Posisi Kepala dan Kaki Saat Jenazah dibawa dan Disholatkan

POSISI KEPALA DAN KAKI SAAT JENAZAH DIBAWA DAN DISHOLATKAN

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Saat seorang muslim meninggal dunia, maka jenazah mesti diurus sebagaimana yang telah disyariatkan seperti dari memandikan, mengkafani, mensholati hingga mengantar ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ada beberapa adab-adab penting yang perlu diperhatikan dalam mengurus jenazah salah satunya mengeia peletakan kepada jenazah saat di sholati dan posisi kaki di keranda saat mengantar jenazah ke pemakaman. Berikut penjelasannya:

Peletakan Posisi Kepala Jenazah Saat di Sholatkan

Saat jenazah akan di sholati maka ada khilaf (perbedaan pendapat) terkait peletakan posisi kepada jenazah. 

Baca juga: Hukum Tradisi Brobosan Ketika Membawa Jenazah Ke Kuburan

Sebagian ada yang mengatakan kepala laki-laki di selatan, perempuan di utara. Pendapat lainnya mengatakan bahwa kepala jenazah laki-laki dan perempuan arah ke utara. Hal ini hanya masalah adab dari para ulama' dalam mengurus jenazah.

Ibaroh :

ترشيخ المستفيدين ص ١٤١-١٤٢

ويقف ندبا غير مأموم من إمام ومنفرد عند رأس ذكر وعجز غيره من أنثى وخنثى *ويوضع رأس الذكر لجهة يسار الإمام ويكون غالبه لجهة يمينه خلافا لما عليه عمل الناس الآن أما الأنثى والخنثى فيقف الإمام عند عجيزتهما ويكون رأسهما لجهة يمينه على عادة الناس الآن كذا في ع ش وبج والجمل وغيرها من حواشي المصريين قال الشيخ عبد الله باسودان الحضرمي لكنه مجرد بحث وأخذ من كلام المجموع وفعل السلف من علماء وصلحاء في جهتنا حضرموت وغيرها جعل رأس الذكر في الصلاة عن اليمين* أيضا والمعول عليه هو النص ان وجد من مرجح لا على سبيل البحث والأخذ وإلا فما عليه الجمهور هذا هو الصواب.انتهى من فتاويه.

$ads={1}

Posisi Kepala dan Kaki Saat Jenazah Dibawa Keranda

Saat jenazah sedang dibawa menggunakan keranda, dimanakah posisi kepala dan kaki yang benar? di depan atau belakang?

Menurut ulama perkara ini ada khilaf, namun ulama menganjurkan untuk bagian kepala berada di depan keranda, walaupun tidak menghadap kiblat. 

Ibaroh :

بشرى الكريم ص ٤٥٧ المكتبة الشاملة

(والإسراع بها) بين المشي المعتاد والخبب إن لم يضره، وإلا تأنّى، ويندب ستر المرأة بشيء كالخيمة ولو من حرير عند (م ر) حتى يجوز تحلية المرأة بالحلي إن رضي الورثة الكاملون، وأن يكون رأس الميت أول النعش ولو لغير القبلة

Fokus:

وأن يكون رأس الميت أول النعش ولو لغير القبلة

يَحِلَّ الْأَجَلُ لِأَنَّهُ الْآنَ فَقِيرٌ أَوْ مِسْكِينٌ

Demikian Artikel " Posisi Kepala dan Kaki Saat Jenazah dibawa dan Disholatkan "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jamaah - 

Redaksi

Rumah Muslimin Grup adalah Media Dakwah Ahlusunnah Wal jama'ah yang berdiri pada pertengahan tahun 2017 Bermazhab Syafi'i dan berakidah Asyariyyah. Bagi sobat rumah-muslimin yang suka menulis, yuk kirimkan tulisannya ke email kami di dakwahislamiyah93@gmail.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
close