Buya Arrazy Tidak Menganulir Pendapatnya Mengenai 'Laki-laki Menikahi 50 Wanita'

BUYA ARRAZY TIDAK MENGANULIR PENDAPATNYA MENGENAI 'LAKI-LAKI MENIKAHI 50 WANITA'

RUMAH-MUSLIMIN.COM - Beberapa hari yang lalu, Buya Arrazy memberikan klarifikasi mengenai pernyataan "Hadits laki-laki akan menikahi 50 wanita di akhir zaman". Sebelumnya, banyak para alim ulama mencekam tausiyah yang disampaikan oleh ustadz kondang tersebut. Sebab tafsiran hadits yang disampaikan oleh Buya Arrazy bukan berdasarkan pendapat Jumhur Ulama Mazhab Syafi'iyyah.

Baca Juga: Posisi Buya Arrazy di Tarekat Milik Maulana Abya Al Badr

Ustadz Moehammed Hidayatulloh melalui akun facebook nya memberikan tanggapan video klarifikasi yang disampaikan oleh Buya Arrazy, berikut tulisannya:

$ads={1}

Menyimak video klarifikasi Dr. Arrazi Hasyim terkait laki-laki akan menikahi 50 wanita, ternyata beliau tidak menganulir pendapatnya. Poin yang saya tangkap adalah:

1- Ini hanya terkait penafsiran, beliau bisa benar dan pihak pengkritik juga bisa benar.

2- Satu laki-laki menikahi 50 wanita ini bisa saja syariat akhir zaman.

Kedua poin ini sangat bahaya. Karena yang bersangkutan sama sekali tidak merasa salah.  Dan berusaha membawa masalah ini ke dalam ranah hanya soal beda tafsir terkait hadis saja.

Baca Juga: Kejanggalan Ajaran Orang yang disebut Al Ghauts Oleh Buya Arrazy Hasyim

Anehnya, yang bersangkutan menegaskan: "Saya masih mazhab syafii dan saya ikut ijmak."

Perlu ditegaskan, bahwa para ulama di mazhab syafii dan pengikut ijmak, TIDAK ADA yang memiliki pikiran 2 poin di atas. Saran saya, akui saja salah. Jangan membuat mazhab sendiri. Karena sudah pasti sesat. Sesat akidah, sesat fikih dan sesat tasawuf.

Baca Juga: Nasehat untuk Buya Arrazy Hasyim dan Pengikutnya

Oleh: Ustadz Moehammed Hidayatulloh

Editor: Hendra, S

Demikian Artikel " Buya Arrazy Tidak Menganulir Pendapatnya Mengenai 'Laki-laki Menikahi 50 Wanita' "

Semoga Bermanfaat

Wallahu a'lam Bishowab

Allahuma sholli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa salim

- Media Dakwah Ahlusunnah Wal Jama'ah -

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama