akan hancur binasa."

134. "Menunda pernikahan bagi orang yang mampu melaksanakannya termasuk suatu keburukan secara lahir maupun batin. Pada waktu yang bersamaan ketika mereka menganjurkan menunda pernikahan, mereka membuka berbagai godaan (yang diharamkan) dengan menampilkan banyaknya tabarruj dan menyebarkan gambar2 yang terbuka auratnya hingga melalui berbagai macam bentuk iklan."

135. "Jika Allah tidak mencintaimu, Allah tidak akan meletakkan perasaan kesedihan atau penyesalan atas dosa-dosa yang kamu perbuat. Maka ketahuilah bahwa satu perasaan itu menandakan bahwa masih ada cahaya iman di hatimu."

136. "Rumah yang didalamnya dibacakan dzikir kepada Allah, akan nampak kepada penduduk langit cahaya-cahaya. Sebagaimana kita melihat dari bumi, langit mengeluarkan cahaya bintang."

137. "Bagian para ahli "inayah" diatas muka bumi ini adalah selalu menyaksikan Sang Pencipta alam semesta dan dengan mempersembahkan hidup mereka kepadanya, hingga mereka di anugerahkan kehidupan hati spesial spiritual yang kekal dan abadi."

138. "Bukan kita yang mengubah seseorang menjadi lebih baik, bukan pendakwah yang mengubah seseorang tapi Allah yang berikan hidayah. Manusia hanya menjadi asbab. Sentiasa bersyukur kepada Allah SWT saat diberikan hidayah dan terus memohon agar sentiasa diberikan hidayah oleh Allah SWT."

139. "Bagaimana bisa beruntung Seseorang yang keluar dari dunia tetapi dia tidak memperindah ibadahnya kepada Allah dan tidak bisa merasakan indahnya bermunajat kepada Allah. Orang yang demikian telah melewatkan sebaik-baiknya dunia meskipun ia di dunia telah memiliki kerajaan namun sesungguhnya ia dalam kerugian."

140. "Barang siapa menjadikan kematiaannya sebagai pertemuan dengan sang kekasih (Allah), maka kematian adalah hari raya baginya."

141. "Di antara amalan-amalan pada hari Asyura: Membaca Surat Al-Ikhlas seribu kali (barang siapa membacanya, Allah akan memandang kepadanya, dan barang siapa yang dipandangNya tidak akan di azab selamanya) memperbaharui taubat dan mandi sebelum bertaubat. Telah dikatakan bahawa air Zamzam bercampur dengan semua air, maka mandi pada hari seperti ini menyelamatkan dari semua penyakit."

142. "Jadilah orang yang berpenampilan biasa saja tetapi banyak bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Tidak usah terlalu ingin dikenal penduduk bumi sebab itu menyebabkan penyakit hati. Cukuplah basahi lisan dengan Bersholawat Sebab orang yang banyak bersholawat ia akan menjadi orang yang dekat dengan Nabi Muhammad SAW. Barangsiapa yang belum bertemu dengan wali atau ulama besar, carilah orang yang pernah bertemu dengan mereka (wali dan ulama besar), yang telah mengambil ilmu dan kata-kata dari mereka Kata-kata mutiara mereka adalah pembersih mata hati."

143. "Saat ini banyak orang yang hanya mengandalkan kekuatan senjata, kekuatan harta, dan kekuatan politik. Mereka mengira dengan kekuatan senjata bisa menguasai apapun. Mereka mengira dengan kekuatan harta dan kekuatan ekonomi bisa membeli apapun. Sehingga bisa menguasai dunia. Mereka mengira dengan memiliki kekuatan politik bisa menjadi penguasa di manapun. Padahal itu semua bukanlah suatu kekuatan, melainkan kelemahan. Karena selain Allah adalah lemah. Dan yang kuat hanyalah Allah Jalla fi ula. Orang-orang sibuk dengan kekuatan selain kekuatan dari Allah. Padahal menyambung hubungan yang baik kepada Allah adalah kekuatan yang sesungguhnya. Shalat, dzikir, membaca Al-Quran, dan qiyamullail akan mendatangkan kekuatan dari Allah. Karena Al-Qowi huwa Allah."

144. "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan rizki karena itu dari Allah, Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan Allah. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingungan, yaitu Bagaimana Allah SWT Ridho kepadamu."

145. "Setiap orang yang mengikuti Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, hidup dan matinya harus berdakwah kepada Allah."

146. "Setiap gosip / kutukkan menunjukkan atas gelapnya apa yang ada didalam hatimu."

147. "Kita ibarat serangga. Serangga yang akan masuk ke dalam api. Kita juga akan berulang akan masuk ke dalam api tersebut. Baginda Rasulullah saw yang akan menarik kita keluar. Rasulullah saw tidak menarik kita melalui tangan, kaki atau telinga. Kerana ia terlalu menyakitkan sehingga boleh terputus. Tetapi Baginda Rasulullah saw akan menarik kita keluar dari api neraka dengan pelukan kasih sayang yang menyenangkan"

148. "Segala sesuatu di dunia ini adakalanya kau tinggalkan atau dia meninggalkanmu,Kecuali ALLAH SWT, jika kau menghadap-Nya, Ia akan mencukupimu. Jika kau meninggalkan-Nya, Ia akan memanggilmu."

149. "Jangan membuat sesuatu keputusan dengan terburu-buru. "Diantara pintu masuknya syaitan ke dalam hati seseorang adalah perasaan terburu-buru untuk mendapatkan sesuatu yang dinginkannya."

150. "Terkadang beberapa manusia tidak punya banyak amal, akan tetapi mereka mempunyai batin yg bersih, suci tidak punya penyakit dengki, riyak, hasad dan penyakit hati lainnya. Maka mereka mendapatkan asror (Rahasia Allah) yang tidak didapatkan oleh mereka mempunyai amal yg banyak."


151. "Berteman dekat dengan orang-orang ahlul kheir Dapat menambah semangat untuk berbuat Baik, Ibadah dan dapat mengokohkan kekuatan dalam Keyakinan (iman)."

152. "Hakikat Syukur itu mempergunakan segala kenikmatan sesuai dengan aturan Allah Sang Pemberi Nikmat."

153. "Menyatunya seorang murid dengan gurunya merupakan permulaan di dalam menyatunya dengan Rasulullah Shallallahu alaihi Wa Sallam. Sedangkan menyatunya dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam merupakan permulaan untuk fana pada Allah SWT."

154. "Jika ALLAH SWT ingin mendekatkan seorang hamba itu kepadanya,maka ALLAH SWT akan mendekatkan hamba itu kepada salah satu kekasihnya yang akan mengenalkan dan mengajarkan hamba itu tentang CINTA KEPADA RASULULLAH SAW.... Jikalau CINTA kepada RASULULLAH SAW sudah ada di dalam hatinya,maka ketika itulah dia mampu merasakan dekatnya dan Cintanya kepada ALLAH SWT."

155. "Berapa banyak rumah-rumah Umat Islam yang isinya sudah jauh dari sunnah-sunnah Nabi. Sesungguhnya tangisan hari kiamat adalah tangisan yang tidak bermanfaat, tidak dikasihani. Ada tangisan yang bermanfaat , yaitu tangisan di dunia, karena takut kepada Allah, nangis karena benar- benar mengenal Allah SWT."

156. "Diantara tanda kebahagiaan dan kemenangan adalah seseorang hamba ketika bertambah ilmunya, maka bertambah pula kerendahan hatinya dan kasih sayangnya."

157. "Didiklah anak-anak kalian untuk mencintai agama, mencintai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan kaum Shalihin. Didiklah mereka agar memperhatikan perkara Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rasul-Nya dan hari kiamat. Serta bersungguh-sungguh dalam menyebut Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menjalankan ibadah shalat. Perintahkanlah anak-anak kalian untuk sholat ketika menginjak usia 7 tahun. Ketika usia 10 tahun pukullah mereka jika meninggalkan shalat. Dan bangunkanlah mereka untuk shalat jika tidur."

158. "Jika sedikit perasaan hadirnya hatimu ketika beribadah kepada Allah di dunia, maka sedikit pula kesempatan melihat dan dekatmu kepada Allah di akhirat kelak."

159. "Sibuklah mengisi waktumu dengan ucapan-ucapan yang baik dan berfikirlah dalam sesuatu yang dapat menyebarkan kasih sayang dan cinta antara hamba hamba Allah, sesuatu yang mengeratkan persaudaraan, rasa takut kepada Allah dan yang membuat jujur diantara kita bersama Allah. Hendaknya kita menjauhi dari tipu daya, fanatik dan yang dapat menyebabkan permusuhan, keributan dan saling benci. Dan hendaknya kita hidup dengan ikatan persaudaraan yang erat dan kuat sebagaimana Allah mencintai itu dari kita serta mensyariatkannya."

160. "Semangat menjalankan sunnah-sunnah adalah bagian dari adab-adab hati. Sedangkan meremehkan amalan sunnah adalah tanda hati yang sakit. Karena hal ini akan menjadikan seorang 'salik' berpaling dari amalan dan petunjuk imamnya."

161. "Setajam apapun penglihatan di waktu malam, engkau tetap tidak akan mampu melihat tanpa lampu. Seperti itulah akal, setajam apapun akal tanpa mengikuti cahaya wahyu petunjuk dari Allah juga tidak akan mampu melihat kebenaran.”

162. "Perumpamaan orang yang mengikuti hawa nafsunya, seperti bayi di masa kecilnya, tidak memikirkan sesuatu selain bermain."

163. "Jangan biarkan dirimu terpuruk oleh kesalahan dan dosa-dosamu, tetaplah melangkah ke depan, di depanmu ada tangga menuju Allah سبحانه وتعالى. Menujulah kepada Allah سبحانه وتعالى meskipun dalam keadaan yang tidak sempurna."

164. "Siapa yang melihat dirinya lebih mulia dari yang orang lain, maka sesungguhnya orang itu adalah orang yang jauh Dari Allah, begitupun sebaliknya, siapa orang yang melihat dirinya hina, dari orang lain, maka hakikatnya orang itu lebih mulia dari orang yang disekitarnya."

165. "Diantara tanda kebahagiaan dan kemenangan adalah seseorang hamba ketika bertambah ilmunya, maka bertambah pula kerendahan hatinya dan kasih sayangnya."

166. "Kenikmatan yg kekal tidak bakal didapatkan melainkan meninggalkan kenikmatan yg sesaat, kenikmatan yg abadi tidak bakal didapatkan melainkan meninggalkan kenikmatan yg sesaat akan hilang dan kenikmatan yg hakiki (Asli) tidak bakal didapatkan melainkan meninggalkan kenikmatan yg sebatas gambaran (yg terlihat dzohirnya)."

167. "Berhati-hatilah karena syaithon yang terikat di laut selama Bulan Ramadhan telah bebas dan sekarang mereka kembali bertebaran dan rindu untuk menggoda kembali manusia..! Akan tetapi siapa yang keluar dari Bulan Ramadhan dengan membawa cahaya, maka syaithon tidak mampu mendekat padanya. Karena, jika mendekat padanya akan terbakar oleh cahaya tersebut."

168. "Jika Ibadah hanya karena Ramadhan, sungguh ia telah pergi berlalu. Tapi jika semua karena Allah, tak akan ada yang berubah meski Ramadhan telah pergi."

169. “Bila aku merasa harus membalas kejahatan orang terhadapku, aku teringat Rasulullah ketika beliau dilempari batu, dipukul, dan diusir dari Thoif, maka beliau hanya berdoa kebaikan dan hidayah untuk seluruh kampung tersebut, shalallahu alaihi wa sallam.”

170. "Jika seseorang mempunyai ikatan batin dengan hal-hal Mulia, niscaya semua amalnya akan turut Mulia."

171. "Bersungguh-sungguhlah engkau dalam tangisanmu sekarang, Sebelum engkau menangis dengan sangat pada hari Qiyamat dan tidak memberi manfaat sedikitpun bagimu. Setiap mata akan menangis pada hari Qiyamat, kecuali mata yang menangis di dunia karena takut kepada Allah, mata yang sanggup berjaga demi Jihad Fi Sabilillah dan mata yang sanggup tunduk dari melihat perkara-perkara yang di haramkan Allah."

172. "Tak ada yang salah dalam setiap keputusan Allah, yang ada adalah kekerdilan hati kita menyingkap hikmah dibaliknya. Bukan kah kita mengaku bahwa hidup dan mati kita hanya untuk Allah?. Bukan kah kita beriman kepada takdir baik dan buruk?. Mari menghamba, mengabdi kepada Allah seluruh alam semesta beserta bumi dan isinya dimiliki oleh-Nya, bukan kah berarti cobaan dan rintangan hidup mu juga diatur olehnya? lantas apa yang masih kau risaukan."

173. "Selama kau berikan kebiasaan pada Nafsu, maka ia akan selalu melakukan kebaikan ataupun kejelekan, kebenaran ataupun kebathilan, bermanfaat ataupun berbahaya, perbaikan ataupun kerusakan. Maka bangunlah kebiasaanmu dalam ucapan, perbuatan dan kecenderunganmu pada timbangan syari'at maka nafsumu akan tegak untukmu."

174. "Syukuri apa yang kau miliki. Jangan iri dengan apa yang orang lain miliki. Maka Allah Swt akan memberimu apa yang belum kau miliki."

175. "Jika kamu merasa cukup maka kamu adalah orang kaya, sedangkan jika kamu merasa perlu kepada sesuatu maka kamu adalah orang miskin."

176. "Perhatikanlah budipekerti Baginda Nabi Muhammad saw., Kemudian ambil dan pindahkanlah (terapkan) dari tempat ini ke dalam hati kalian, kemudian kepada (penghuni) rumah kalian, kemudian anak² kalian dan kepada kerabat kalian."

177. "Auliya' itu seperti bunga-bunga, berbeda-beda keindahan warnanya, berbeda-beda wanginya. Tetapi mereka semua datang dari tempat yang sama yakni ,Taman Bunga Rasulullah ﷺ."

178. "Jika engkau ingin merubah jalan hidupmu.tapi tak tau dari mana engkau akan mulai,maka mulailah dengan sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ."

179. "Apabila datang musibah yang besar, maka besar pula anugerah yang datang setelahnya. Dan apabila datang kesulitan yang sangat, maka datang pula kelapangan yang luas setelahnya."

180. "Tidak ada hal yang lebih kita benci dari kedurhakaan kepada Allah, Tetapi (benci) ini tidak sepatutnya merubah kita menjadi orang-orang angkuh lagi sewenang-wenang!."

181. "Jagalah dzikir dan wirid-wiridmu, bangkitlah! Tegakkan sunnah-sunnah Nabimu, Tunaikanlah hak orang yang telah diwajibkan Allah untuk kau tunaikan, Bersaudaralah! Saling menyayangi, jadilah pemaaf, berikan maaf pada sesama, maka Allah jalla jalaluh akan memaafkanmu."

182. "Ahli pembisnis dunia mereka sangatlah detail menghitung keuntungan mereka. Begitu pula Ahli pembisnis Akhirat mereka sangat detail menghitung arwah (Ruh-ruh yang dia selamatkan)."

183. "Iblis dan tentaranya hingga yang paling besar berupa dajjal, tidak akan mampu masuk ke dalam hati untuk memfitnahnya kecuali seseorang yang kurang rasa cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya."

184. "Sedekah adalah pengobatan terbaik segala penyakit. Maka seyogianya bagi seorang mukmin ketika dirinya ataupun salah satu keluarganya sakit, sebelum ia pergi mendatangi dokter maupun berobat, usahakan untuk berobat terlebih dahulu dengan bersedekah."

185. "Barang siapa mencari kedudukan dihati makhluk dia akan hina didalam pandangan Allah, Dan barang siapa menolak kedudukan disisi para makhluk Maka kedudukannya agung disisi Allah."

186. "Sebagaimana jasad atau tubuh tidak dikatakan hidup sampai di dalam jasad itu terdapat ruh, Seperti itu juga ruh dan hati tidak dikatakan hidup sampai ruh dan hati tersebut di penuhi dengan kemuliaan cahaya makrifah Allah."

187. "Anugerah yang akan kau dapatkan, serta kebahagiaan dan kebaikan itu semua jika kau bertaqwa dan bersambung dengan orang-orang bertaqwa dan engkau masuk dalam naungan mereka dalam cara berfikirmu, pakaianmu, perkataanmu serta perbuatanmu."

189. "Jika engkau jumpa dengan orang yang taat maka muliakan dia dan hormati dia. Dan jika engkau jumpa dengan ahli maksiat maka sayangi dirinya dan doakan dia"

190. "Kalian tidak akan mampu memberi kepada semua orang harta kalian. akan tetapi kalian bisa memberi mereka semua wajah yang berseri-seri dan akhlak yang mulia."

191. "Diantara sebab terbukanya ilmu itu adalah dengan menanti para Guru (di majelis ilmu)."

192. "Jika dalam hati seseorang terdapat keikhlasan dan kasih sayang, nasihatnya atau ucapannya akan meninggalkan kesan dalam hati pendengarnya. Hati akan hidup ketika mendengar ucapan dan nasihat yang disampaikan dengan kasih sayang."

193. "Barangsiapa yang mendakwa dirinya mencapai hakikat namun dia merendahkan orang-orang mulia sebelum mereka, ini adalah tanda ketidaksempurnaan akalnya dalam mencapai hakikat dan makrifat."

194. "Perbanyaklah mengingat Allah, karena itu adalah obat. Dan jangan buat dirimu terlalu banyak mengingat manusia, karean itu adalah penyakit."

195. "Sesungguhnya jati diri suatu  bangsa terletak pada akhlak penduduknya. Jikalau akhlak itu tidak ada maka hilanglah jati diri bangsa tersebut."

196. "Tidaklah aku berdiri dihadapan orang-orang untuk mendakwahi mereka kecuali aku meyakini bahwa mereka lebih baik dan mulia dariku, dan tidaklah aku berdiri dihadapan mereka kecuali aku mengharapkan berkah pandangan mereka dan berkah doa-doa mereka."

197. "Orang yang bersujud sementara di dalam hatinya dia melihat dirinya lebih mulia daripada orang di kanan dan kirinya, dia memiliki tubuh yang sujud tetapi bukan hati yang sujud."

198. "Iman anda tidak akan meningkat sementara memiliki sifat-sifat buruk arogansi, pamer, cinta pada diri sendiri, kesombongan atau kebohongan. Tidak demi Allah! Iman anda juga tidak akan meningkat dengan argumentasi dan diskusi (panas) atau dengan meremehkan salah satu ciptaan Allah yang dimuliakannya."

199. "Jika kau melihat seseorang sedang melakukan dosa di malam hari. Di esok hari, jangan lagi kau lihat orang itu seperti pandanganmu semalam. Boleh jadi, dia telah bertaubat di waktu subuh. Sedang kau tak mengetahuinya."

200. "Jika ada yang mencaci atau memfitnah kita jangan dibalas, Doakan ia, karena cacian dan fitnahannya menghapus dosa kita dan membuat kita lebih dicintai oleh Allah SWT. Jika kita membalasnya maka kita sama buruknya dengan orang itu."

201. "Tiap kali kamu menjaga akhlak-akhlak Nabi Muhammad Saw dalam dirimu, maka peluang untuk melihatnya akan semakin terbuka."

202. "Jika kamu mengerjakan dosa maka selama kamu bersungguh untuk bertaubat, meskipun kamu terus mengulanginya maka Allah akan melihat kesungguhanmu dan kemudian membebaskanmu darinya, entah hari ini, esok, lusa, bulan depan atau dua bulan lagi sesuai dengan kadar kesungguhanmu. Yang penting janganlah kamu putus hubungan dengan Allah."

203. "Keadaan dihadapan manusia terus berubah diatas muka bumi ini, dan telah berakhir dan selesai. akan tetapi mereka yang beruntung adalah mereka yang bertakwa kepada Allah, dan menjalankan perintah Allah, dan memperhatikan diri mereka dalam mengerjakan apa yang Allah minta dari mereka, dan bergaul dengan cahaya dan ajaran Allah serta tuntunan Rasulullah saw. merekalah yang menang, beruntung dan bahagia, dan merekalah yang mendapatkan penyebutan yang bagus di dunia, dan mendapatkan balasan yang indah di akhirat, karena pemilik dunia dan akhirat adalah Allah yang maha tinggi, maka beruntunglah mereka yang mempunyai hubungan erat dengan Allah swt."

204. "Dengan apa kamu bersyukur atas pemberian lisan yang mana dgn lisan itulah kamu bisa berbicara?. Apakah bentuk syukur engkau gunakan lisanmu untuk mencaci maki? Apakah bentuk syukur engkau gunakan lisanmu untuk membicarakan aib seseorang? Bebaskan lah dirimu dari mengurusi Aibnya orang lain, Karena sesungguhnya Aib terbesar dalam dirimu ya dirimu sendiri!!

205. " Allah menjadikan adanya kesulitan dan kemudahan, kemiskinan serta kekayaan, kesehatan maupun penyakit dan juga hal-hal lain dari perubahaan keadaan agar menjadi pelajaran bagi orang yang ingin mengambil pelajaran, dan peringatan bagi yang ingin mengingatnya, dan sebab memperkuat keimanan pada diri orang-orang beriman agar mereka selalu bisa mendapatkan pahala dan kebaikan di setiap keadaan yang mereka lalui ( jika ia mendapatkan kemudahan ia bersyukur maka itu menjadi pahala untuknya, dan jika ia tertimpa musibah lalu bersabar itupun menjadi pahala untuknya). Maka ia selalu bersama Allah swt dalam keadaan senang maupun susah, dan juga dalam kesendirian atay keramaian, dan Allah swt pun bersamanya, dan janganlah kalian menanyakan keindahan keadaan orang yang selalu bersama tuhan pemilik arsy yang agung

206. "Tambahlah (semangatmu) dalam Menuntut ilmu, membersihkan hati dan menyeru manusia ke jalan Allah, Tiga tujuan itu tataplah dengan mantap, kuatkan tekad untuk berkhidmah, Hingga kelak berjumpa dengan Allah tabaraka wa ta'ala, kita berkumpul bersama, Insya Allah"

207. "Ahlu Hakikat, Mereka adalah kelompok orang yang meniti jalan menuju Allah SWT, Siapa yang berjalan menuju kepada selain Allah SWT, Maka hakikat nya dia di penuhi dengan ilusi dan angan-angan belaka dan Amat sangat jauh dari hakikat."

208. "Orang beruntung tetapi memilih untuk merugi adalah orang yang Allah ﷻ beri kesempatan waktu dan lisannya tidak bersholawat atas Rasulullah ﷺ, tetapi lebih memilih untuk berkata yang sia-sia dan banyak tertawa."

209. "Tidak mungkin pandangan Allah tidak sampai kepada kamu kalau kamu Bersholawat kepada Rasulullah Saw."

210. "Sebaik-baik amalan adalah yang paling tersembunyi karena amalan tersebut lebih mampu menangkal godaan syaithan dan lebih jauh dari riya."

211. "Hari raya bukanlah milik orang yang menyantap makanan nikmat, bersenang-senang dengan syahwat dan yang lezat-lezat. Akan tetapi hari raya itu untuk orang yang diterima taubatnya, dan keburukannya tergantikan dengan kebaikan."

212. "Ketika membeli baju baru hari raya buat anak, istri dan dirimu, jangan lupakan sosok wanita yang dulu mengenakan bajumu di pagi hari raya saat engkau masih kecil."

213. "Media Sosial tidak akan pernah merusak kita, kecuali orang yang sudah rusak dari dalam hatinya akan terkontrol anggota badannya, lebih tertib perbuatannya. Maka dia tidak akan menggunakan media sosial kecuali untuk kebaikan."

214. "Waktu adalah esensi kehidupanmu. Umur adalah peluang yang diberikan kepadamu. Berharga atau tidaknya kehidupanmu bergantung pada bagaimana kamu memanfaatkan usiamu."

215. "Arti dakwah adalah memindahkan manusia dari kejelekan menuju kebaikan, dari kelalaian menuju ingat kepada Allah Swt dan dari keberpalingan kembali menuju Allah Swt, serta dari sifat yang buruk menuju sifat yang baik."

216. "TujuanTujuan terbaik yang harus dicapai dalam kehidupan dunia ini adalah mendekatkan diri kepada Allah, mengenal Allah, mencintai dan dicintai Allah, serta diridhai Allah."

217. "Janganlah urusan dunia kita mengalahkan urusan akhirat kita."

218. "Kesombongan menyebabkan seseorang mengingkari atau sulit menerima kebenaran karena beranggapan yang menyampaikan kebenaran tersebut berasal dari seseorang yang lebih rendah darinya. Terimalah kebenaran dari siapapun bahkan dari seorang anak kecil sekalipun."

219. "Sungguh malang bagi mereka yang sebelum bulan istighfar (rajab) dia tidak beristighfar, dan bila datangnya bulan Rajab dia masih tidak beristighfar."

220. "Memandang orang-orang fasik atau kafir atau foto mereka dengan perasaan cinta, akan mengajak kepada kefasikan dan kekufuran sebagaimana mereka. Begitu pula dengan memandang wajah orang-orang sholeh serta dekat kepada Allah atau foto mereka dengan perasaan cinta, akan mengajak kita kepada kesholehan seperti mereka."

221. "Hormatilah orang yang lebih tua darimu meskipun dia bukanlah orang yang alim."

222. "Jangan pernah meremehkan orang walupun bersalah, jangan memandang diri sendiri ketika punya kelebihan."

223. "Berhentilah berfikir berlebihan, sepotong besi rusak karena karatnya sendiri. Jangan biarkan dirimu rusak karena pikiranmu sendiri. Tidak usah terlalu cemas, karena cerita hidupmu telah ditulis oleh penulis sekenario terbaik."

224. "Jangan menganggap dirimu orang yang soleh, Aib-aibmu hanya sedang ditutupi oleh Allah."

225. "Paling tingginya tanda ketaqwaan adalah melawan hawa nafsu dan memaksanya untuk menjalankan segala sesuatu sesuai dengan perintah Allah."

226. "Sungguh merugi, seseorang yang begitu besar perhatiannya terhadap urusan dunia. Sedangkan urusan akhiratnya ia lupakan begitu saja."

227. "Orang yang memperbanyak sholawat kepada orang yang paling dicintai oleh Allah (Nabi Muhammad) maka akan menjadi sosok yang di cintai."

228. "Beruntunglah seseorang yang melangkah dengan satu langkahan dan dia tidak menginginkan apapun dari langkahnya tersebut selain keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'alaa."

229. "Jujurlah pada diri sendiri dengan selalu berdiam diri dalam setiap keadaan. Janganlah kamu berbicara  kecuali untuk hal-hal yang bermanfaat bagi dirimu atau orang lain. Sesungguhnya banyak bicara itu penyebab terjadinya kesalahan."

230. "Seandainya ada seorang hamba berdoa berjam-jam dan menangis sambil menyebut nama Allah dan memujinya, tetapi ia meninggalkan sholawat atas Baginda Rasulullah Shollallahu Alaihi Wasallam, niscaya doanya tidak akan sampai kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."

231. "Jika kamu tahu betapa Nabi Muhammad Saw cinta dan peduli padamu, kamu akan merangkak ke Madinah untuk memberinya salam."

232. "Perkara yang dapat menghapuskan seluruh amal kebaikan dan banyak sekali manusia terjerumus ke dalamnya, yaitu tidak menerima segala ketentuan Allah terhadap dirinya."

233. "Jangan sibuk dengan urusan orang lain. Jagalah hati kamu. Biarkan hati kamu senantiasa bersujud kepada Allah."

234. "Kita hidup di zaman dimana orang lain menilai kita tanpa tahu sebenarnya. Maka belajarlah menjadi pemaaf, berhentilah menjadi pembenci, dan teruslah memperbaiki diri."

235. "Mencari ketenangan itu bukan dengan cara pergi, tetapi dengan kembali. Kembali kedalam dirimu, carilah Allah dihatimu, sesungguhnya ketenangan ada disitu."

Demikian Kumpulan Kalam Habib Umar bin Hafidz atau Kata-kata Habib Umar bin Hafidz yang dapat kami rangkum dari berbagai sumber. Kedepannya akan kami terus tambah kalam-kalam Habib Umar lainnya.

Jika ada salah penulisan ataupun salah kalam mohon untuk koreksinya melalui kolom komentar artikel blog ini.

Demikian Artikel " 200+ Kalam Habib Umar bin Hafidz "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah -

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close